
Setelah akad nikah dilangsungkan dengan lancar, acara dilanjutkan dengan resepsi siang harinya.
Sebelum resepsi dilangsungkan semua keluarga bersiap untuk berganti pakaian dan membetulkan make-up kembali.
Disela-sela ruang tunggu tampak Putra dan Qiara yang makin mesra setelah sah menjadi suami istri.
"Cie yang udah sah neh nempel terus" goda Ando sahabat Putra.
"Apaan sih ganggu aja deh" kata Putra sambil tersenyum.
Tampak Qiara dan Putra mengabadikan tiap momen dengan ponsel mereka. Setelah sah sebagai suami istri tentunya sudah tak ada lagi batasan antara mereka berdua karna mereka sudah sah dimata agama dan negara.
"Yuk Mbak Qiara saya bantu ganti baju" kata perias pengantinnya.
Qiara beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ruang ganti ditemani perias. Acara resepsi siang ini Qiara menggunakan gaun putih dengan ekor panjang dan veil yang menambah kecantikannya.
Setelah siap Qiara dan Putra mengambil beberapa foto dengan arahan fotografer yang sudah disiapkan oleh pihak WO.
Berbagai pose mereka lakukan dari yang hanya sendirian sampai foto berdua.
__ADS_1
Kebahagiaan sangat tampak dari mereka berdua. keduanya tampak tak berhenti tersenyum dan bahkan mereka tertawa lepas bersama.
Qiara memasuki gedung pernikahan bergandengan dengan sang suami tentunya. Dengan gaun putih dengan veil dan mahkota membuatnya tampak seperti putri bangsawan. Bergandengan dengan Putra yang dengan gagah mengenakan jas dan dask kupu-kupu yang membuatnya tak kalah menawan.
"Kamu cantik banget sayang" bisik Putra disela-sela menyalami tamu undangan.
"Apaan sih kan aku jadi malu" jawab Qiara.
"Mulai hari ini aku harus jadi prioritas pertama kamu ya".
"Pasti sayangku" jawab Qiara.
"Selamat ya Qiara hari ini kamu super cantik pantesan aja Putra jatuh cinta banget sama kamu".
"Makasih kak terimakasih ya sudah datang".
"Kamu awas ya jagain Qiara baik-baik".
"Pasti dong" jawab Putra sambil tersenyum.
__ADS_1
Acara resepsi pernikahan Qiara dan Putra hanya berlangsung selama 2 jam dan tamu undangan yang hadir juga hanya kerabat dan sahabat dekat mereka berdua.
Dari awal Qiara memang menginginkan acara yang hanya dihadiri keluarga dan sahabat dekat saja karna pasti sangat melelahkan dengan banyak undangan yang hadir. Baginya bisa tampil dengan gaun impiannya sudah cukup membuatnya sangat bahagia.
Setelah acara selesai mereka kembali berfoto dengan keluarga dan para sahabat. Mereka berdua juga berfoto mesra lagi dipelaminan. Para sahabat mereka berdua ikut merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan. Terutama sahabat terdekat Putra dan Qiara yang paling tahu perjalanan cinta mereka berdua.
"Akhirnya kita bisa lihat Qiara menikah dengan Putra ya Vi" kata Rini sambil memandang Qiara dan Putra yang sedang berfoto.
"Sudah saatnya Qiara memetik buah dari kesabarannya selama ini" kata Vivi.
"Yang beruntung itu Mas Putra mbak bisa dapetin perempuan sesabar Mbak Qiara" kata Dinda.
"He.em Qiara itu emang sabarnya luar biasa kalau aku mungkin udah cari yang lain daripada nungguin Putra yang gak pasti" kata Rini.
"Kalau jodoh itu sudah ada jalannya guys" kata Ando yang diam-diam mendengarkan percakapan mereka bertiga.
"Bener juga Kak Ando padahal kan dulu Putra dingin banget sikapnya sama Qiara tapi sekarang dia jadi suami yang sangat penyayang dan romantis" kata Vivi.
"Udah gak usah diliatin tar kalian baper lho" goda Andra.
__ADS_1
"Itu kakak kali kan kakak dateng sendirian gak sama istri kakak" kata Dinda sewot.