
Setelah puas berjalan-jalan di pantai dan melihat matahari terbenam Qiara mengajak Putra pulang. Qiara sudah sangat kelelahan berjalan-jalan di pantai hari ini.
"Pulang yuk sayang udah capek neh".
"Ya deh tar kemalaman sampai rumah".
Setelah masuk kedalam mobil Qiara langsung bersandar dengan nyaman dan ia pun tertidur. Putra tersenyum melihat istrinya tertidur setelah masuk ke dalam mobil.
"Kamu tu ya kalau udah capek gak bisa kena sandaran dikit langsung pules" gumam Putra sambil menyetir.
Sebenarnya Putra juga merasa capek hari ini. Energinya sudah terkuras mlai semalam. Sekarang demi menyenangkan istrinya dia mengajak Qiara jalan-jalan ketempat kenangan mereka berdua.
"Lalau pulang kerumah kejauhan kasihan Qiara pasti gak nyaman banget tidur dimobil kayak gini. Mending ke rumah Bunda aja deh lebih dekat" kata Putra sambil mengusap kepala Qiara.
Akhirnya Putra memutuskan untuk menginap di rumah orang tuanya karna jarak yang lebih dekat dari pulang kerumah mereka sendiri dan mereka juga masih cuti jadi tak masalah harus menginap.
Setelah sampai dirumah orang tuanya, Putra memarkir mobilnya. Melihat Qiara yang masih tertidur pulas membuat Putra tak berani membangunkannya. Beruntungnya orang tua Putra sedang duduk diteras rumah dan langsung mengetahui kedatangannya.
Putra menggendong Qiara karna tak tega untuk membangunkannya.
"Menantu Bunda kenapa kok digendong gitu?" tanya Bunda yang khawatir melihat Putra menggendong Qiara turun dari mobil.
"Istrimu kenapa Put?" tanya Ayah yang ikut khawatir.
__ADS_1
"Bantuin bukain pintu kamar aku dong Bun" kata Putra menggendong Qiara sambil masuk menuju ke kamarnya.
Setelah itu Putra menidurkan Qiara ke ranjang dan menyelimuti tubuh Qiara.
"Qiara gak papa kok cuma capek aja masuk mobil langsung tidur makanya Putra gak tega buat bangunin Bun" jawab Putra sambil keluar kamar dan menutup pintu kamar.
"Emangnya kalian habis dari mana?" tanya Bunda.
"Habis dari pantai Bun udah mlai siang tadi" jawab Putra lalu menghempaskan tubuhnya ke sofa.
"Kamu udah makan malam?" tanya Bunda.
"Idah kok Bun tadi sebelum pulang kita makan dulu di warung pinggir pantai".
"Iya Yah nanti aku bilang ke Qiara kalau sudah bangun" Putra beranjak dari duduknya "Aku masuk kamar ya Bun".
" Ya udah istirahat sana temani istrimu nanti dia kaget kalau bangun gak tidur dirumah" kata Bunda.
Putra masuk kedalam kamarnya dan masih melihat Qiara yang tertidur pulas. Putra membersihkan badannya dan berganti baju setelah itu dia tidur disamping Qiara.
Qiara yang tertidur merasa ada Putra disampingnya dan dia langsung memeluk suaminya masih dalam keadaan mata yang terpejam.
Putra hanya tersenyum dan memeluk Qiara. Entah kenapa sejak menikah ia merasa pelukan istrinya membuatnya nyaman dan bisa tidur dengan nyenyak.
__ADS_1
Saat adzan subuh mulai terdengar, Qiara mulai membuka matanya dan samar-samar dia melihat bahwa dia tidur ditempat lain. Bukan rumahnya, bukan kamarnya. Putra masih tertidur dan memeluk Qiara.
"Sayang kita ada dimana?" tanya Qiara sambil menepuk pipi Putra.
"Kamar aku sayang dari semalam kita nginep dirumah Bunda" jawab Putra yang masih enggan membuka mata "Masih pagi banget bobok dulu yuk aku masih capek sayang".
"Ya udah aku mau mandi dulu sholat subuh trus bantu bunda masak" jawab Qiara sambil melepaskan tangan Putra dari perutnya.
"Nentar lagi sayang habis itu kita mandi bareng" kata Putra menarik tangan Qiara.
"Sayang kan kita nginep dirumah orang tua kamu gak enak lah kalau aku bangun siang. udah gak usah manja kalau masih ngantuk bobok aja aku mau mandi dulu" jawab Qiara sambil beranjak meninggalkan Putra dan masuk kedalam kamar mandi.
Qiara mandi dan meninggalkan Putra yang masih tertidur. Setelah mandi Qiara baru sadar kalau kemarin kan dia nggak bawa baju ganti masa mau pake baju yang sama.
"Sayang aku kan gak bawa baju ganti gimana dong?" tanya Qiara mengampiri Putra yang hanya memakai handuk mandi.
"Eh kamu sengaja ya godain aku lagi ya" kata Putra sambil menarik Qiara kedalam pelukannya.
"Aku serius sayang kan kemarin kita gak ada rencana nginap jadi gak bawa baju ganti dong" kata Qiara sambil berusaha melepaskan pelukan Putra.
Putra pun berhenti menggoda Qiara dan beranjak ke lemari baju dan mengambilkan baju untuk Qiara.
"Kok ada baju perempuan disitu?" tanya Qiara curiga.
__ADS_1
"Nggak usah aneh-aneh itu emang baju kamu kok" jawab Putra "Bunda sengaja beli buat jaga-jaga kalau kita tiba-tiba nginep disini".