
Pagi lagi dan seperti biasa Qiara kembali kerutinitas hariaannya setiap pagi. Memasak, menyiapkan bekal suami, berberes rumah dan ke kampus.
"Sayang sarapan dulu udah jam 1/2 7 lho" kata Qiara memanggil Putra yang masih berganti baju di kamar.
"Iya sayang kan masih ada waktu 30menit lagi" kata Putra sambil duduk dan mulai menyantap sarapannya.
"Kalau mepet berangkatnya nanti malah ngebut kalau bawa motor".
"Iya istriku sayang yang makin hari makin cerewet".
"Oh jadi aku cerewet sekarang" Qiara mulai sebel sambil melingkarkan tangannya.
"Iya tapi aku makin sayang banget sama kamu karna sekarang ada yang selalu ingetin aku" kata Putra sambil mengecup pipi Qiara.
Setelah sarapan Putra langsung berangkat kerja dan Qiara membereskan meja makan. Setelah rumah bersih baru Qiara berangkat ke kampus.
"Semoga skripsiku kelar juga" guman Qiara dalam perjalanan ke kampus.
Sesampainya dikampus Qiara langsung menuju ke parkiran dan memarkir mobilnya. Qiara berjalan menyusuri lorong kampus dengan perasaan tak karuan. Yang ada dalam pikirannya hanya skripsi dan skripsi.
__ADS_1
"Pagi bu" Qiara memasuki ruangan dosen pembimbingnya.
"Pagi Qiara" jawab Bu Dosen sambil tersenyum. kepada Qiara.
"Ini Bu sudah saya revisi" Qiara sambil menyodorkan skripsinya.
"Baik ibu lihat dulu ya bagian yang kemarin ibu minta kamu buat revisi".
Bu Dosen tampak serius membaca skripsi Qiara. Beliau mengecek siap bagian yang kemarin sudah ditandai untuk direvisi. Qiara menunggu dengan wajah tegang takut kalau banyak revisi lagi.
Setelah kurang lebih 15 menit baru selesai di cek dan akhirnya Qiara bisa bernafas lega karna skripsinya bisa lolos dan tak ada revisi lagi.
"Selamat ya Qiara akhirnya skripsi kamu selesai juga tinggal tunggu jadwal untuk sidang" kata Bu Dosen sambil menyalami Qiara.
Qiara keluar dari ruang dosen pembimbing dengan penuh syukur. Saking senangnya Qiara langsung menelpon Putra untuk memberi tahu kabar bahagia ini.
"Sayang skripsiku selesai" kata Qiara dengan penuh semangat.
"Alhamdulillah selamat ya sayang" jawab Putra.
__ADS_1
"Aku pulang ke rumah mama dulu ya sayang mau kabarin mama juga".
"Iya sayang ati-ati. Oh iya kayaknya hari ini aku pulang malam lagi sayang gak usah tungguin ya kalau kamu capek tidur duluan aja".
"Ya udah aku jalan dulu ya sayang".
Qiara langsung menuju ke rumah orang tuanya. Qiara ingin mengabari kalau skripsinya selesai dan tinggal menunggu ujian skripsi. Lega itulah yang Qiara rasakan saat ini. Sungguh kebahagiaan baginya bisa menyelesaikan skripsinya tepat waktu dan setelah ini selesai dia bisa fokus untuk mengurus keluarganya. Menjadi istri sepenuhnya karna Putra tak mengijinkan Qiara bekerja setelah kuliahnya selesai. Dan Qiara juga menerima keputusan suaminya karna sudah kewajiban baginya untu menuruti suaminya.
Sampai rumah orang tuanya Qiara langsung berlari masuk dan mencari mamanya.
"Mama Qiara datang".
"Iyaa Qi ada apa kok teriak-teriak gitu sih?" tanya Mama Qiara kaget.
"Skripsiku selesai Ma tinggal tunggu sidang aja" kata Qiara sambil memeluk Mamanya.
"Alhamdulillah nak selesai juga skripsi kamu akhirnya anak mama selesai juga kuliahnya, berarti habis ini bisa dong kasih mama cucu?" goda Mama.
"Ih mama apaan sih kan Qiara sama Putra juga gak buru-buru kok sedikasihnya aja ma" jawab Qiara malu-malu.
__ADS_1
"Kamu udah kasih tahu Putra kan?".
"Udah dong Ma malahan Putra yang Qiara kasih tahu pertama kali".