
Di malam hari orang-orang sedang berkumpul untuk menonton balapan liar untuk menghilangkan stres bukan hanya itu mereka ingin melihat kemenangan sang ketua dari geng motor terkenal siapa lagi kalau bukan BLACK WOLF selama ini tidak ada yang pernah bisa menggeser tahta perbalapan dunia malam.
Sebelum di mulai mereka mempersiapkan diri masing-masing, sedangkan anak BW mereka tengah menatap sang bos nya.
"Lo beneran mau ikut, itu luka udah gak papa? Athar khawatir dengan kondisi elang karena tadi siang elang di keroyok takut terjadi sesuatu nanti pas balapan nya mulai.
"Hmm"
"Gue aja deh gantiin elo" Tawar Jhonatan memberikan air mineral untuk elang.
"Iya bos tenang aja kita bakal menang kok" Setuju mike walaupun bukan elang yang balapan pasti mereka juga menang.
"Gue mau refreshing" Elang menegak minuman yang tadi di kasih jho.
"Eh si bos refreshing itu jalan-jalan bukan balapan" Gara menggeleng tak mengerti dengan pemikiran elang.
"Sama aja"
"Ya udah yok mau mulai tuh" Ucap mike
Semua orang yang ikut dalam balap liar sudah berjejer rapi menunggu aba-aba dari wanita yang memegang kain.
••••••••••
QUEEN POV
Setelah kejadian tadi gue pergi dari rumah gak tau tujuan gue kemana sekedar jalan aja soalnya kalo di rumah muak dengan kelakuan mereka.
Mata gue gak sengaja melihat ke arah sebrang jalan terdapat orang berkumpul jadi gue berkeinginan untuk kesana.
'apaan tuh, mau balapan gak sih mereka samperin aja deh' Queen memutar motor nya ke arah orang berkumpul dan benar saja akan ada balap liar.
'gue ikut aja kali ya, udah lama juga gue gak balapan' Gue memantapkan diri untuk ikut itung-itung hilangin stres gitu gue bersiap siap tak sengaja gue membaca jaket yang dipakai anggota balap.
"Black wolf" Gumam queen gak asing dengan nama itu.
"Baiklah apa bisa kita mulai"
Mereka mengangguk tanda setuju. "Kita hitung mundur seperti biasa yang sampai disini terlebih dulu dialah pemenangnya" Jelas wanita itu.
"3, 2, 1, " Wanita tadi melepaskan kain yang ia pegang hingga jatuh ketanah dan para peserta mulai menjalankan motornya.
Barisan depan elang sudah biasa elang mendapatkan tahta itu tanpa elang sadari sebuah motor menyalip nya, elang melotot tak percaya.
"Sial" Elang tidak menyadari bahwa motor yang menyalip nya adalah motor queen.
"Loh loh i-itu bos--" Mike menganga saat melihat seseorang menyalip elang dari layar monitor, ya mereka selalu mengawasi dengan kamera takut ada yang curang.
"Kayak kenal tuh motor" Ucap gara dan itu membuat mereka mengingat siapa pemilik motor itu.
__ADS_1
"Nara" Ucap mereka bareng setelah mengingat nya.
"Hah yakin itu nara, tapi kok" Athar belum sepenuhnya yakin.
"Gak mungkin nara bisa sehebat itu, itu bukan nara fixs" Potong jhonatan dia gak yakin sebelum melihat wajahnya.
"Bisa jadi tuh motor dia tapi nara pinjem" Gara mengangguk anggukan kepala nya.
"AAAA anj bos" Teriak mike heboh sampai loncat-loncat.
Seketika mereka melihat kearah layar monitor melihat elang menyalip, balapan kali ini elang yang mimpin kembali.
'keren juga nih orang, oke queen sekarang kita tambah kecepatan biar lo kecelakaan jadi kan enak lo mati' Queen menambah dengan kecepatan tinggi bisa di bilang queen ingin bunuh diri.
Orang yang melihat ini merasa tegang saat motor queen mengejar kembali motor elang seakan motor itu tidak takut jika terjadi sesuatu padanya.
••••••••
ELANG POV
'siapa sebenarnya dia? Kenapa dia sangat handal dalam hal ini' Elang tidak fokus memikirkan lawan nya.
Gue lihat dia semakin ngebut kayak bukan balapan saja melainkan ingin mengakhiri hidupnya.
'tuh orang niat balapan atau gimana sih' Heran elang tapi tetap stabil mengendarai motor nya.
menang bukan king balap melainkan orang lain.
"Itu beneran atau gue cuma mimpi"
"Gak ini gak mungkin elang gue kalah"
"Aaa king balap gue kalah untuk pertama kalinya"
Mereka merasa kecewa karena bukan elang yang menang tapi ada juga yang kagum bahwa ini pertama kalinya seorang elang Erlangga putra kalah.
Queen masih betah di atas motor nya dia masih memerhatikan teman balap nya. 'iiih kenapa gue gak nabrakin diri aja sih tadi' Queen kecewa dengan dirinya sendiri.
"Oke balapan kali ini di menangkan oleh---"
Ucapan wanita itu terhenti karena tidak tahu siapa yang menang, dia berjalan ke arah queen untuk menanyakan siapa dirinya Karena queen masih mengenakan helmnya.
"Maaf siapa nama anda? Tanya wanita itu sopan.
"Kenapa? Queen mengerutuki dirinya bisa bisanya dia masih bertanya udah jelas-jelas wanita itu nanya nama.
"Kami hanya ingin tahu saja siapa yang bisa mengalahkan king balap kami" Tutur feby selaku wanita yang menjadi pemimpin balap liar.
"King balap siapa?
__ADS_1
"Dia adalah elang selaku ketua geng black wolf"Jelas feby.
'elang, lah mereka bukan nya satu sekolah sama gue' Kaget queen setelah menyadari mereka, Queen menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena dia risih di tatap banyak orang.
"Mas" Merasa panggilan nya tak direspon feby melambaikan tangan nya di depan queen.
"Eh iya kenapa" Queen mendadak jadi bodoh.
"Nama mas nama" Feby kesal sedari tadi tidak di respon oleh orang di depannya.
Queen membuka helmnya bersamaan angin menerpa wajah nya membuat rambut nya ikut terbang Sedangkan mereka semua melotot sampai sampai ada yang mengucek matanya takut salah lihat.
"Loh cewe" Kaget feby.
"Eh iya mbak saya cewe kenapa? Queen menampilkan senyum nya yang terlihat sangat manis.
"Nara" Gumam elang. 'tunggu sejak kapan dia bisa balap balapan' Elang berusaha menyembunyikan keterkejutan nya.
"NARA" Queen kaget mendengar teriakan itu, ternyata mike meneriaki nama nara.
"Wah ternyata yang mengalahkan king balap seorang wanita" Feby masih shock dengan apa yang dilihat.
"Itu cuma kebetulan mbak soalnya saya ingin bunuh diri tadi" Ucap queen cengengesan untuk sekian kalinya mereka dibuat terkejut dengan perkataan queen.
"Bunuh diri"
Queen mengangguk. "Oh ya nama saya anara kenalin" Gue menyodorkan tangan untuk salam perkenalan kepada wanita di hadapan gue.
Feby menerima uluran itu. "Feby feronicha"
"Saya duluan" Saat hendak pergi queen ditahan oleh feby. "Ada apa?
"No rekening lo mana gue mau transfer uang nya"
Queen menyodorkan kartu ATM nya Feby menerima dan langsung mentransfernya. "Oke selesai"
Queen mengecek pesan masuk dan itu uang dari hasil balapan tadi. "Terimakasih duluan bye"
"Ini mata gue bermasalah pasti" Mike berulang kali mengucek mata dan menampar pelan pipinya takut hanya mimpi.
"Gak gak mungkin itu pasti bukan nara teman sekolah kita" Athar menggeleng geleng kan kepala nya.
"Tapi memang kebenaran nya dia nara, Anara si cupu" Gara menekan di akhir perkataannya.
Jhonatan menyeringai terus memerhatikan queen hingga hilang dari pandangan nya. 'ternyata selama ini dia cuma berpura-pura cupu, tapi apa tujuannya dia melakukan hal itu'
"Sudah kita pergi" Seperti biasa elang hanya berucap beberapa kata, elang dibuat pusing jika terus menerus memikirkan nara........
Bersambung......
__ADS_1