Queenara Transmigrasi

Queenara Transmigrasi
Bab 02


__ADS_3

Setelah beberapa saat queen berdebat dengan bi rumi untuk pulang ke rumah karena queen sudah bosan mencium bau obat obatan, Ya dia tahu sekarang dirinya bertransmigrasi ke tubuh gadis yang kini ia tempati saat ini Dia tidak menyangka bahwa ada yang namanya transmigrasi di dunia nyata yang nyatanya sekarang queen alami sendiri dia pikir hanya ada di dunia ilusi.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah jalan yang padat saat ini menunjukkan pukul 16.03 di mana para manusia pulang kerja.


________


Di kediaman joseph keluarga sedang berkumpul sesekali mereka tertawa menikmati hidup yang harmonis, Seketika mereka pada diam setelah ada seseorang yang membuka pintu matanya tertuju pada seorang gadis yang tak lain adalah queen keluarga itu menatapnya dengan pandangan tak suka.


Sedangkan queen yang ditatap seperti itu hanya acuh dia melewati mereka menuju kamarnya.


Sebelum queen sampai seseorang berkata "Saya kira kamu tidak ingat pulang" Suara bariton menghentikan langkah queen.


Queen tak menanggapi perkataan dari seorang yang tadi berbicara ya dia adalah ayahnya ralat ayah dari tubuh yang saat ini ia tempati, queen terus berjalan menuju kamar milik gadis itu.


"HEY APA KAMU TIDAK PUNYA SOPAN SANTUN" Teriak wanita di samping hendra dia adalah ibu tirinya nara.


"Ck bisa bisanya mas mempunyai anak seperti dia" Imbuh meyra


"Ya pah kenapa papa punya anak seperti nara yang tidak punya sopan santun sama orang tua" Clarissa membenarkan ucapan meyra ibu kandungnya sendiri.

__ADS_1


"Sudahlah jangan membahas pembunuh itu" Jawab hendra sambil memijat pelipisnya.


Seseorang mengepalkan tangannya sembari membatin 'Gue queenara elizabeth gabriela akan membalas semua perbuatan kalian, dan gue janji untuk membuat mereka merasakan hal yang sama seperti nara'


Sebenarnya queen belum pergi hanya saja dia bersandar di belakang tembok dia masih bisa mendengar ucapan mereka dan melangkah meninggalkan mereka.


Ceklek...


Pintu kamar terbuka queen melihat sekeliling kamar ini begitu sempit hanya ada kasur lantai dan satu bantal, gue menghela nafas bisa bisanya dia tidur di kamar yang seperti ini bahkan di kosannya gak ada kamar yang seperti ini Sebenarnya yang ditempati nara itu gudang karena ayahnya yang nyuruh tidur di sana.


Queen duduk di kursi belajar disamping tempat tidur.


"Gini amat nasib gue, emang gue punya dosa apa ya ke dunia sampai gak di kasih bahagia" Ucap queen pada diri nya sendiri Karena di kehidupan sebelumnya queen juga tidak merasakan kasih sayang orang tua nya dan di kehidupan sekarang pun sama masalah keluarga juga Queen menarik nafas dalam-dalam dan di hembuskan.


"Sudahlah capek gue mending gue tidur karena besok pasti banyak drama yang harus gue selesaikan, SEMANGAT QUEEN LO PASTI BISA" Queen menyemangati diri sendiri dan merebahkan tubuhnya ke atas kasur sambil memejamkan matanya.


________


BRAAKK....

__ADS_1


Pintu kamar terbuka karena seseorang mendobrak nya Sedangkan queen yang masih tidur kebangun mendengar suara yang keras bersamaan dengan pintu.


"HEY ANAK SIAL BANGUN JANGAN JADI PEMALAS KAMU" Teriak meyra menggelar di ruangan itu.


Aakhhh...


Queen meringis saat rambut nya ditarik oleh meyra. "INI UDAH JAM BERAPA HAH KENAPA KAMU BELUM BUAT SARAPAN" Lanjut merya terus menarik kuat rambut queen.


Sedangkan gue kaget mendengar teriakan itu belum sepenuhnya nyawa gue terkumpul tiba tiba ada yang narik rambut gue Ngilu rasanya saat tangan itu terus menarik rambut gue, queen yakin saat ini rambut nya rontok oleh tarikan itu.


"LEPAS" Sentak queen.


Sedangkan meyra dan clarissa yang mendengar bentakan itu melongo tidak percaya apa yang mereka dengar seorang nara bisa ngomong seperti itu.


"SUDAH BERANI KAMU BENTAK SAYA" Meyra sangat emosi saat nara anak tirinya ini bisa melawan.


"Apa apaan sih kalian, gue lagi enak enakan tidur malah di ganggu" ujar queen sudah terlepas dari genggaman meyra.


'apa yang terjadi kenapa anak itu membalas perkataan saya' Batin merya bingung.

__ADS_1


'ini si nara kok bisa berani sama mama' Sungguh ini di luar kendali mereka, Nara jadi seperti ini sekarang apa ada hubungannya dengan bunuh diri itu....


Bersambung.......


__ADS_2