Queenara Transmigrasi

Queenara Transmigrasi
Bab 05


__ADS_3

Queen masuk kedalam kelas yang diarahkan oleh siswa tadi, keadaan masih sepi hanya ada beberapa murid yang tidak ke kantin Queen bertanya kepada siswi yang sedang membaca itu.


"Bangku milik nara dimana ya? Queen mengetuk pelan meja siswa tadi Dia sempat tersentak dan menatap queen dari bawah.


'gila cantik banget nih cewek eh tunggu tadi dia bilang apa bangku nara apa dia temannya nara, gak mungkin nara punya teman sekeren cewek ini' Batin murid itu terus menatap queen, Sedangkan queen jengah tidak di respon oleh siswa itu Gue melirik seragam nya tertera nama AMELIA NADIRA Queen mengangguk setelah membaca nama siswa itu.


"Amelia nadira" Panggil queen menekan setiap kata katanya.


Dira tersentak saat namanya dipanggil dira mendongak menatap queen tapi hanya sebentar karena queen menatap tajam dira.


"E-eh iya k-kenapa? Tanya dira gugup dira merinding saat queen memandangi nya.


"Bangku nara dimana?


"B-bangku nara i-itu kak di belakang paling ujung" Dira menunjuk dengan tangannya, Terus berlari keluar tergesa-gesa tanpa membereskan barang-barang miliknya.


Queen mengangkat sebelah alisnya 'kenapa tuh cewe kok kayak takut gitu' Gue melihat sekeliling ternyata tidak ada siapapun perasaan tadi ada siswa, Queen tak menyadari semua siswa tadi berhamburan keluar saat mendengar perkataan queen yang membuat mereka merinding.


Gue berjalan kearah bangku yang ditunjuk dira dan duduk di kursi, Tangannya di lipat keatas meja menenggelamkan wajahnya di lipatan tangan Setelah beberapa saat queen kaget seseorang mengetuk bangku nya.


"Kamu anak baru?


Gue memandang guru yang bertanya tadi lalu menggeleng Terlihat guru itu mengerutkan keningnya.


"Saya nara" Semua murid terkejut apa yang didengarnya Guru itupun sama serius menatap queen lekat, Ya rada mirip dengan nara wajahnya hanya saja penampilan nya berbeda.


"Anara" Bu xena memanggil dengan nama lengkap queen mengangguk tanda ia membenarkan ucapan bu xena, Nara tidak menggunakan nama lengkap orang tuanya karena papa nara tidak mengizinkan nara memakai marga keluarga.


Mereka menatap kagum ke arah queen mereka baru tau di balik wajah cupu nara terdapat wajah cantik ya walaupun terdapat sedikit lebam di sudut bibirnya, Masih terlihat jelas lebam di wajahnya padahal tadi queen sudah memolesi bedak untuk menutupi wajahnya.


"Baiklah anak anak kita mulai pelajaran kali ini" Bu xena sebenarnya masih penasaran dengan murid nya itu tapi dia tahan teringat jika jam pelajaran sudah mulai.


Queen tengah serius mendengar kan penjelasan guru yang sedang membahas pelajaran, Dia sebenarnya malas tapi ya mau gimana lagi sesekali queen menguap karena lelah dan badannya masih sakit.


"Oke anak anak pelajaran nya sampai disini minggu depan kumpulkan tugas itu kepada ibu" Ucap ibu xena mengakhiri kelas hari ini "Baiklah kalian boleh pulang sampai ketemu di Minggu depan Assalamualaikum" Ibu xena melangkah keluar setelah mendengar jawaban dari muridnya.


"SIAP BU WAALAIKUM SALAM" Jawab mereka serempak dan membereskan barang barangnya kedalam tas.


Queen keluar setelah menunggu beberapa saat siswa lain keluar, Queen berjalan santai tangannya di masukkan ke saku hoodie nya menambah kesan queen Bahwa dia seorang cewe bad girl dari cara jalan dan saat menatap murid lain.


________


Di parkiran terlihat seorang menunggu sahabatnya yang sedang ke toilet katanya sebentar tapi sudah beberapa menit tak kunjung kembali Membuat para cowo itu mengumpat tak jelas.


"Kebiasaan ini mah di kasih hati minta jantung" Kesal athar menendang angin dari tadi dia menunggu mike.


"Sudah tau dia kek gitu masih ditunggu in" timpal gara menghembuskan asap rokok ke atas sembari menyugar rambut nya ke belakang gara bisa di bilang fakboy suka gonta ganti cewe atau caper sana sini Seperti saat ini gara membuat para siswi memekik karena ulah gara.


"Uwaaa gara gue mau jadi pacar lo"


"Gara lo ganteng banget hari ini"

__ADS_1


"Tapi kak elang lebih tampan weh"


Begitulah teriakan para siswi saat melewati mereka ber5 apalagi gara menggoda mereka tadi.


"Hai udah lama nunggu nya? Mike tersenyum manis ke arah gara yang menatap tajam.


"A*j lo" Umpat gara kesal


"Lah salah saya apa" Mike menampilkan wajah sok polos membuat mereka jijik, Ingin sekali menghantam wajah nya.


"Hehehe sorry tadi ada panggilan alam" Cengir mike menuju motor miliknya Mereka bersiap untuk pulang tapi bukan kerumahnya melainkan ke markas BW.


"Eh itu siapa di pinggir jalan? Tunjuk gara dengan dagunya, Ia memerhatikan siswi itu dengan seksama Walaupun siswi itu membelakangi mereka tapi gara bisa melihat kalau dia cantik.


Mata mereka tertuju pada seorang di pinggir jalan yang dikatakan gara tadi siswi itu menunggu bus, Queen berdiri sambil memainkan ponsel milik nara sesekali melirik kearah jalan entah apa yang dilihat, Setelah mendapatkan bus yang ingin queen tumpangi gue bergegas masuk kedalam bus dan duduk di kursi belakang queen lebih nyaman duduk sendiri karena itu membuat nya tenang.


"Dia siapa kok gue gak pernah ngeliat cewe itu di sekolah sini? Tanya jhonatan karena jho penasaran dengan cewe tadi yang sedang menunggu bus.


"Anak baru mungkin" Jawab athar Sedangkan gara dia sama sekali tak berkedip memandangi queen ya kan memang gara itu fakboy jadi kalau ada cewe cantik langsung binar tuh mata.


"Ckk itu nara bego" Mike menjawab pertanyaan mereka yang penasaran dengan cewe tadi.


"Lo bilang apa tadi? Jho menatap mike bukan tidak mendengar mike tadi Hanya saja gue ingin memastikan apa gue salah dengar atau tidak.


"ANARA" Teriak mike dia sebenarnya masih kesal pada sahabat nya tentang tadi di kantin tidak mempercayai.


Sedangkan gara kaget mendengar teriakan mike yang cempreng Gara tidak tahu menahu kenapa mike berteriak memanggil nama nara si cupu.


••••••••••


ELANG POV


Gue mengikuti arah yang ditunjuk gara terlihat seorang gadis mengenakan hoodie menutupi bagian atas tubuhnya rambut dibiarkan tergerai di tambah angin menerpa rambut dia menambahkan kesan tersendiri Bisa dilihat dia pasti murid SMA Nusantara dengan tangan memainkan ponsel, Gue penasaran tapi gue kaget dengan ucapan mike barusan ANARA percaya atau ngga gue tapi kan gue belum melihat wajahnya sedangkan dia membelakangi gue Sudahlah gue gak bakal ambil pusing lagian gue juga gak perduli dengan gadis itu.


Lain dengan hati gue seolah gue pengen tau wajah nara sekarang 'ini gue kenapa sih kok jadi kepo gini sama tuh cewek, perasaan kemaren² gak gini' Elang membatin dirinya dilanda penasaran.


Gue menggeleng mengusir pikiran tak jelas menurut gue, Elang mengambil helm dan memakai nya.


______________


"Bos mau kemana? Aneh mike malah nanya elang mau kemana padahal mereka bakalan pulang.


TAAK


Gara memukul kepala mike dengan keras Mike kalo belum di pukul otak nya gak berfungsi kadang.


"Apa apaan sih lo main tangan mulu"


"Lo nya apa apaan udah tau kita mau ke markas masih nanya" Jawab gara tak kalah sengit.


"Ya gak usah mukul gitu dong kalo gue gak pinter ini semua salah elo" Mereka berdua berdebat sampai tidak menyadari jika mereka di tinggal.

__ADS_1


TIN TIN


Suara klakson menyadarkan mereka terlihat athar mengacungkan jari tengah kearah mereka berdua.


"A*j*r kok gue ditinggal" Teriak mike


"Gak usah banyak bacot mending kita susul mereka" Perintah gara pada mike


"Lo sih ngajak gue berantem tadi jadi di tinggal gue" Mike tak henti henti ngedumel Sedangkan gara sudah bosen dengan mike disini.


"MIKE PRATAMA PULANG" Gara mengeluarkan suara kerasnya supaya mike tidak ngedumel keburu ketinggalan jauh nanti.


_______


BACK TO QUEEN


Gue melihat keluar jendela memandangi kendaraan berlalu lalang dengan earphone di telinga menikmati pemandangan kota.


Tenang rileks tak berlangsung lama semuanya bakal hilang digantikan dengan peny*ksaan dirumah terkutuk itu.


Cahaya putih menyilaukan penglihatan queen setelah beberapa saat cahaya itu hilang, Queen mengerjapkan mata untuk menstabilkan penglihatan nya Terlihat seorang gadis tersenyum ke arah queen.


Queen tau gadis itu dia adalah anara liona joseph Gue menghampiri nara lalu duduk di sebelah nya.


"Hai" Senyum yang tak pernah luntur saat nara bertemu dengan queen, Queen memutar bola matanya malas gue sebenernya marah sama nara kenapa dia memberikan raganya ke gue padahal kita tak saling kenal apalagi kita beda kota.


"Maaf sudah merepotkan kamu"


"Iyalah Lo itu ngerepotin gue, Lo punya dendam apa sama gue kenapa harus gue? Queen mengeluarkan unek-unek nya sungguh dia ingin mencakar wajah nara yang tersenyum kearahnya.


"Cuma kamu harapan aku satu satunya, ya maaf jika itu membuat kamu tidak nyaman tapi aku mohon bantu aku dulu" Mata nara berkaca kaca mengatupkan kedua tangannya di dada.


"Lo nyuruh gue nyari tahu kebenaran nya kan soal kematian ibu lo" Gue menatap lurus indah entah saat ini gue dimana yang jelas di sini sangat tenang.


"Iya tapi kamu gak boleh dendam sama papa nara , Nara sayang sama papa" Ucap nara menundukkan kepalanya. "Tolong jagain dia dari tante meyra dan clarissa"


"GILA LO HAH!!! Nara papa elo itu jahat sama lo, Lo masih mikirin dia" Queen tak paham jalan pikiran nara dia nyuruh jagain bokap nya dari Talar (tante


ular) sama anaknya itu.


Walaupun gue belum di s*ksa sama bokap nara tapi tetap aja dia ny*ksa anak kandungnya sendiri. Masak iya gue harus nge lindungi bokap nara.


"Queen aku mohon bantu aku pliss" Nara terus memohon kepada queen supaya menjaga papa nya.


"Huuuufff baiklah" Jawab queen pasrah karena kasian pada nara.


"Terimakasih"


Setelah mengucapkan itu nara hilang tepat bus yang di tumpangi queen sampai tujuan.


"Mbak udah sampai" Seorang ibu ibu membangunkan queen , Gue mengumpulkan nyawa gue dan ternyata itu mimpi Queen ketiduran saat tadi di pertengahan jalan.....

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2