
Queen terjaga nafasnya tersengal-sengal setelah bertemu dengan Nara dia menoleh ke samping terdapat Meisya tidur pulas,, Queen berdecak saat tidak menemukan air minum di atas meja samping ranjang terpaksa dia harus ke dapur untuk mengambil nya.
Queen mematung saat ingin turun merhatikan anak BW yang masih sibuk menonton TV posisi ruang tengah gelap hanya cahaya dari siaran yang mereka tonton.
"Jam segini masih belum tidur" gumam gue berjalan perlahan saat ini jam menunjukkan pukul 04.20 wib mereka tak menyadari keberadaan queen.
Gara menoleh ke belakang saat dirinya merasakan sesuatu yang lewat tapi gara tidak menemukan apa-apa,, Dia kembali fokus ke arah TV walaupun pikiran nya tertuju ke bayangan yang sempat tadi dia lihat.
'kok gue merinding gini sih' batin gara mengusap-usap tengkuk lehernya mata gara masih melirik kesana kemari untuk memastikan apakah ada orang selain mereka.
"Lo kenapa gar" tanya jho melihat gelagat gara aneh.
"Hah,,,!! Kalian merasa ada orang lain gak selain kita disini" ujar gara memberi tahu kepada mereka.
Mereka bingung dengan perkataan gara. "Gue gak paham maksud Lo" pungkas Mike kembali fokus karena mereka saat ini tengah menonton film horor rekomendasi nya jho,, Jhonatan memang sangat suka dengan film berbaur horor.
Saat sedang asiknya mereka ada seseorang yang ikut bergabung dengan nya di sofa.
AAAAAAA.....
Gara berteriak melihat bayangan itu mereka dibuat terkejut oleh teriakan gara,, Queen juga kaget ikut berteriak tanpa sengaja gelas di tangan nya jatuh karena refleks menjatuhkan nya .
PRAANGG...
Seketika semua nya panik berhamburan Gara sudah memeluk Mike juga Athar mereka sangat takut melihat ada seorang wanita di dekat nya.
Elang mencari skanlar lampu supaya bisa melihat dengan jelas.
Klik
Lampu kembali terang elang menyipitkan matanya saat tahu siapa yang membuat mereka ketakutan.
"NARA" teriak mereka saat mengetahui siapa pelaku nya yang membuat bulu kuduk nya berdiri.
Queen masih dengan posisi nya memeluk lututnya sendiri bingung kenapa mereka teriak gak jelas.
"Kalian kenapa sih ngagetin gue" ucap queen kesal hampir saja jantungan akibat kaget.
"Lo ngapain disini" tanya elang mendekati queen,, Queen membenarkan posisi duduk nya. "Gue dari dapur ambil air minum tadi" jawab queen.
"Nara Lo yang ngagetin kita!! Kenapa Lo gak bersuara saat mau ke dapur" Kesal gara karena takut pikiran nya jika itu adalah makhluk lain secara tadi kan ada p3mbunuh4n di rumah ini.
"Kalian yang terlalu fokus jadi gak ngeliat gue"
"Kenapa tidak tidur" tanya elang apa mungkin dia tidak bisa tidur.
"Sudah tapi kebangun karena Na--" Queen langsung membungkam mulut sendiri hampir keceplosan jika dia bermimpi bertemu Nara.
Mereka menatap queen karena tak melanjutkan perkataannya Queen nyengir sambil memikirkan apa yang ia akan ucapkan.
"I-itu anu apa ya? Oh ya gue haus jadi kebangun deh" ucap gue hendak berdiri ingin membersihkan pecahan gelas tadi.
__ADS_1
Elang menahan nya membuat queen kembali duduk. "Ada yang Lo sembunyikan" elang menyipitkan matanya dia tidak percaya ucapan queen ya memang tadi queen memegang gelas tapi ucapan pertama dia membuat elang penasaran.
Queen menjadi gugup mendapatkan pertanyaan dari elang sebisa mungkin tetap tenang. "Gak ada"
"Ada apa? tanya bik rumi mendengar teriakkan tadi membuat bik rumi keluar kamar.
"Gak papa bik" jawab Jho.
"Oh kirain ada masalah bik rumi kaget tadi"
"Bik rumi kembali istirahat saja" ucap elang takut bik rumi jatuh sakit.
"Sudah pagi nak bik rumi sudah biasa bangun jam segini,, Kalau begitu bik rumi masuk dulu mau sholat" bik rumi pamit ingin kembali ke kamar nya dan mereka menyiakan nya.
"Mau kemana?
"Ambil sapu!! buat nyapu pecahan gelas itu"
Elang merhatikan queen yang sedang membersihkan lantai. "Sudah"
'apa dia buta kenapa masih nanya padahal kan gue sudah selesai masih ditanya' . "Menurut Lo" jawab queen merebahkan diri nya di sofa empuk itu.
Mike menahan tawanya bos nya itu di buat terdiam oleh seorang cewek. "kenapa Lo?" tanya Athar Mike menggeleng menampilkan wajah cool nya.
"Kalian gak tidur? Sudah pulang sana nanti harus sekolah" Queen mengusir mereka karena sekarang sudah pagi supaya mereka tidak telat sekolah.
"Yaelah Nara masih ada waktu banyak kali" jawab gara dengan santai menaikkan kaku nya di meja kaca.
"Iya kita gak bakal telat tenang aja" ucap Mike mengambil bantal sofa yang tadi jatuh.
"Lo gak usah sekolah istirahat aja di rumah,, Gue bakal ijinkan nanti" ucap elang tiba-tiba queen menghentikan langkahnya lalu menoleh kebelakang.
"Kenapa? Perasaan gue gak sakit"
"Masak badan Lo gak sakit Ra, Bukan nya Lo dibanting pasti tulang Lo patah" Athar heran pasalnya queen mengalami kecelakaan masih bilang gak sakit.
"Iya mending Lo istirahat aja Ra" Mike menyetujui ucapan elang dan athar.
"Gue gak papa"
Queen naik ke atas malas berdebat dengan anak BW sedangkan anak BW hanya bisa menghela nafas karena percuma menasehati queen dia itu keras kepala..
MORTAL ENEMY POV
Xavier mendapatkan kabar berita tentang skandal keluarga Joseph dia akan menemui queen nanti sebagai turut berduka cita atas kepergian bokap nya.
"Gila sih keren parah keluarga Joseph" ucap aron setelah melihat tayangan berita Joseph sudah tersebar luas.
"Apa Lo bilang" Marsel tidak mengerti dengan jalan pikiran nya Aron.
"Keren"
__ADS_1
"Aneh Lo" Marsel menggeleng kepala nya dia berdiri ingin berangkat sekolah xavier juga keluar menuju motor nya.
"Ye di tinggal" Aron menyambar jaket nya lalu mengikuti mereka.
"Gue mau ke rumah nya Nara"
Marsel dan Aron menatap Xavier. "Kenapa liatin gue kek gitu"
"Mau ngapain kesana Lo" Aron menatap penuh selidik sahabat nya itu seperti nya tertarik dengan cewek yang bernama Anara.
"Mau liat keadaan nya"
"Yakin cuman ingin melihat keadaan nya doang nih" Marsel menaik turunkan alisnya menggoda Xavier.
"Ck emang Lo mikirin apa"
"Sudah gue duluan,, kalian sekolah yang benar" ucap xavier memasang helm nya.
"Dih ngajarin kita situ jangan bolos sekolah yang rajin" cibir Aron Xavier tak menanggapi nya dia pergi meninggalkan mereka berdua.
"Cabut"
"Gas otw sekolah" mereka berdua mengendarai motor nya membelah jalanan yang padat walaupun masih pagi tapi banyak pengendara lain untuk melakukan aktivitas nya..
"Ra kita duluan ya, Lo jaga diri baik-baik nanti kita sepulang sekolah bakal menemui Lo" ucap meisya memeluk sahabatnya queen membalas pelukan Meisya.
"Iya makasih sudah nemenin gue!! Makasih juga untuk kalian yang mau bantuin gue" Gue tersenyum manis ke arah mereka.
"Ah,,, Jantung gue" ucap Mike lebay memegang dada nya.
"Lo kenapa Mike" tanya meisya.
"Jantung gue dag dig dug karena melihat senyuman ayang Nara" masuk h dengan posisi Mike memegang dada nya menyandarkan kepalanya di bahu gara.
"Lebay Lo" gara menyingkirkan kepala Mike dari bahunya.
"Sudah sebaiknya kita berangkat" ucap Jho dia sudah jengah dengan kelakuan Mike.
Elang mengelus kepala queen. "Jaga diri baik-baik,, hubungi gue kalo ada sesuatu" ucap elang masih mengelus-elus kepala queen.
"Gue gak punya nomer Lo"
Elang tersenyum tipis. "Gue udah masukin nomer gue kemaren jadi Lo tinggal hubungi gue kalo ada masalah"
Queen menjauhkan dirinya mereka saling menatap satu sama lain hingga sebuah suara membuyarkan tatapan mereka.
"Masih pagi gak usah pacaran" ucap meisya sebenarnya dia iri queen ditatap oleh elang dirinya juga ingin merasakan ditatap seorang Elang Erlangga Putra.
"Sudah pergi Sono"
Mereka semua pamit meninggalkan queen bersama bik rumi disana queen melambaikan tangannya setelah itu dia ingin masuk tapi sebuah motor memasuki area rumah nya.
__ADS_1
Queen mengerutkan keningnya dia tidak mengenali motor itu. "Siapa dia?"......
Bersambung......