Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.404 - Lin Qi'er


__ADS_3

"Intinya sekeras apapun kau berusaha, kau tidak akan bisa terlepas dari kendali ku, kecuali aku sendiri yang melepaskannya!"


"KAU BRENGSEK! LEPASKAN SEGEL YANG KAU TANAM DI DALAM TUBUH KU! MAKHLUK RENDAHAN SEPERTI MU TIDAK PANTAS MENGENDALIKAN KU!" Qilin Petir masih tidak bisa mengendalikan tubuhnya.


"Kalau aku adalah makhluk rendahan, lalu apa sebutan untuk mu yang dikalahkan oleh seorang makhluk rendahan yang bahkan memiliki tingkat kultivasi di bawah mu?" Xiang Yang tersenyum mengejek.


Qilin Petir langsung terdiam karena tidak bisa melawan kata-kata Xiang Yang.


"Tetap saja! Itu tidak mengubah kenyataan kalau kau adalah makhluk rendahan!"


Seperti wanita pada umumnya, Qilin Petir tidak ingin kalah dalam berargumen.


"Ho!" Xiang Yang meledakkan aura naga yang begitu kuat, membuat tubuh Qilin Petir gemetar ketakutan.


"A-apa ini? Kenapa tekanannya tiba-tiba menjadi begitu kuat?" Qilin Petir hanya bisa bergumam dalam hati, merasa dia seolah menjadi makhluk kecil di hadapan makhluk yang agung.


Karena Xiang Yang sudah dapat mengendalikan Qilin Petir, dia dapat memanipulasi mental Qilin Petir, membuat Qilin Petir merasakan tekanan aura Naga Xiang Yang menjadi jauh lebih kuat.


"Apa kau masih bisa mengatakan aku adalah makhluk rendahan?" Xiang Yang berkata dengan penuh kesombongan.


"A-aku.. aku.." Qilin Petir tidak bisa berkata-kata, dia hanya bisa menunduk tidak berani menatap mata Xiang Yang.


Meskipun dia sadar Xiang Yang bukanlah makhluk sembarangan, namun karena semasa hidupnya, Qilin Petir selalu menjadi penguasa yang penuh dominasi, tidak pernah tunduk pada apapun, tiba-tiba harus tunduk pada seseorang, tentu harga dirinya tidak menerima hal tersebut.


Tiba-tiba Qilin Petir merasa tubuhnya kembali bisa dia kendalikan, membuatnya menoleh kearah Xiang Yang.


"Kau ingin keluar dari Dimensi Dong Jian bukan?"


Perkataan Xiang Yang membuat Qilin Petir melebarkan matanya, "bagaimana caranya keluar dari Dimensi Dong Jian?!"


Karena kelinci putih Qilin Petir sangat besar, sedikit gerakan darinya sudah membuat kelinci putihnya bergoyang tidak karuan.


Xiang Yang hanya bisa menelan ludah, menahan keinginan terpendamnya.


"Sebelum aku mengatakannya, lebih baik kau pasang pakaian ini!" Xiang Yang mengeluarkan satu set pakaian yang dia miliki.


"Pakaian? Apa itu?" Qilin Petir terlihat bingung.


Sebenarnya selama hidupnya, Qilin Petir baru pertama kali berubah kedalam bentuk manusia, jadi dia tidak pernah menggunakan pakaian apapun.

__ADS_1


Dia juga tidak mengerti apa itu perbedaan antara pria dan wanita, jadi sama sekali tidak merasakan apapun meskipun seluruh tubuhnya dilihat jelas oleh Xiang Yang.


"Pakaian ini untuk menutupi seluruh tubuh mu!"


"Memangnya kenapa aku harus menutupi tubuh ku?" Qilin Petir melihat kebawah, dia sama sekali tidak bisa melihat kakinya karena dua kelinci putih yang menghalangi.


Karena ini pertama kalinya dia mengambil bentuk manusia, Qilin Petir penasaran dengan dua benda besar itu dan akhirnya menyentuhnya.


"Aku tidak tau ternyata aku memiliki benda empuk ini di tubuh ku."


"Hentikan itu!"


Xiang Yang mengeluarkan perintah yang secara paksa membuat Qilin Petir berhenti menyentuh aset pribadinya.


"Cih, kenapa kau melarang ku menyentuh tubuh ku sendiri?" Qilin Petir menatap tajam Xiang Yang.


Dia semakin tidak menyukai pemuda itu karena dirinya sekarang tidak memiliki kebebasan karenanya.


"Jika kau ingin keluar dari Dimensi Dong Jian maka patuhi perintah ku tanpa bertanya! Aku sudah cukup baik masih tidak sepenuhnya mengekang mu. Jadi sekarang cepat pasang pakaian ini aku benar-benar tidak memberi mu sedikit pun kebebasan!"


Qilin Petir sebenarnya sangat enggan untuk mengikuti perintah dari siapapun itu termasuk Xiang Yang. Namun sekarang dia sadar akan posisinya yang tidak mungkin untuk melawan ataupun membantah, jika tidak maka dirinya bisa kehilangan semua kebebasannya.


Dia kemudian membuka lipatan pakaian, melihat baju dan celana yang menurutnya aneh.


"Hei, bagaimana cara memakainya?"


"Hah?!" Xiang Yang terkejut, "jangan bilang kau tidak tau cara memakai pakaian?"


"Aku saja baru kali ini tau yang namanya pakaian, bagaimana mungkin aku akan langsung mengetahui cara memakainya?" Qilin Petir berkata dengan acuh tak acuh.


Xiang Yang memijat keningnya. Jika dipikir memang sudah wajar jika Qilin Petir tidak mengetahuinya karena dia hidup di Dimensi Dong Jian yang benar-benar hanya ada Spirit Beast.


"Astaga, tidak mungkin kan aku sendiri yang harus memakaikannya pakaian? Aku tidak yakin bisa menahan diri jika begitu." Xiang Yang menghela nafas, "tapi membiarkannya telanjang seperti itu juga akan membuat masalah untuk ku! Sial!"


"Hei, ada apa dengan mu?"


"Kalau begitu kau diam! Jangan bergerak sedikit pun!" Xiang Yang berkata dengan suara mengancam, bahkan sampai mengeluarkan tekanan yang membuat Qilin Petir gemetar.


"Ada apa sebenarnya dengan makhluk ini? Dia benar-benar aneh!" Qilin Petir kini merasakan tubuhnya tidak bisa digerakkan.

__ADS_1


Xiang Yang berjalan mendekat, mengambil pakaian di tangannya lalu mulai menyentuh tubuhnya untuk memasangkan pakaian.


Xiang Yang bisa merasakan kulit halus Qilin Petir yang benar-benar tidak tertandingi.


Xiang Yang hanya menelan ludah sambil terus memasangkan pakaian untuk Qilin Petir.


Qilin Petir sendiri merasa geli kulitnya disentuh dengan lembut dan hati-hati oleh Xiang Yang, namun dia hanya diam saja.


"Akhirnya.. selesai juga!" Xiang Yang menjatuhkan dirinya terlentang di tanah, "untung saja aku bisa menahan diri!"


"Jadi inikah pakaian," Qilin Petir melihat pakaian yang sudah terpasang rapi di tubuhnya, karena dia sudah bisa bergerak, "meskipun terasa agak aneh, namun juga terasa cukup nyaman."


Ini pertama kalinya Qilin Petir mengenakan pakaian.


Setelah menstabilkan emosinya selama beberapa saat, Xiang Yang bangkit berdiri.


"Baiklah sekarang.." tiba-tiba Xiang Yang menyadari satu hal, "benar juga, siapa nama mu? Tidak nyaman jika terus memanggil mu Qilin Petir."


"Nama?" Qilin Petir memiringkan kepalanya, "aku sama sekali tidak punya nama dan sama sekali tidak pernah berpikir memiliki nama."


Xiang Yang diam, berpikir mungkin dirinya harus memberi Qilin Petir sebuah nama.


"Qilin.. Qi Lin.. hmmm mungkin kurang cocok jika memberikan nama Qi Lin," setelah berpikir sejenak Xiang Yang akhirnya menemukan nama yang cocok, "Lin Qi'er, bagaimana jika aku memberi mu nama Lin Qi'er?"


"Lin Qi'er?" Qilin Petir menaikkan alisnya, "yah, aku juga tidak peduli dengan nama, jadi kau bisa memanggil ku sesuka hati mu!"


"Xiang Yang," ucap Xiang Yang.


"Apa?"


"Nama ku Xiang Yang, kau bisa memanggil ku Xiang Yang!"


"Xiang Yang kah," Lin Qi'er diam sejenak sebelum melanjutkan, "kau tau, ini pertama kalinya aku menyebut nama seseorang."


Entah kenapa Lin Qi'er tersenyum tipis.


"Yah, aku pun tidak mempedulikan hal itu." Xiang Yang berkata dengan acuh.


"Hmph!" Lin Qi'er mendengus.

__ADS_1


__ADS_2