
"Jadi sekarang masalahnya sudah selesai kan? Sekarang katakan bagaimana caranya keluar dari Dimensi Dong Jian ini? Aku sudah bosan terkurung terus didalam dimensi ini!" Lin Qi'er berkata dengan wajah kesal.
"Apakah ada suatu benda yang kau jaga selama ini?" Xiang Yang bukannya menjawab, dia malah balik bertanya.
"Dari mana kau mengetahui kalau aku menjaga sebuah benda?" Lin Qi'er mengerutkan keningnya.
Lin Qi'er yakin tidak ada satupun makhluk di Dimensi Dong Jian yang mengetahui mengenai benda yang dia jaga, bahkan penguasa Lembah Kelam juga tidak mengetahuinya.
Selama ini Lin Qi'er terus menjaga rahasia ini hingga tidak pernah bocor.
"Oh ternyata memang benar," Xiang Yang tersenyum lalu melanjutkan, "salah satu cara untuk keluar dari Dimensi Dong Jian adalah dengan menggunakan benda itu."
Lin Qi'er mengerutkan keningnya, dia ingin mengatakan sesuatu namun keduluan oleh Xiang Yang.
"Akan ku jelaskan lebih detail nanti, sekarang kondisi kita masih belum benar-benar pulih, jadi kita akan memulihkan diri sebelum pergi ke Hutan Lembah Petir untuk mengambil benda itu!" Xiang Yang mengeluarkan sebuah pil lalu melemparnya kearah Lin Qi'er.
Sebelumnya dia hanya bermeditasi selama 1 jam, jelas tidak mungkin kondisinya pulih secepat itu.
Lin Qi'er dengan santai menangkapnya.
"Benda apa ini?" Lin Qi'er menatap kagum pada benda bulat kecil di tangannya.
Dia bisa dengan jelas merasakan energi kuat yang terkandung didalam pil tersebut.
"Itu adalah Spirit Beast, dengan mengkonsumsinya akan membuat pemulihan mu menjadi lebih cepat." Xiang Yang duduk bermeditasi lalu mengkonsumsi pil, mengabaikan Lin Qi'er yang masih diam.
Lin Qi'er mengalihkan pandangannya kearah Xiang Yang, menatap wajah pemuda itu sesaat sebelum mengkonsumsi pil kemudian bermeditasi.
"Luar biasa, benda macam apa yang memiliki efek seperti ini?" hanya dalam beberapa saat, Lin Qi'er bisa merasakan manfaat pil mengalir ke seluruh tubuhnya.
Padahal dengan luka yang dia alami serta energi Qi yang sama sekali tidak tersisa, dia berpikir paling sebentar akan pulih dalam beberapa bulan.
Namun dengan pil pemberian Xiang Yang, dia yakin bisa pulih dalam beberapa hari saja.
***
2 hari berlalu.
__ADS_1
Bai Ding menjadi yang pertama selesai dalam pemulihan. Dia segera bergerak ke tepi kawah untuk melihat kondisi Xiang Yang.
Bai Ding mengerutkan keningnya saat melihat keberadaan Lin Qi'er di samping Xiang Yang.
"Apakah dia.. Qilin Petir?" Bai Ding bisa merasakan aura Qilin Petir pada wanita itu.
Dia tidak tau apa yang terjadi hingga Qilin Petir sama sekali tidak dibunuh oleh Xiang Yang.
Dan malah Xiang Yang membiarkan Qilin Petir memulihkan diri. Bukankah akan berbahaya jika Qilin Petir berhasil pulih? Padahal mereka berdua sudah susah payah mengalahkannya.
Namun Bai Ding tidak berpikir untuk menyerang Qilin Petir. Dia berpikir mungkin Xiang Yang memiliki suatu rencana hingga tidak membunuh Qilin Petir, atau mungkin mereka berdua sudah berdamai dan menjadi rekan.
Bai Ding tidak mengetahuinya, jadi dia memilih untuk menunggu mereka berdua selesai pemulihan sementara dirinya akan menjaga mereka berdua.
Selang beberapa jam, Xiang Yang dan Lin Qi'er secara bersamaan membuka matanya.
Tiba-tiba Lin Qi'er meledakkan energi petir kuat dari tubuhnya lalu bergerak cepat menyerang Xiang Yang.
Namun seperti sebelumnya, dia berhenti bergerak sebelum serangannya mengenai sasaran.
"Berhentilah mencoba keberuntungan mu, sudah ku bilang tidak ada cara untuk mu lepas dari ku." Xiang Yang berkata dengan acuh lalu berdiri.
Dia sudah tau Lin Qi'er pasti akan melakukan hal ini, jadi dia sama sekali tidak terkejut.
Bersamaan dengan itu, kilatan petir di tubuh Lin Qi'er perlahan menghilang.
"Ck! Baiklah baiklah, aku tidak akan lagi mencoba keberuntungan ku, jadi biarkan aku bergerak!" Lin Qi'er berkata dengan nada memerintah.
"Kau pikir akan semudah itu untuk memaafkan mu? Agar hal ini tidak terjadi lagi, kau akan ku hukum satu tahun tanpa kebebasan."
"Apa?! Kau..." kata-kata Lin Qi'er terhenti.
Wajah garangnya tiba-tiba menjadi datar seolah tidak memiliki ekspresi.
"Sial! Aku benar-benar tidak bisa mengendalikan diri ku! Tidak hanya tidak bisa mengendalikan aliran energi dalam tubuh ku tapi juga bersuara tidak bisa!" Lin Qi'er berteriak dalam hatinya.
Dia kini hanya bisa menyesali perbuatannya hingga membuat kebebasannya direnggut dalam satu tahun kedepan.
__ADS_1
"Awas saja kau, Xiang Yang! Jika aku bisa lepas dari kendali mu, kau adalah makhluk pertama yang akan aku bunuh!" Lin Qi'er bergumam dalam hatinya.
"Tuan Xiang Yang, kau tidak apa-apa?" Bai Ding mendarat di dekat Xiang Yang, dia terlihat mewaspadai Lin Qi'er, "apa yang sebenarnya terjadi Tuan Xiang Yang?"
Xiang Yang menjelaskan secara singkat apa yang terjadi pada Bai Ding, membuat Pemimpin Klan Harimau Putih itu mengangguk paham.
"Tuan Xiang Yang bisa mengendalikan Qilin Petir yang agung, dia benar-benar luar biasa." Bai Ding semakin mengagumi Xiang Yang.
"Bai Ding, kita harus pergi ke Hutan Lembah Petir, tapi sebelum itu kita akan mengurus Klan Ular Kuno terlebih dahulu."
Mengingat tentang Klan Ular Kuno, ekspresi Bai Ding menjadi dingin. Kebenciannya terhadap para ular itu benar-benar tidak bisa dihilangkan dengan cara apapun.
"Tuan Xiang Yang, untuk menghancurkan Klan Ular Kuno biar aku sendiri saja sudah cukup, tidak perlu untuk mu turun tangan."
"Baiklah," Xiang Yang tidak menolak karena dia tau seberapa besar dendam yang Bai Ding miliki.
Setelah itu, mereka berdua bergerak mencari keberadaan anggota Klan Harimau Putih terlebih dahulu.
Dengan menggunakan persepsi Lin Qi'er yang sangat kuat, mereka bisa dengan mudah menemukan tempat Klan Harimau Putih berada.
Bai Ding mengatur para anggota Klannya lalu menyiapkan pasukan untuk menggempur Klan Ular Kuno.
Sebenarnya Bai Ding ingin meratakan mereka sendiri, namun para anggotanya juga ingin setidaknya membunuh satu Ular Kuno untuk meredam dendam mereka.
Akhirnya Bai Ding menyetujuinya dan membawa pasukan untuk menghancurkan Klan Ular Kuno.
Lin Qi'er kembali menggunakan persepsinya untuk mencari keberadaan Klan Ular Kuno yang sebelumnya telah melarikan diri dari Pegunungan Duyi saat pertarungan melawan Lin Qi'er terjadi.
Tidak membutuhkan waktu lama sampai keberadaan Klan Ular Kuno ditemukan dan pembantaian pun di mulai.
Xiang Yang, Lin Qi'er serta dua rubah bawahannya hanya menonton saja bagaimana Klan Harimau Putih penuh dominasi melakukan pembantaian.
Setelah pembantaian selesai, Xiang Yang dan Lin Qi'er bergerak menuju Hutan Lembah Petir.
Mereka pergi hanya berdua saja, meninggalkan Bai Ding dan anggota Klannya serta Xin Guo dan Xin Na.
Xiang Yang mengatakan akan menemui Klan Harimau Putih lagi nanti setelah urusannya di Hutan Lembah Petir selesai.
__ADS_1