Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.382 - Melawan Elang Petir Nirwana


__ADS_3

Dengan tingkat kultivasinya saat ini, Xiang Yang masih membutuhkan waktu 1 minggu penuh untuk tiba di ujung timur Dimensi Dong Jian.


Xiang Yang menyamarkan auranya hingga seakan menyatu dengan alam, membuat para Spirit Beast yang berada ditingkat Half Immortal mengabaikan keberadaannya.


Xiang Yang sudah melewati puluhan area kekuasan Spirit Beast tingkat Half Immortal. Bahkan ada beberapa yang berada ditingkat Half Immortal tahap akhir.


Xiang Yang menghindari para Spirit Beast itu bukan karena takut, namun tidak ingin membuang banyak waktu dengan bertarung melawan mereka, sementara tujuannya adalah bertarung melawan penjaga Kristal Pecahan Surgawi.


Selama perjalanan, Xiang Yang semakin mengagumi Dimensi Dong Jian yang benar-benar dipenuhi sumber daya yang melimpah.


Jika bukan karena situasi mendesak yang mengharuskannya segera kembali ke Benua Chenwu, dia tidak akan menikmati tinggal di Dimensi Dong Jian lebih lama.


Saat tiba di wilayah ujung timur, Xiang Yang bisa melihat kondisi alam di tempat ini sangat berbeda dengan tempat-tempat lainnya di Dimensi Dong Jian.


Area hutan yang bahkan lebih luas dari Pegunungan Duyi atau mungkin sudah seluas Benua Chenwu, memiliki awan hitam yang membuat area itu menjadi gelap.


Petir terus menyambar daratan secara acak diberbagai tempat, membuat kawah besar dimana-mana.


Bahkan beberapa kali akan ada sambaran petir ganas yang bisa menghancurkan sebuah gunung.


Tidak hanya itu, energi alam di sini juga terasa kacau hingga Xiang Yang tidak yakin dapat menggunakan kekuatan Naga Emas dengan lancar.


"Area hutan ini.. seharusnya menjadi tempat yang cocok untuk ku melatih kekuatan Naga ku," Xiang Yang bergumam.


Namun tujuannya datang ke tempat ini bukan untuk berlatih, melainkan untuk bertarung melawan salah satu dari dua makhluk terkuat di Dimensi Dong Jian.


Xiang Yang melihat di tengah-tengah hutan terdapat area yang paling aneh, dimana awan hitam diatas area itu berbentuk seperti pusaran raksasa yang mengeluarkan sambaran petir lebih sering dibandingkan tempat-tempat lainnya.


"Mungkin itu adalah tempat dimana Kristal Pecahan Surgawi berada," Xiang Yang tidak menunggu lebih lama dan langsung melesat kearah tempat tersebut.


Setelah bergerak selama satu jam, saat Xiang Yang sedang melintasi sebuah gunung, dia tiba-tiba menghentikan gerakannya saat instingnya merasakan bahaya.


Xiang Yang menoleh keatas, melihat sesuatu seperti sambaran petir raksasa yang melesat kearahnya.


Perisai Yin-Yang!!

__ADS_1


Xiang Yang membuat 10 lapisan Perisai Yin-Yang secara langsung, membuat penghalang untuk bertahan.


Perisai Yin-Yang terus hancur seperti kaca pecah hingga saat mencapai Perisai Yin-Yang lapisan kelima, Xiang Yang mendorong tangannya, membuat semua lapisan Perisai Yin-Yang yang tersisa bergerak kedepan hingga menyatu menghantam sosok sambaran petir itu.


*BOOOMMM!!


Ledakan keras langsung terjadi.


Xiang Yang tau kalau itu bukanlah sambaran petir melainkan sosok makhluk atau Spirit Beast yang tinggal di awan hitam dimana intensitas petir begitu tinggi.


Spirit Beast itu adalah Elang Petir Nirwana yang sangat ganas dan berbahaya. Lebih berbahaya dari Spirit Beast lainnya karena Elang Petir Nirwana sangat teritorial, mengintai siapa saja yang memasuki wilayahnya dari awan dan akan langsung menerkam makhluk apapun yang memasuki wilayahnya.


Xiang Yang tidak menyadari keberadaan Elang Petir Nirwana karena Spirit Beast itu berada diantara awan dengan intensitas petir tinggi, membuat keberadaannya tersamarkan.


Xiang Yang melihat celah besar karena Elang Petir Nirwana baru saja terkena ledakan. Dia segera bergerak dengan kecepatan tinggi, membuat seolah dia menghilang lalu muncul di samping burung tersebut.


Xiang Yang mencengkeram bulu sayap Elang Petir Nirwana yang seolah terbuat dari petir itu sendiri, hingga membuat tubuh Elang Petir Nirwana seakan seperti petir berbentuk burung elang.


Xiang Yang menarik bulunya dengan kuat, membuat tubuh Elang Petir Nirwana berada dibawah dengan dada menghadap atas.


Energi Yin-Yang! Tendangan Meteor!


Tendangan kuat menghantam dada Elang Petir Nirwana, membuatnya terpental kebawah. Xiang Yang menghimpun energi Yin-Yang lalu melesat mengejar burung tersebut.


Sebelum Elang Petir Nirwana menghantam tanah, Xiang Yang sudah berada didepannya lalu mengeksekusi kan serangannya.


*BOOOOMMMM!!


Tidak berhenti sampai disana, Xiang Yang terus menerus memukul dada Elang Petir Nirwana dengan energi Yin-Yang yang sangat kuat.


Elang Petir Nirwana yang dari awal sudah membuat satu kesalahan, kini dibuat tidak berdaya karena satu kelengahan saja.


Elang Petir Nirwana sama sekali tidak bisa melawan karena dadanya terus dihantam oleh serangan yang mengandung energi Yin-Yang, membuat aliran energi di dalam tubuhnya kacau hingga dia tidak bisa mengeluarkan kekuatan dengan benar.


*BOOOOMMMM!!

__ADS_1


Xiang Yang memberikan serangan terakhir karena melihat Elang Petir Nirwana sudah sekarat setengah mati.


Meskipun tingkat kultivasi Elang Petir Nirwana sama dengan Xiang Yang juga dengan garis darah yang dia miliki, namun masih belum mampu menyamai tingkat kekuatan Xiang Yang.


Selain itu Xiang Yang bisa menang dengan mudah karena Elang Petir Nirwana melakukan sedikit kelengahan yang jelas berakibat fatal saat berhadapan dengan Xiang Yang.


"Haha, berani menyerang ku secara diam-diam? Inilah akibat yang akan kau terima!" Xiang Yang tersenyum penuh kemenangan lalu melakukan segel tangan, berniat mengambil jiwa Spirit Beast tersebut.


"KYYIIIKKK..!!"


Namun sebelum Xiang Yang menyelesaikan segel tangan, terdengar suara pekikan keras yang menggema. Tidak hanya ada satu suara namun terdengar lebih banyak.


Xiang Yang menoleh keatas dan menemukan beberapa Elang Petir Nirwana lainnya sudah melesat kearahnya.


"Benar juga, aku baru mengingat jika Elang Petir Nirwana selalu berkelompok!" Xiang Yang bisa merasakan kultivasi semua Elang Petir Nirwana itu tidak jauh berbeda dengan Elang Petir Nirwana yang baru saja dia taklukkan.


Para Elang Petir Nirwana itu membuka paruh tajam mereka, memusatkan energi petir ganas hingga membentuk sebuah bola petir.


Saat energi itu ditembakkan, bukan bola petir yang keluar, melainkan sebuah pancaran energi biru seperti sinar laser.


Xiang Yang dengan cepat melompat menjauh, membuat serangan para Spirit Beast itu menghantam tepat pada tubuh sekarat Elang Petir Nirwana yang sudah Xiang Yang hajar.


"Sial! Mereka bahkan tidak peduli dengan kondisi salah satu kawanan mereka. Setelah seharusnya sadar akan keberadaannya namun malah mengeluarkan serangan yang membuat Elang Petir Nirwana itu terbunuh!" Xiang Yang menjadi marah karena dia tidak bisa mendapatkan jiwa Spirit Beast yang berada ditingkat Half Immortal.


"Kalau begitu kalian yang akan menjadi menggantikannya!" Xiang Yang berkata dengan dingin lalu langsung mengeluarkan kekuatan penuhnya.


Tranformasi Naga Emas!


Perubahan Jiwa Naga Api!


***


Dari kejauhan dimana tepat di bawah pusaran awan hitam di tengah-tengah hutan ujung timur, terlihat sosok raksasa dengan aura kuno yang agung sedang tertidur, seolah sangat nyenyak.


Tiba-tiba makhluk itu membuka matanya laly berdiri, memperlihatkan tinggi badannya yang mencapai 100 meter dengan keempat kakinya yang sudah tegak.

__ADS_1


Makhluk itu menatap ke satu arah tertentu dengan mata menyipit.


"Sejak kapan ada naga lain di Dimensi Dong Jian?!"


__ADS_2