Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.332 - Menganggap Sebagai Cucu


__ADS_3

Memang benar analisa Xiang Yang. Kelompok Naga Hitam tidak hanya melakukan penyerangan di Provinsi Daratan Biru, namun juga 3 Provinsi lainnya.


Ketua Sekte Permata Bintang, Qiao Shui, Ketua Sekte Puncak Nan Yin, Bing Jian dan Ketua Sekte Pedang Abadi, Xuan Chen. Masing-masing dari mereka telah mendapatkan kabar dari para Ketua Sekte yang telah mendapatkan serangan dari pasukan misterius yang diduga Kelompok Naga Hitam.


Hal ini cukup memberikan tekanan bagi 4 Ketua Sekte Raksasa dan para Tetuanya, karena mereka baru saja menyelesaikan masalah internal Sekte mereka yang disebabkan oleh Kelompok Naga Hitam.


Dan sekarang Kelompok Naga Hitam itu melakukan serangan besar-besaran yang membuat banyak sekte kecil sampai menengah hancur.


Para Ketua Sekte memerintahkan para anggotanya untuk segera memulihkan kondisi secepat mungkin untuk menghadapi serangan besar-besaran dari Kelompok Naga Hitam.


Untung saja Wu Zhang, Jian Feng, Xiao Chang dan Yun Nuwa masih berada di 4 Sekte Raksasa yang mereka bantu, jadi 4 Ketua Sekte bisa meminta bantuan secara langsung pada mereka.


Jika 4 Ketua Sekte itu masih belum tau seperti apa Kelompok Naga Hitam ini, maka mereka pasti akan mempertahankan gengsi untuk tidak meminta bantuan dari luar Provinsi kekuasaan mereka.


Namun mereka telah mengetahui seberapa bahayanya Kelompok Naga Hitam yang tidak hanya berbahaya bagi Provinsi kekuasaan mereka, namun juga seluruh Benua Chenwu.


Wu Zhang, Jian Feng, Xiao Chang dan Yun Nuwa tentu langsung menerima permintaan bantuan 4 Ketua Sekte.


Bahkan jika 4 Ketua Sekte tidak meminta bantuan pun, mereka akan menawarkan bantuan atau bahkan memaksa untuk memberi bantuan.


Diantara 4 Provinsi yang diserang Kelompok Naga Hitam, bisa dibilang Provinsi Daratan Pedang yang merupakan kekuatan Sekte Pedang Abadi, adalah yang paling aman karena disana sudah ada Yun Nuwa dan para pasukannya.


Sementara untuk Sekte lainnya, Wu Zhang, Xiao Chang dan Jian Feng pasti akan membutuhkan waktu untuk mengirimkan bantuan.


Wu Zhang akan memberikan bantuan sekitar 200 ribu pasukan, begitu juga dengan Ketua Jian Feng, hanya Xiao Chang saja yang memberikan bantuan 50 ribu kultivator.


Bukan karena Xiao Chang pelit atau apa, tapi Sekte Bintang Suci adalah tempatnya para alkemis, hanya sedikit anggota sektenya yang mendalami ilmu bela diri.


***

__ADS_1


Sekte Bintang Suci.


Tetua Yung Hai terlihat berjalan di sebuah lorong bersama Xiang Yi An di sampingnya.


"Tetua Yung Hai, kita akan pergi kemana?" tanya Xiang Yi An.


"Ketua Sekte meminta ku untuk menunjukkan pada mu sesuatu, untuk masalah apa itu, kau akan mengetahuinya nanti, Nona Xiang Yi An." Tetua Yung Hai tidak menjawab pertanyaan Xiang Yi An secara jelas.


Xiang Yi An jadi cemberut karena jawaban Tetua Yung Hai sama sekali tidak memuaskannya.


"Huh, jangan bilang kau akan membawa ku ke suatu tempat untuk mengurung ku agar aku tidak bisa kemana-mana dan akhirnya kau bisa bebas melakukan apa saja tanpa takut aku akan melarikan diri dari sekte dan kena marah Ketua Sekte!" Xiang Yi An berkata dengan bibir monyong.


Dia tidak menyebut Xiao Chang dengan panggilan ibu karena masih menyembunyikan identitasnya sebagai anak dari Xiao Chang.


Tetua Yung Hai tertawa canggung "Ahaha, kalau aku mengungkapkan, sebenarnya aku sudah menganggap mu sebagai cucu ku sendiri, Nona Xiang Yi An." Tetua Yung Hai tersenyum lembut "Jadi aku selalu ingin kau berada di tempat yang aman, pria tua ini sama sekali tidak pernah berpikir untuk melakukan sesuatu yang buruk pada mu. Bahkan pria tua ini tidak akan ragu mengorbankan nyawa jika itu demi keselamatan mu!"


Xiang Yi An tertegun, dia tiba-tiba merasakan hangat di hatinya.


Xiang Yi An masih diam, entah kenapa dia merasa ingin menangis mendengar ungkapan perasaan Tetua Yung Hai. Dia merasa menyesal karena sering kali mengerjai Tetua Yung Hai hingga membuat pria tua itu dimarahi oleh ibunya.


Setelah beberapa saat, Xiang Yi An berniat mengatakan sesuatu, namun tidak jadi karena keduluan Tetua Yung Hai.


"Kita sudah sampai!"


Karena melamun, Xiang Yi An tidak sadar telah tiba di tempat tujuan. Gadis itu pun melihat sekitar dan sedikit mengerutkan kening karena sama sekali tidak melihat ada sesuatu yang spesial yang harus ditunjukkan pada dirinya seperti yang dikatakan Tetua Yung Hai.


Mereka kini berada di sebuah ruangan yang sama sekali tidak pernah Xiang Yi An lihat ataupun kunjungi sebelumnya.


"Tetua Yung Hai, apa sebenarnya..."

__ADS_1


Kata-kata Xiang Yi An terhenti saat melihat Ketua Yung Hai tidak berada tepat di sampingnya, namun berjarak sekitar 10 meter darinya dengan posisi tangan yang sedang melakukan segel.


"Jangan-jangan!" Xiang Yi An melebarkan matanya karena menyadari sesuatu.


Dia segera melompat berniat menjauh dari tempatnya berdiri saat ini, namun tiba-tiba dinding energi muncul didepannya.


Xiang Yi An pun menabrak dinding energi tersebut membuatnya jatuh dengan kening memerah.


Xiang Yi An melihat kini dirinya berada di dalam sebuah energi berbentuk kubus dengan luas 5 meter persegi.


Di bagian lantai terdapat sebuah susunan formasi yang membentuk energi kurungan itu.


Xiang Yi An pun menyadari jika dirinya telah dijebak. Apa yang dia katakan secara asal sebelumnya ternyata memang benar. Tetua Yung Hai membawanya ke suatu tempat untuk mengurung dirinya agar tidak kabur.


Xiang Yi An berdiri lalu menggedor-gedor dinding energi tersebut.


"Tetua Yung Hai! Apa maksud ini?! Kau benar-benar tega mengurung ku di dalam susunan formasi ini?!"


"Maafkan aku, Nona Xiang Yi An, ini adalah perintah Ketua Sekte."


"Bukankah Tetua bilang kalau Tetua menganggap ku sebagai cucu? Apa kau benar-benar tega membuat ku terisolasi didalam susunan formasi ini?!"


"Ini demi kebaikan mu, Nona Xiang Yi An! Jika dalam situasi biasa maka entah apapun kesalahan yang kau buat, jika Ketua Sekte meminta untuk mengurung mu seperti ini, aku pun akan langsung menolak! Tapi situasi sekarang sangat berbeda, jadi aku hanya bisa meminta maaf, jika masalah sudah terselesaikan maka Nona pasti akan aku keluarkan dari susunan formasi ini!"


Xiang Yi An tidak mengetahui masalah apa yang sebenarnya terjadi, tapi dia paham kalau masalah itu pastinya bukan masalah biasa.


Perang akan terjadi di Benua Chenwu, jika Xiang Yi An mengetahui hal itu, gadis ini pasti tidak akan tinggal diam begitu saja.


Dia akan melakukan segala cara untuk bisa mengikuti peperangan. Jadi mengurung Xiang Yi An didalam susunan formasi adalah satu-satunya pilihan.

__ADS_1


\=\=\=\=


__ADS_2