Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.417 - Tidak Ada Ampun


__ADS_3

"Aku beri kalian kesempatan, katakan pada ku apa yang sebenarnya terjadi di Kota Batu Hitam!"


"GOUHK!"


Salah satu penjaga memuntahkan banyak darah sebelum jatuh pingsan ditempat.


Kini hanya satu orang saja yang masih bertahan. Orang itu bisa merasakan tatapan tajam Xiang Yang terarah padanya, dia merasa menjadi seekor semut kecil dihadapan seekor monster ganas dan menyeramkan.


Dia yakin jika membantah perkataan Xiang Yang maka dirinya bisa mati hanya dengan sentilan jari.


"Ba..baik... saya akan.. menjelaskan semuanya.." dengan susah payah, penjaga itu menyelesaikan kalimatnya.


Xiang Yang pun menghilangkan tekanan auranya, membuat penjaga itu bisa bernafas kembali dengan lancar, namun nafasnya masih tidak beraturan karena dada yang masih sesak akibat tekanan dan rasa takut yang jelas masih dia rasakan.


"Tuan.. jika saya menceritakannya.. apakah tuan akan membiarkan saya hidup?" Penjaga itu bertanya dengan ragu.


"Tergantung suasana hati ku, jika cerita mu membuat ku marah maka.. kau tidak perlu bertanya apa yang akan terjadi pada mu."


Penjaga itu menelan ludahnya, "sebelum saya menjelaskan, hal apa yang tuan ingin ketahui?"


Xiang Yang menaikkan alisnya lalu berpikir sejenak. Dia tidak mengetahui apa yang terjadi semenjak dirinya pergi ke dimensi utama.


"Ceritakan saja apa yang terjadi di Kota Batu Hitam ini, terlebih apa yang terjadi pada Keluarga Xiang!"


Penjaga itu mengangguk lalu mulai menceritakan apa yang terjadi.


Setelah terjadi pertempuran antara Aliansi Aliran Hitam dengan Aliansi Aliran Putih 5 tahun yang lalu, dimana peperangan itu dimenangkan oleh Aliansi Aliran Putih, beberapa bulan setelahnya, Keluarga Xiang yang merupakan keluarga kecil saja tiba-tiba menunjukkan perkembangan.


Awalnya semua itu di hiraukan oleh organisasi atau kelompok di Kekaisaran Han karena berpikir itu adalah hal yang biasa sebuah keluarga menunjukkan perkembangan.


Namun setelah 3 tahun berlalu, perkembangan yang terjadi di Keluarga Xiang diluar dugaan, dimana ada cukup banyak kultivator yang menembus tingkat Earth Spiritual.


Fakta ini sebenarnya disembunyikan oleh Keluarga Xiang karena mereka tidak ingin menjadi incaran organisasi lain saat perkembangan tidak masuk akal mereka diketahui pihak luar saat mereka tidak bisa melindungi diri mereka sendiri.


Akan tetapi sedalam apapun Keluarga Xiang berusaha menyembunyikannya, pihak luar masih mampu mengendus hal janggal di Keluarga Xiang.


Keluarga Ji yang merupakan salah satu keluarga terkuat di Kekaisaran Han, juga merupakan keluarga besar yang berjarak tidak jauh dari Kota Batu Hitam, menjadi satu-satunya kelompok yang mengetahui kejanggalan ini hingga mereka menyelidikinya.

__ADS_1


Setelah beberapa bulan penyelidikan, Keluarga Ji pun mengetahui kalau Keluarga Xiang menyembunyikan sebuah rahasia yang membuat mereka berkembang dengan pesat.


Diketahui penyebabnya adalah tambang Kristal Qi yang ada di Gunung Huan.


Saat Keluarga Ji mengetahui tentang manfaat Kristal Qi, mereka menjadi gelap mata dan menginginkan tambang Kristal Qi itu untuk mereka sendiri.


Tanpa diketahui oleh keluarga ataupun sekte lain, Keluarga Ji menyerang Keluarga Xiang. Sempat terjadi bentrok antara dia keluarga namun Keluarga Ji dapat menang dengan mudah karena mereka memiliki kultivator tingkat Sky Spiritual, sedangkan Keluarga Xiang hanya memiliki belasan kultivator tingkat Earth Spiritual paling tinggi.


Sekarang anggota Keluarga Xiang dijadikan budak oleh Keluarga Ji, menjadikan mereka pekerja di tambang Kristal Qi di Gunung Huan.


Sudah 2 tahun berlalu semenjak saat itu dan Keluarga Ji mendapatkan banyak pasokan sumber daya.


Semakin dalam tambang Gunung Huan digali, semakin banyak Kristal Qi yang ditemukan, hingga Keluarga Ji dapat meningkatkan kekuatan cukup pesat dalam 2 tahun ini.


Penjaga itu pun menuntaskan ceritanya.


Xiang Yang terlihat memasang wajah datar, sama sekali tidak mengeluarkan reaksi apapun selama mendengar cerita tersebut. Namun, dibalik wajah datarnya, tersimpan kemarahan besar yang sedang dia tahan.


"Apa kau tau berapa kira-kira jumlah korban dari Keluarga Xiang saat pertempuran dua tahun lalu? Dan bagaimana perlakuan yang Keluarga Xiang terima saat berkerja di tambang Kristal Qi?"


"Itu.. aku rasa tidak terlalu banyak korban, mungkin sekitar 20% dan Keluarga Xiang langsung ditaklukkan. Untuk perlakuan yang mereka terima saat bekerja di tambang.." penjaga itu agak sedikit tahun mengatakannya, takut Xiang Yang marah, namun dia akhirnya mengatakan dengan jujur, "mereka diperlakukan seperti kuda tanpa istirahat, bahkan mungkin mereka diperlakukan lebih buruk dari kuda.. hampir tidak pernah diberikan makan."


"Ah.. tidak ku sangka sejak terakhir kali aku melakukan pembantaian di Kota Batu Hitam, sekarang aku kembali ke kampung halaman ku setelah meninggalkan tempat ini selama 5 tahun, dan hak pertama yang akan aku lakukan adalah pembantaian!" Xiang Yang berkata dengan pelan, namun sudah cukup untuk didengar oleh penjaga itu, membuat tubuhnya gemetar ketakutan.


"Apakah kau berasal dari Keluarga Ji?" Xiang Yang bertanya.


"Ti-tidak tuan.. kami.. kami hanya pekerja biasa yang dipekerjakan untuk menjaga gerbang, kami sama sekali bukan berasal dari Keluarga Ji."


"Kalau begitu selamat," Xiang Yang menepuk bahu orang itu lalu berjalan melewatinya, "aku tidak akan membunuh mu."


Setelah beberapa langkah, Xiang Yang pun melesat terbang dengan kecepatan tinggi, meninggalkan sang penjaga yang kini sudah pingsan karena ketakutan.


***


Gunung Huan.


Gunung Huan terlihat ramai dimana para pekerja memikul karung berisi Kristal Qi keluar dari tambang, menaruhnya di luar untuk nanti dibawa menuju ke Kota Batu Hitam.

__ADS_1


Semua pekerja itu memakai pakaian lusuh yang sudah bolong di berbagai bagian, terlihat seperti pakaian gelandangan atau pengemis.


*Brak!


Seorang pria berusia sekitar 25 tahun tiba-tiba terjatuh, karung berisi Kristal Qi didalamnya juga jatuh berserakan.


Nafas pria itu tersengal-sengal, tubuhnya gemetar, terlihat sangat kelelahan. Bahkan setelah beberapa saat, pria itu sama sekali tidak bergerak.


"Apa yang kau lakukan dasar sialan?!"


*CTAS!


Salah seorang anggota Keluarga Ji yang bertugas mengawasi para pekerja, langsung mencambuk pria itu dengan keras.


Namun seolah tidak merasakan sakit, pria itu masih tetap berbaring di tanah, seperti tidak memiliki tenaga lagi untuk berteriak kesakitan, atau bahkan bergerak.


"Apa kau tidak tau jika yang kau bawah adalah harta berharga?!"


*CTAS!


"Cepat bangun dan lanjutkan pekerjaan mu!"


Sebelum pengawas itu akan mencambuk pria itu, dia merakan ada yang aneh pada lengannya.


Saat dia melihat lengannya, ternyata kedua lengannya bahkan sudah tidak lagi berada di tempatnya.


"Aaarrrggghhh!" dia langsung berteriak kesakitan, membuat para pekerja menghentikan langkah dan pengawas menoleh ke sumber suara.


Entah sejak kapan, pengawas itu tidak merasakan apa-apa sebelum dia menyadari kedua lengannya sudah putus.


"Baiklah, aku rasa aku tidak akan membiarkan satupun anggota Keluarga Ji yang selamat dengan semua perlakuan yang kalian lakukan pada anggota keluarga Xiang ku!"


Tiba-tiba terdengar suara seorang pemuda. Mereka semua menoleh ke sumber suara dan menemukan Xiang Yang berjalan kearah mereka.


Puluhan jarum es seketika tercipta di sekitar Xiang Yang.


Jarum Es Kematian!

__ADS_1


Puluhan jarum es itu langsung melesat mengincar semua anggota keluarga Ji, entah itu yang berada di dalam tambang maupun di luar, membunuh mereka semua dengan sekali serangan.


__ADS_2