
"Bersiaplah mendapatkan siksaan yang lebih pedih dari neraka!"
Teknik Segel Jiwa! Kutukan Jiwa!
"Aaarrrggghhh...!!" Tu Kuon langsung berteriak keras sambil memegang kepalanya, darah mulai keluar dari semua lubang di kepalanya.
Tu Kuon pun jatuh ketanah, teriakannya sama sekali tidak berhenti, bahkan semakin keras seiring waktu.
"Berbahagialah karena kau menjadi yang pertama merasakan Kutukan Jiwa ku!" Xiang Yang berkata dengan dingin.
Teriakan keras Tu Kuon membuat pertarungan seketika terhenti, semua orang yang sedang bertarung bergerak mundur mengambil jarak dari lawan masing-masing.
"Tidak ada kultivator tingkat Mahayana lainnya, sisanya hanya kultivator tingkat Nirwana kebawah," Xiang Yang mengangkat tangan kanannya keatas.
Energi Yin-Yang! Manipulasi Elemen! Ribuan Pedang Petir!
Ribuan pedang petir seketika tercipta diatas Xiang Yang. Sesaat kemudian, ribuan pedang tersebut melesat bagaikan peluru yang ditembakkan, mengincar para anggota Keluarga Naga Hitam.
Kecepatan pedang petir begitu cepat, tidak ada dari mereka yang bisa menghindarinya hingga tubuh mereka semua tertancap pedang petir.
*BOOOMMM!!
*BOOOMMM!!
*BOOOMMM!!
Pedang petir seketika meledak, ikut meledakkan tubuh mereka semua menjadi abu, para kultivator Benua Lingwu dan Pulau Awan terlempar karena efek ledakan
Dalam beberapa detik saja, semua anggota Kelompok Naga Hitam yang menyerang Benua Lingwu, habis terbunuh begitu saja.
Semua orang membuka mulutnya lebar-lebar karena terkejut. Siapa sebenarnya orang itu hingga mampu membunuh ribuan kultivator kuat seperti membunuh semut semata
Benar-benar kekuatan yang tidak masuk akal!
Meskipun kekuatan orang itu sangat menyeramkan, namun karena dia hanya membunuh anggota Kelompok Naga Hitam, maka pastinya orang itu berada di pihak mereka.
Sementara itu, Yun Ying sendiri sama sekali tidak peduli dengan ledakan atau semua musuh yang habis terbantai, atau mungkin dia tidak sadar jika semua musuhnya telah tewas karena tatapan matanya terus terpaku pada punggung lebar pemuda itu, pikirannya melayang entah kemana.
"Kau..." Yun Ying tidak sanggup melanjutkan kata-katanya, dia bahkan sedikit ragu dengan apa yang dia pikirkan saat ini.
Hingga saat pemuda itu membalik badan, mata Yun Ying melebar, keraguannya pun seketika menghilang.
"Lama tidak bertemu Ying'er, maaf aku sepertinya datang terlambat!" Xiang Yang tersenyum lembut.
__ADS_1
Jantung Yun Ying terasa berhenti berdetak sejenak, tanpa sadar dia melayang perlahan mendekati Xiang Yang dengan tubuh gemetar.
Xiang Yang pun juga melayang mendekati Yun Ying.
Saat mereka sudah benar-benar berhadapan, Yun Ying mengangkat tangannya lalu menyentuh pipi Xiang Yang, mengelusnya sejenak, merasakan kulit wajah yang begitu lembut.
"Ini.. benar-benar kau? Aku tidak bermimpi bukan?"
"Apakah aku perlu mencubit mu agar kau bisa merasakan sakit hingga kau bisa percaya?" Xiang Yang menggenggam tangan Yun Ying yang menyentuh pipinya.
Dia kemudian menarik tangan Yun Ying, membuat gadis itu jatuh kedalam pelukannya.
"Maafkan Ying'er, telah membuat mu bersedih. Aku memang masih hidup, tapi karena ada banyak hal, aku baru bisa kembali sekarang!" Xiang Yang mengeratkan pelukannya, "maafkan aku!"
Yun Ying kini percaya jika dia memang tidak sedang berhalusinasi atau bermimpi, yang ada dihadapannya memang benar-benar Xiang Yang.
"Un, tidak apa-apa," Yun Ying memeluk Xiang Yang dengan erat, "sebenarnya aku tidak percaya jika kau telah mati, aku percaya kau tidak mungkin mati. Aku senang kau kembali lagi ke sisi kami!"
Setelah beberapa menit berpelukan, mereka pun melepaskan pelukan mereka, menatap para pasukan dengan sedikit canggung.
Jika bukan karena ada ribuan pasang mata yang melihat mereka, mereka berdua pasti telah melakukan hal yang lebih jauh lagi, tidak akan hanya sekedar berpelukan.
Melihat Xiang Yang dan Yun Ying selesai berpelukan, para anggota Sekte Naga Emas segera terbang menghampiri Xiang Yang.
"Ketu Sekte, anda benar-benar kembali! Anda masuk hidup! Syukurlah!"
"Jadi dia Xiang Yang, ternyata dia masih hidup."
"Pantas saja bisa membuat Dewi Bulan Purnama takluk, dia bisa membunuh kultivator tingkat Mahayana dengan mudah, bahkan membunuh ribuan kultivator lainnya dengan sangat mudah!"
"Benar-benar luar biasa."
Mereka baru pertama kali ini melihat wajah Xiang Yang. Memang Xiang Yang tidak terkenal, hanya sedikit saja orang-orang dari Benua Chenwu yang mengetahui namanya.
Namun setelah berita kematiannya menyebar, nama Xiang Yang jadi diketahui oleh seluruh orang-orang Benua Chenwu.
"Xiang Yang, lebih baik kita segera kembali, aku yakin semuanya akan senang melihat mu ternyata masih hidup." Yun Ying tersenyum manis.
Saking senangnya karena bertemu Xiang Yang, dia bahkan sampai lupa dengan konsisi tubuhnya yang penuh luka.
"Tidak perlu terburu-buru, lihatlah kondisi mu, kondisi semua pasukan juga banyak yang terluka parah," Xiang Yang mengibaskan tangannya, mengeluarkan ribuan pil yang melayang kearah semua pasukan.
"Konsumsi itu dan pulihkan kondisi kalian terlebih dahulu, barulah kita kembali ke sekte!"
__ADS_1
"Baik!"
Mereka semua mengambil pil masing-masing lalu memakannya.
Mereka semua terkejut karena bisa merasakan ada suatu aliran energi yang berbeda dari semua pil yang mereka makan sebelumnya.
Selain itu efek pil pemberian Xiang Yang juga jauh lebih hebat, dalam sekejap mereka bisa merasakan semua luka luar mereka sembuh.
Tentu saja karena pil yang mereka makan terbuat dari bahan herbal kuno di Dimensi Dong Jian, jelas manfaatnya berkali-kali lipat dari pil yang di dukung dengan bahan herbal biasa.
"Kau juga Ying'er," Xiang Yang mengeluarkan sebuah pil, "pulihkan kondisi mu dulu!"
"Baik," Yun Ying pun segera memulihkan kondisinya dengan pil pemberian Xiang Yang.
Dalam waktu belasan menit saja, mereka bisa merasakan tubuh mereka kembali kedalam keadaan prima seperti tidak pernah melakukan pertarungan sebelumnya.
"Terima kasih Ketua Sekte!"
"Terima kasih Ketua Xiang Yang!"
Mereka semua menangkupkan tangan penuh hormat.
Xiang Yang mengangguk sebagai jawaban.
"Ying'er, kita pergi lebih dulu." Xiang Yang merobek ruang.
"Eh, apa yang kau lakukan?" Yun Ying baru kali ini dia melihat sesuatu yang aneh.
"Merobek ruang, ayo kita masuk, kita akan langsung sampai di Sekte Naga Emas!" Xiang Yang menarik tangan Yun Ying, membawa gadis itu memasuki robekan ruang bersamanya.
***
Kediaman Ketua Sekte Naga Emas.
Sebuah robekan ruang tercipta di halaman depan kediaman Ketua Sekte Naga Emas. Sesaat kemudian keluar dua orang dari robekan ruang tersebut.
Mereka berdua tidak lain adalah Xiang Yang dan Yun Ying.
Xiang Yang menaikkan alisnya saat merasakan ada aura kehadiran di dalam kamarnya.
"Itu saudari Shizu, semenjak mendengar tentang kematian mu, dia menjadi sangat murung dan bersedih lalu menjadikan kediaman mu sebagai rumahnya!..
Saat ini dia sedang memulihkan diri karena terluka cukup parah dari pertarungan sebelumnya!"
__ADS_1
Xiang Yang tersenyum, "baguslah jika dia hanya terluka."
Xiang Yang pun berjalan menuju kamarnya untuk menemui Han Shizu.