Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.337 - Long Zhun VS Xiang Yang


__ADS_3

"Apa sebenarnya masalah mu hingga kau berniat membunuh adik mu sendiri?" Xiang Yang berkata dengan dingin "Aku tidak peduli kau ini kakaknya Cai'er atau bukan, jika kau berniat menyakiti Cai'er..." aura kuat keluar dari tubuh Xiang Yang.


"Akan ku bunuh kau!"


*BOOOMMM!!


Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari tempat lain. Sesaat kemudian tubuh Guan Fang terpental melewati Xiang Yang dan Cai'er begitu saja, kemudian menghantam tanah dengan keras.


"Ketua Guan Fang!" Xiang Yang tidak menyangka akan kejadian ini.


Guan Fang kembali terbang keatas hingga berada di samping Xiang Yang. Guan Fang terlihat menahan rasa sakit sambil memegang dadanya yang terasa sesak.


"Dia sangat kuat. Tidak mungkin untuk melawannya seorang diri!"


Pertarungan mereka hanya berlangsung selama beberapa menit saja, namun Guan Fang sudah memahami kekuatan Long Zhun yang berada diatasnya.


Tiba-tiba Long Zhun muncul di samping Yuan, melingkarkan lengannya pada pinggang wanita itu lalu menariknya kedalam pelukannya.


"Oh, kawan lama ku, Medusa! Setelah melarikan diri menggunakan lorong dimensi, kau ternyata sampai ke dunia ini, sungguh mengejutkan!"


"Kau..." Cai'er menatap Long Zhun dengan penuh kebencian, nafasnya naik turun.


Dia akan kembali lepas kendali, namun Xiang Yang menepuk pundaknya, membuat Cai'er tersadar.


"Cai'er, tenangkan diri mu! Terbawa emosi tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik!"


Hati dan pikiran Cai'er sebenarnya terasa kacau dengan banyaknya kejadian tidak terduga yang dia alami disaat yang bersamaan.


Bertemu kembali dengan kakaknya yang ternyata ingin membunuhnya. Kemudian bertemu dengan makhluk yang membantai seluruh keluarganya, dan sekarang dia melihat kakaknya memiliki hubungan khusus dengan makhluk itu.


Untung saja Xiang Yang dapat memenangkan dirinya dengan mengalirkan kekuatan jiwa saat menepuk pundaknya.


"Kakak Yuan, jelaskan sebenarnya apa maksudnya ini? Kenapa kau malah berpihak pada orang yang telah membantai Klan kita?!"


"Hahaha! Medusa, apa kau tidak sadar kau telah merenggut segalanya dari ku?!" Yuan menatap Cai'er dengan penuh kebencian "Kedua tua bang*ka itu hanya memperhatikan diri mu! Kau selalu diutamakan! Mereka sama sekali tidak peduli pada ku! Bahkan sampai memberikan tahta Ratu pada mu! Aku membenci mu! Medusa! Aku ingin membunuh mu dengan tangan ku sendiri!"


Yuan terus berteriak mengenai kebenciannya pada Cai'er selama ini.

__ADS_1


Cai'er tertegun, benar-benar tidak menyangka kakaknya ternyata memiliki pemikiran seperti itu. Jadi selama ini, Yuan selalu menyembunyikan kebenciannya di balik senyum lembut yang selama ini diperlihatkan padanya.


Guan Fang sendiri tidak terlalu paham, namun agaknya dia sudah mengerti permasalahannya. Tapi jika dilihat, apakah Cai'er dan Yuan benar-benar saudari? Wajah mereka memang mirip, namun tubuh mereka memiliki perbedaan yang jelas.


"Haha! Medusa, lebih baik kau lupakan yang sudah berlalu!" Long Zhun mengulurkan tangannya "Kemarilah, ikut bersama ku! Akan ku pastikan bisa lebih memuaskan mu dari pada Bocah itu!"


Tidak hanya Xiang Yang dan Cai'er yang seketika memberikan tatapan tajam pada Long Zhun, namun juga Yuan yang berada di pelukannya.


Tapi tidak masalah, jika Cai'er benar-benar menyambut uluran tangan Long Zhun, maka Yuan pasti akan langsung membunuhnya.


"Cai'er, biarkan ku yang mengurus makhluk jelek ini! Kau selesaikan urusan mu dengan kakak mu dulu, tapi ingat kau harus berhati-hati!"


Xiang Yang maju beberapa meter, mengeluarkan pedang naga bersamaan dengan ledakan aura kuat.


"Bocah! Kenapa aku merasakan aura yang familiar pada mu?"


Dari awal Long Zhun sudah merasa tertarik dengan Xiang Yang. Entah kenapa tapi ketertarikannya pada Xiang Yang melebihi ketertarikan pada Xiang Zu.


Tanpa menjawab pertanyaan Long Zhun, Xiang Yang melesat cepat, seketika dia sudah berada didepan Long Zhun dengan pedang terayun kuat mengincar lehernya.


Xiang Yang berhasil menendang kepala Long Zhun, membuatnya terhuyung kesamping.


Bergerak cepat, Xiang Yang kembali berada di depan Long Zhun.


"Energi Yin-Yang : Gelombang Kehancuran!"


Kepalan tangan Xiang Yang yang sudah dilapisi gelombang energi Yin-Yang ganas, memukul tepat pada perut Long Zhun.


*BAAAMMMM!!


Long Zhun terpental keras, menabrak gunung hingga menciptakan lubang besar namun tubuhnya seakan tidak terhentikan, terus menabrak belasan gunung lainnya.


*BOOOMMM!


Hingga akhirnya, Long Zhun berhenti terpental saat menabrak gunung yang ke-17.


Xiang Yang memang sengaja membuat Long Zhun menjauh dari sana, karena area itu akan menjadi Medan pertempuran para pasukan mereka.

__ADS_1


***


Di tempat Yuan dan Cai'er berada.


Guan Fang merasa agak canggung berada diantara permasalahan kakak dan adik ini. Dia bingung harus mengatakan apa karena tidak ada diantara mereka berdua yang berbicara.


Yuan menatap Cai'er dengan penuh kebencian. Sebaliknya, Cai'er terlihat menyesal karena selama ini kakaknya merasa tersiksa karena dirinya.


"Tidak ku sangka ternyata ada kultivator yang bisa membuat Tuan Long Zhun terpental sejauh itu!"


Hingga akhirnya, terdengar suara seorang pria.


Terlihat pria berusia 30-an terbang dengan kecepatan sedang lalu berhenti tepat di samping Yuan.


Dia adalah Gou Qiang, Komandan Naga Hitam yang beberapa bulan lalu diangkat beberapa bulan lalu setelah menerobos ketingkat Mahayana, menggantikan posisi Shang Chi.


Untuk sekarang Gou Qiang tidak memiliki Wakil karena dia baru-baru ini diangkat menjadi Komandan.


Guan Fang menghela nafas kecil, akhirnya ada orang yang datang mencairkan suasana.


"Ketua Sekte Naga Halilintar, Guan Fang. Sebelum bertarung melawan mu, perkenalkan aku Gou Qiang, salah satu Komandan Naga Hitam!" Gou Qiang menangkupkan tangannya sebelum mengeluarkan senjatanya yang berupa pedang panjang.


"Karena kau mengenal ku jadi tidak perlu berbasa-basi." Dengan gerakan cepat, Guan Fang langsung menyerang Gou Qiang.


Gou Qiang dan Guan Fang sadar jika mereka bertarung disini maka akan memberikan masalah bagi pasukan masing-masing, jadi keduanya terus saling bertukar serangan sambil bergerak menjauh.


Tidak berselang lama, terdengar suara teriakan dari pasukan Kelompok Naga Hitam dan pasukan gabungan dari Sekte Danau Biru.


"Medusa, sekarang kita akan akhiri semuanya disini! Bunuh aku atau aku yang membunuh mu!" Yuan berkata dengan dingin.


"Kaka Yuan, tolong, aku tidak ingin bertarung melawan mu! Aku tidak ingin membunuh mu." Cai'er tidak ingin persaudaraan diantara mereka hancur.


"Kau berkata seolah kau bisa membunuh ku kapan saja! Aku akui dulu aku memang berada dibawah mu," Yuan meledakkan semua aura di tubuhnya "Tapi sekarang berbeda!"


Tidak ingin berlama-lama, Yuan dengan cepat menyerang Cai'er.


Pertarungan pun terjadi antara kakak dan adik tersebut.

__ADS_1


__ADS_2