Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.367 - Perang Yang Sia-Sia


__ADS_3

Tidak lama setelah Xiang Yang mencoba kemampuan barunya, Xin Na muncul menghampirinya dengan kepala menunduk penuh hormat.


"Tuan, perang antara Klan Rubah Ilusi dan Klan Kera Api sudah mendekati puncaknya, aku mendengar leluhur dari kedua Klan yang merupakan Spirit Beast tingkat Half Immortal akan segera menunjukkan diri!"


Dimensi Dong Jian merupakan dunia yang sudah ada sejak zaman dulu di dalam tubuh Dewa Yin-Yang.


Jadi semua makhluk didalam Dimensi Dong Jian ini menggunakan nama tingkatan dari Alam Surgawi.


Mereka tidak pernah mengenal yang namanya tingkat Immortal God, mereka hanya mengetahui tingkatan setelah Mahayana adalah tingkat Half Immortal.


Xiang Yang menoleh kearah Xin Na dengan senyum tipis lalu bergumam pelan, "oh, kalau begitu bagus sekali! Biarkan mereka saling bertarung, jika mereka sudah melemah, baru aku akan beraksi!"


Jika hanya ada satu Spirit Beast tingkat Half Immortal, dengan kekuatannya saat ini, Xiang Yang yakin mampu menandinginya.


Namun jika ada dua maka keyakinan Xiang Yang jelas menghilang. Karena itulah Xiang Yang akan membiarkan mereka bertarung terlebih dahulu barulah dia akan muncul.


Memancing di air keruh, itulah pribahasa yang menggambarkan apa yang akan Xiang Yang lakukan.


"Apakah kau tau kapan leluhur kedua Klan Spirit Beast itu akan muncul?" tanya Xiang Yang.


"Saya tidak tau pasti, tapi kemungkinan sekitar 1 bulan lagi."


"Kalau begitu kau bisa keluar lagi untuk mengumpulkan informasi, jika mereka sudah memulai pertarungan puncak, langsung kabari aku. Aku akan menstabilkan kultivasi terlebih dahulu!"


"Baik Tuan," Xin Na pun langsung menghilang di tempatnya, pergi menjalankan tugas dari Xiang Yang.


***


Xiang Yang bisa menstabilkan kultivasinya hanya dalam waktu beberapa hari saja. Memang lebih cepat dari biasanya karena Xiang Yang menggunakan Spirit Pil untuk mendukung kestabilan kultivasi.


Xiang Yang mendapatkan resep pil itu dari buku yang diberikan Dewa Yin-Yang.


Xiang Yang menghabiskan waktu dengan berlatih memanipulasi elemen dan menggunakan teknik-teknik energi Yin-Yang yang diberikan gurunya.


Tidak terasa satu bulan berlalu. Saat Xiang Yang berlatih manipulasi elemen, Dewa Yin-Yang tiba-tiba muncul didepannya.


"Salam guru," Xiang Yang menangkupkan tangannya, sudah lama dia tidak melihat gurunya.


"Hahaha! Yang'er, kau tidak mengecewakan guru, hanya dalam waktu 2 tahun, kultivasinya sudah naik pesat." Dewa Yin-Yang bahkan seperti tidak memberikan bimbingan apapun pada Xiang Yang.

__ADS_1


Namun perkembangannya berada di luar perkiraannya.


Memikirkan dirinya yang hanya malas-malasan menonton muridnya yang begitu giat berlatih, membuat Dewa Yin-Yang merasa gagal menjadi guru.


Dewa Yin-Yang akui dirinya memang tidak ahli dalam melatih seseorang, karena ini pertama kalinya dia memiliki murid.


Tapi Dewa Yin-Yang percaya apa yang dia lakukan adalah benar.


"Guru terlalu memuji," Xiang Yang tertawa kecil.


"Kali ini guru hanya ingin memberikan beberapa hal pada mu," Dewa Yin-Yang mengeluarkan cincin dimensi lalu melemparnya kearah Xiang Yang.


Xiang Yang dengan santai menangkap cincin dimensi itu.


"Didalam cincin dimensi itu terdapat beberapa buku teknik menempa senjata dan susunan formasi! Guru sebenarnya cukup ahli dalam dua bidang itu, jadi setelah kau menyelesaikan urusan di Wilayah Tengah ini, sebelum kau pergi ke Lembah Petir, guru akan mengajari mu teknik menempa dan ilmu formasi!"


"Terima kasih guru?" Xiang Yang menangkupkan tangannya.


Dia merasa keputusannya memang tepat menjadi murid Dewa Yin-Yang. Dia bisa mendapatkan banyak hal.


"Kalau begitu guru pergi dulu," Dewa Yin-Yang pun menghilang ditempatnya.


Tidak lama setelah Dewa Yin-Yang pergi, Xin Guo memasuki goa.


"Oh, kalau begitu bagus! Kau sebaiknya tunggu disini, jangan pergi ke sana karena akan sangat berbahaya!"


"Baik," Xin Guo dengan patuh menuruti perintah Xiang Yang.


Xin Guo kini sudah menerobos ketingkat Nirwana tahap menengah dengan bantuan dari pil pemberian Xiang Yang.


Xin Guo tidak pernah melihat suatu benda bulat kecil yang mengandung energi melimpah didalamnya.


Xin Guo telah bersumpah pada dirinya sendiri untuk mengikuti Xiang Yang. Pemuda itu telah memberinya kesempatan untuk membalas dendam serta membantunya meningkatkan kultivasi.


***


Di sebuah hutan yang merupakan tempat dimana medan perang kedua Klan Spirit Beast berada.


Medan perang itu benar-benar kacau karena ribuan Spirit Beast dari tingkat Transcendent sampai tingkat Mahayana diberbagai area hutan.

__ADS_1


Pemimpin Klan Rubah Ilusi, Xin Ji sedang bertarung melawan Pemimpin Klan Kera Api, Gan Jin.


Pertarungan antara Spirit Beast tingkat Mahayana tahap akhir benar-benar berbeda dari pertarungan lainnya.


Xin Ji dengan tubuhnya yang setinggi 30 meter, bertarung melawan Gan Jin yang memiliki tinggi 5 meter saja.


Memang tubuh Kera Api cenderung lebih kecil daripada Spirit Beast lainnya.


Meskipun tubuh Gan Jin hanya 1/6 ukuran tubuh Xin Ji, terlihat jelas dalam hal kekuatan dan ketahanan tubuh, Gan Jin jauh berada diatas Xin Ji.


Namun dari segi pengendalian dan manipulasi energi, Xin Ji lebih unggul.


"Rubah licik! Sebaiknya kau serahkan semua harta Klan ku yang telah kau rampok dan berikan kompensasi atas Pohon Kehidupan kami yang telah kalian rusak! Maka masalah ini akan kami, Klan Kera Api lupakan!" ucap Gan Jin.


Klan Kera Api cenderung memiliki emosi tinggi, apa lagi itu Gan Jin sebagai Pemimpin Klan Kera Api. Namun Gan Jin sudah lelah berperang melawan Rubah Ilusi yang mana membuat banyak anggota Klannya tewas.


Gan Jin sadar jika ini terus berlanjut maka Klan Kera Api akan semakin melemah hingga dominasinya sebagai salah satu Klan terkuat Wilayah Tengah akan diambil oleh Klan Spirit Beast lainnya.


Akan tetapi Gan Jin tidak mungkin berhenti selama Klan Rubah Ilusi tidak menyerahkan harta Klan yang telah dirampok.


"Kera jelek! Seharusnya aku yang mengatakan itu! Tidak hanya telah merampok semua harta di Sarang Harta Klan ku, kalian bahkan menghancurkan gunung Sarang Harta Klan ku sampai membuat banyak anggota Klan ku yang tewas!"


Xin Ji sebenarnya juga memiliki pemikiran yang sama.


Namun perang ini sudah berlangsung selama hampir dua tahun dan telah banyak menewaskan Klan Rubah Ilusi.


Jadi tidak ada alasan untuk mundur lagi jika salah satu diantara Klan mereka jatuh.


"Tidak hanya tidak mau mengakuinya, kau sekarang malah memutar balikkan fakta! Kau dan Klan Rubah licik sialan mu itu benar-benar tidak bisa dimaafkan!" Gan Jin mengepalkan tangannya, matanya melotot menatap Xin Ji.


"KAULAH YANG TELAH MEMUTAR BALIKKAN FAKTA! KERA SIALAN!"


Emosi keduanya kembali memuncak, akhirnya mereka menerjang satu sama lain. Melanjutkan pertarungan untuk membuat lawan masing-masing mengakui kesalahan yang sama sekali tidak ada diantara mereka yang melakukannya.


Mereka melakukan perang untuk mendapatkan harta mereka yang telah dirampok. Namun mereka hanya melakukan perang yang sia-sia dan tidak ada gunanya.


Meskipun salah satu diantara mereka menang pun, Klan mereka berdua sudah jatuh miskin karena Xiang Yang telah merampok harta kedua Klan itu.


Jadi tidak ada jarahan perang yang bisa merekam dapatkan.

__ADS_1


\=\=\=\=\=


**Author pengen nyantai dulu setelah up 3 bab, jadi Author hanya up 2 bab sehari. Kalau lagi mood, Author bisa up 3 bab lagi**


__ADS_2