Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.374 - Bawahan Setia


__ADS_3

"Sebelum aku mengambil jiwa mu, aku ingin bertanya beberapa hal mengenai Lembah Petir dan Lembah Kelam!"


Xin Zan mengerutkan keningnya, "bukankah kau berasal dari sana? Kenapa kau malah bertanya dengan dua tempat itu?"


"Siapa yang mengatakan aku berasal dari sana? Aku memang tidak berasal dari Wilayah Tengah, tapi aku juga bukan orang yang berasal dari dua Lembah itu."


Sebelum Xin Zan mengatakan sesuatu, Xiang Yang lebih dulu memotong, "jawab saja pertanyaan ku! Jika kau memang tidak ingin menjawab maka segera katakan agar aku tidak membuang waktu lebih lama untuk mencabut nyawa mu!"


"Haha.. kau memang makhluk yang kejam," Xin Zan masih tidak tau Xiang Yang sebenarnya berasal dari ras mana.


Xin Zan pun mengatakan semua yang dia ketahui mengenai Lembah Petir dan Lembah Kelam.


Kedua tempat itu sangat misterius untuk dirinya yang berasal dari Wilayah Tengah. Kedua lembah itu terasa memiliki suatu aura kuno.


Sama seperti para Spirit Beast yang tinggal disana memiliki aura kuno dan bentuk yang bisa dibilang tidak biasa.


Xin Zan juga menceritakan tentang beberapa hal lainnya yang dia ketahui.


"Apakah hanya itu?"


"Ya.. aku tidak banyak mengetahui tentang dua tempat itu.. jika kau begitu penasaran, kenapa tidak pergi saja kesana?" suara Xin Zan terdengar semakin lemah.


"Akan akan pergi kesana," Xiang Yang melakukan segel tangan, "setelah mencabut nyawa mu!"


Xiang Yang pun mengambil jiwa serta esensi darah Xin Zan, sang leluhur Klan Rubah Ilusi yang merupakan Spirit Beast tingkat Half Immortal.


***


Dari kejauhan, Xin Guo melihat semua apa yang dilakukan oleh Xiang Yang. Dia tidak menyangka pemuda itu akan memiliki kekuatan yang begitu mengerikan di kultivasinya yang berada ditingkat Mahayana tahap akhir.


Kini dia menatap Xiang Yang dengan rasa takut, namun kekagumannya pada pemuda itu juga semakin besar.


Selain karena mengagumi kekuatannya, Xin Guo juga mengaguminya karena telah membantunya membalaskan dendam.

__ADS_1


Xin Guo berjanji didalam hatinya akan terus mengikuti Xiang Yang seumur hidupnya.


Sementara itu, Xin Na yang berada di samping Xin Guo, hanya tatapan ketakutan yang ada dimatanya saat melihat Xiang Yang.


Dia tau persis seberapa kuat Xin Ji dan juga leluhurnya, Xin Zan. Namun tidak hanya Pemimpin Klan dan leluhurnya yang tewas, namun semua anggota Klannya beserta semua anggota Klan Kera Api.


Selama Xin Na tidak pernah mau menuruti keinginan Xiang Yang, namun dia melakukan semua perintah Xiang Yang secara terpaksa.


Dia selalu mengutuk Xiang Yang akan mati ditangan anggota Klannya. Namun nyatanya anggota Klannya yang habis dibantai.


Jika Xin Na masih dibiarkan hidup setelah ini, dia akan mengabdikan hidupnya untuk Xiang Yang.


***


"Jika semua jiwa dan esensi darah ini aku buat menjadi Spirit Pil, itu akan cukup untuk membuat ku menerobos ketingkat Half Immortal!" Xiang Yang tersenyum lebar, sangat bersemangat ketika membayangkan dirinya naik ketingkat kultivasi yang berbeda.


"Akan tetapi aku sekarang hanya Alkemis tingkat 8, untuk menyuling jiwa Spirit Beast tingkat Half Immortal menjadi Spirit Pil, aku harus menjadi Alkemis tingkat Saint terlebih dahulu!"


Alkemis tingkat Saint merupakan Alkemis yang sudah melampaui tingkat 9. Setelah dia mengurus beberapa hal, dia akan memulai latihan dari gurunya untuk mencapai Alkemis tingkat Saint.


Tanpa diperintahkan, Xin Guo dan Xin Na melompat, mendarat tidak jauh dari Xiang Yang, menjaga Tuan mereka dari bahaya yang mungkin datang saat Xiang Yang dalam kondisi meditasi.


***


Membutuhkan satu hari penuh untuk Xiang Yang memulihkan kondisinya ke puncaknya.


Xiang Yang berdiri, melihat sekitarnya yang porak-poranda akibat pertarungannya satu hari lalu.


Melihat Xiang Yang sudah pulih, Xin Guo dan Xin Na berjalan menghampiri Xiang Yang kemudian berlutut.


"Tuan Xiang Yang, terima kasih karena telah membalaskan dendam ku, mulai sekarang hidup ku akan ku persembahkan mu! Saya akan mengabdikan diri sepenuhnya," ucap Xin Guo.


Hal yang sama juga diucapkan oleh Xin Na. Dia menyampaikan apa yang dia pikirkan selama ini dan akhirnya memutuskan patuh sepenuhnya pada Xiang Yang, menunjukkan dirinya sama sekali tidak ragu dengan perkataannya.

__ADS_1


"Begitukah?" Xiang Yang menaikkan alisnya menatap Xin Na, membuat Rubah Ilusi itu gemetar ketakutan.


Xiang Yang berjalan mendekat lalu menempelkan telapak tangannya pada kepala Xin Na.


Tubuh Xin Na bergetar semakin tidak terkendali, berpikir dirinya juga akan mati disini karena sudah tidak berguna lagi bagi Xiang Yang.


Namun apa yang terjadi berikutnya membuat Xin Na terkejut. Ternyata Xiang Yang tidak mencelakainya, malah telah menghilangkan segel jiwa didalam tubuhnya, membuat dirinya kini bebas dari kendali Xiang Yang.


"T-tuan.." Xin Na tidak bisa berkata-kata.


"Aku membebaskan mu, jadi kau bebas membuat keputusan, jika kau ingin merasakan bebas sebagimana Spirit Beast lainnya, maka aku tidak akan melarang!"


Xin Na terdiam, menatap ekspresi Xiang Yang yang terlihat sama sekali tidak berbohong.


"Tidak Tuan Xiang Yang, jika anda menginginkan, saya ingin mengabdikan hidup saya kepada Tuan," Xin Na tetap teguh pada pendiriannya.


Xiang Yang tersenyum tipis lalu mengelus bulu lembut kepala Xin Na.


"Bagus kalau begitu. Jujur saja jika kau tadi memilih kebebasan maka kau akan langsung mendapatkan nasib yang sama dengan para anggota Klan mu." Xiang Yang tersenyum sederhana.


Xin Na tertegun dengan tubuh gemetar, melihat wajah Xiang Yang yang memasang senyum sederhana, seolah melihat iblis yang menyeringai lebar.


Dia merasa beruntung karena tidak memilih pilihan yang salah.


"Baiklah, kita akan pergi menuju Pohon Kehidupan terlebih dahulu, baru kita akan menuju Hutan Kabut Ilusi," Xiang Yang melompat naik keatas punggung Xin Na.


Tanpa diperintah, Xin Na yang sudah tau apa yang harus dia lakukan, segera melesat terbang menuju Pohon Kehidupan berada.


Setibanya di Pohon Kehidupan, Xiang Yang memetik semua buah Pohon Kehidupan yang telah berusia seribu tahun keatas. Sementara yang masih berusia ratusan tahun, Xiang Yang membiarkannya.


Tidak hanya mengambil Buah Pohon Kehidupan saja, Xiang Yang juga mengambil semua daun Pohon Kehidupan.


Semua bagian dari Pohon Kehidupan sangat berguna untuk berbagai hal. Terutama buah dan daunnya yang bisa digunakan untuk menyuling berbagai macam jenis pil.

__ADS_1


Pohon Kehidupan yang awalnya terlihat sangat anggun dengan daunnya yang memenuhi setiap dahan dan rantingnya, kini terlihat sangat berbeda setelah semua daunnya diambil.


Setelah semua urusan di Pohon Kehidupan selesai, barulah Xiang Yang berangkat menuju Hutan Kabut Ilusi.


__ADS_2