Reinkarnasi Sang Pahlawan 2

Reinkarnasi Sang Pahlawan 2
Ch.375 - Memulai Latihan


__ADS_3

Xiang Yang masih dalam perjalanan menuju Hutan Kabut Ilusi dengan menunggangi Xin Na. Sementara Xin Guo, Xiang Yang sebelumnya sudah memerintahkannya untuk pergi terlebih dahulu menuju Hutan Kabut Ilusi.


Mungkin sekarang Xin Guo sudah tiba di Hutan Kabut Ilusi.


Xiang Yang ingin membuat Xin Guo menjadi lebih kuat, agar nanti dimasa depan, Xin Guo mungkin bisa memberikan bantuan untuknya.


Xin Guo merupakan keturunan dari Rubah Bulan Perak yang merupakan salah satu Klan terkuat di Dimensi Dong Jian saat masih berbentuk galaksi.


Sudah dipastikan kekuatan Xin Guo akan sangat kuat karena dia bukan hanya sekedar keturunan Klan terkuat di satu dunia, melainkan di satu galaksi.


Dari kejauhan, tepatnya beberapa meter dari luar Hutan Kabut Ilusi, terlihat Xin Guo sudah menunggunya disana.


Xiang Xing memerintahkan Xin Na mendarat di samping Xin Guo.


"Xin Guo, kita masuk ke Hutan Kabut Ilusi, aku memiliki sesuatu untuk mu!"


Tanpa mendengarkan jawaban Xin Guo terlebih dahulu, Xin Na langsung melompat memasuki tebalnya kabut ilusi.


Xin Guo yang awalnya bingung, memilih untuk tidak memikirkannya dan melesat mengikuti Xiang Yang.


"Guru, ada dimana letaknya Kristal Spirit Rubah Bulan Perak yang merupakan leluhur Klan Rubah Ilusi?" Xiang Yang berbicara melalui telepati.


"Itu berada di pusat Hutan Kabut Ilusi, tepatnya di bawah gunung paling tinggi di hutan ini," jawaban Dewa Yin-Yang terdengar di kepala Xiang Yang.


Xiang Yang mengangguk paham, "Xin Na, percepat gerakan mu, kita pergi menuju gunung paling tinggi di Hutan Kabut Ilusi, kau tau dimana tempatnya kan?"


"Tentu saja Tuan, gunung paling tinggi merupakan tempat tinggal leluhur tua Klan kami yang telah anda bunuh," terdapat nada ketakutan dalam jawaban Xin Na.


Xin Na pun mempercepat gerakannya, hingga mereka bisa tiba di tujuan dalam waktu sekitar 4 jam.


Xin Na mendarat di keki gunung tertinggi. Xin Guo tiba beberapa menit setelah mereka berdua sampai, nafasnya terengah-engah karena kesulitan mengikuti kecepatan Xin Na.


Jelas sekali karena Xin Na merupakan Rubah Ilusi tingkat Mahayana, sedangkan Xin Guo baru berada ditingkat Nirwana.


Xiang Yang menempelkan telapak tangannya di tanah, mengalirkan energi Qi untuk mencari dimana letak goa yang bisa dia gunakan memasuki gunung.


Setelah beberapa menit, Xiang Ting berdiri lalu berjalan menelusuri kaki gunung tanpa mengatakan apa-apa.

__ADS_1


Xin Guo dan Xin Na hanya mengikuti Xiang Ting tanpa mempertanyakan pertanyaan yang ada di otak mereka masing-masing.


Belasan menit berlalu, Xiang Ting berhenti disebuah bebatuan besar di kaki gunung.


Xiang Yang menempelkan telapak tangan pada salah satu batu di bebatuan tersebut, lalu memberikan sentakan gelombang kekuatan jiwa.


Seketika bebatuan besar itu memudar lalu menghilang dengan cepat, memperlihatkan mulut goa yang menuju kedalam gunung tertinggi.


Sepertinya Klan Rubah Ilusi cukup pintar membuat sebuah penghalang berupa ilusi untuk menjaga harta berharga mereka.


Sarang Harta Klan Rubah Ilusi yang berisi banyak sumber daya yang sudah dikumpulkan selama ratusan tahun, justru tidak memiliki penghalang.


Sedangkan gunung tertinggi yang entah apa yang ada didalamnya, justru memiliki penghalang berupa ilusi.


Sudah dipastikan Klan Rubah Ilusi menganggap Kristal Spirit yang tersimpan dibawah gunung jauh lebih berharga dari apa yang ada didalam Sarang Harta mereka.


"Xin Na, kau tunggu disini!" Xiang Yang menoleh kearah Xin Guo, "Xin Guo, kau ikuti aku!"


Xin Guo mengangguk patuh lalu berjalan mengikuti Xiang Yang.


Saat masuki goa, Xin Guo terkejut merasakan suatu aura tertentu yang membuatnya merasa nyaman dan ingin menyerap aura tersebut.


"Tidak ada apa-apa Tuan, hanya saja aku merasa sangat tidak asing dengan aura di goa ini, padahal aku tidak pernah kemari sebelumnya," jawab Xin Guo.


"Aura?" Xiang Yang sedikit mengerutkan keningnya karena tidak bisa merasakan apa-apa.


Xiang Yang mencoba memfokuskan dirinya, merasakan sekitarnya. Ia pun membuka mata karena bisa merasakan aura yang sangat tipis menyebar disekitar.


Sulit mendeteksi aura itu jika tidak berkonsentrasi, bahkan untuk Xiang Yang sendiri. Namun Xin Guo justru bisa merasakannya dengan mudah.


Hal itu menunjukkan jika Xin Guo memang memiliki keterkaitan tertentu dengan sumber aura ini.


Setelah berjalan santai selama setengah jam, mereka berdua akhirnya sampai di sumber aura.


Xiang Yang melihat ditengah-tengah sebuah ruang yang luas, terdapat sebuah kristal bening seperti kaca dengan ukuran sebesar tubuh orang dewasa.


Xiang Yang cukup terkejut melihat Kristal Spirit sebesar itu. Bahkan Kristal Spirit milik Xin Zan yang merupakan Spirit Beast tingkat Half Immortal saja tidak sampai sebesar kepala orang dewasa.

__ADS_1


Jadi sebesar apa Spirit Beast yang memiliki Kristal Spirit sebesar itu. Xiang Yang tidak bisa membayangkannya.


"Itu..." Xin Guo entah kenapa merasa sangat familiar dengan aura ini.


"Xin Guo, kau berbeda dengan Rubah Ilusi lainnya karena kau memiliki garis darah dari leluhur mu."


"Garis darah leluhur ku?" Xin Guo bingung dengan perkataan Xiang Yang.


"Dahulu kala di Dimensi Dong Jian, ada beberapa ras penguasa, salah satunya adalah Rubah Bulan Perak namun mereka sudah punah. Rubah Ilusi merupakan keturunan dari Rubah Bulan Perak, dan kau memiliki garis darah dari leluhur mu itu!" Xiang Yang menoleh kearah Kristal Spirit raksasa.


"Kristal Spirit itu merupakan Kristal Spirit milik leluhur mu yang mana membuat hutan ini dipenuhi kabut ilusi! Jika kau bisa menyerap Kristal Spirit itu maka potensi mu sebagai Rubah Bulan Perak akan terbangun," Xiang Yang menepuk kaki Xin Guo, karena dia memang tidak sampai setinggi lutut Xin Guo, "jadi Xin Guo, jangan mengecewakan ku!"


Xin Guo tentu terkejut mengetahui kenyataan tersebut. Ekspresi terkejutnya kini berubah menjadi penuh tekad, dia tidak akan pernah mengecewakan Tuannya, Xiang Yang.


"Baik Tuan, saya akan berusaha!"


"Bagus, sekarang serap Kristal Spirit itu!"


Xin Guo berjalan mendekati Kristal Spirit lalu menempelkan kepalanya pada Kristal Spirit tersebut. Dia pun mulai menyerapnya.


"Dia mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyerap semua Kristal Spirit itu, jadi aku tidak akan membuang waktu disini!" Xiang Yang keluar dari gunung tertinggi, menemui Xin Na diluar sana.


"Xin Na, kau tunggu disini, jaga Xin Guo sampai dia selesai."


Tanpa mendengarkan jawaban Xin Na, Xiang Yang melesat terbang menuju salah satu gunung.


Setibanya di tujuan, Xiang Yang masuk kedalam salah satu goa disana.


Setelah menemukan tempat yang nyaman, Xiang Yang mengeluarkan tungku pil untuk mulai berlatih menyuling pil.


Dewa Yin-Yang tiba-tiba muncul dihadapan Xiang Yang. Dia sama sekali tidak terkejut dengan kemunculan tiba-tiba gurunya karena sudah terbiasa dengan hal itu.


"Yang'er, jadi bagaimana? Apakah kau ingin belajar Teknik Formasi dulu atau Teknik Penempa?" tanya Dewa Yin-Yang.


"Aku rasa aku akan meningkatkan kemampuan Alkimia ku terlebih dahulu, guru. Aku ingin membuat pil dan segera menaikkan kultivasi ku ketingkat Half Immortal! Untuk dua bidang itu, nanti saja setelah aku bisa menerobos!" Xiang Yang ingin segera mungkin menjadi Alkemis tingkat Saint.


"Oh, begitu? Baiklah, tidak masalah. Guru akan membimbing mu agar kau bisa lebih cepat meningkatkan kemampuan Alkimia mu!"

__ADS_1


Dengan demikian, Xiang Yang pun mulai berlatih menyuling pil.


__ADS_2