
Waktu berlalu terasa sangat cepat, kini saat yang ditunggu akan tiba, yaitu saat dimana dia akan mulai penerobosan ketingkat Half Immortal.
Xiang Yang benar-benar menghabiskan waktu 10 tahun untuk menjadi Alkemis tingkat Saint.
Meskipun Xiang Yang sudah siap menerobos, namun persiapannya belum sepenuhnya selesai untuk memulai terobosan kultivasi.
Xiang Yang masih belum menyuling semua jiwa Spirit Beast yang dia dapatkan menjadi Spirit Pil.
Sebenarnya masih tersisa belasan jiwa Spirit Beast tingkat Mahayana dan juga dua jiwa dari Spirit Beast tingkat Half Immortal yaitu Gan Dan dan Xin Zan yang belum Xiang Yang buat menjadi Spirit Pil.
Dalam 8 tahun terakhir, Xiang Yang berlatih semakin giat hingga dia mendapatkan hasil yang lebih baik daripada apa yang dia harapkan.
Tidak hanya menjadi Alkemis tingkat Saint namun juga menjadi Penempa tingkat 6.
Xiang Yang sudah bisa membuat senjata kelas 5 dengan kemampuan atau atribut khusus dengan kualitas yang berada diatas rata-rata.
Tentu saja tidak hanya itu yang Xiang Yang capai. Dia tidak hanya mempelajari dalam menempa senjata, melainkan juga belajar menempa boneka.
Xiang Yang ingin mulai membuat Boneka Jiwa, membuat pasukan kuat yang akan patuh dan tidak takut mati.
Hal utama yang diperlukan untuk membuat boneka jiwa adalah logam khusus sebagai tubuh mereka serta Kristal Spirit Beast menjadi inti energi agar saat jiwa Spirit Beast dimasukkan kedalam Boneka Jiwa, boneka itu akan bisa mengeluarkan kekuatan sebagaimana makhluk hidup.
Harus Xiang Yang akui, membuat Boneka Jiwa ternyata jauh lebih sulit dari pada apa yang pernah dia bayangkan.
Bahkan jika itu membuat Boneka Jiwa tingkat Sky Spiritual, kesulitannya sudah seperti menyuling pil tingkat 7.
Hal itu karena Xiang Yang harus membuat garis dan jalur energi khusus seperti meredian untuk membuat Boneka Jiwa lebih maksimal dalam mengeluarkan energi atau kekuatannya.
Xiang Yang sudah berhasil membuat belasan Boneka Jiwa dari tingkat terendah sampai tingkat Sky Spiritual.
Bisa dilihat disekitarnya belasan patung besi, atau lebih tepatnya Boneka Jiwa yang telah Xiang Yang tempa sendiri.
Namun Boneka Jiwa yang Xiang Yang buat lebih lemah daripada makhluk lain ditingkat kultivasi yang sama.
Itu karena Xiang Yang masih belum menyempurnakan Boneka Jiwa sepenuhnya.
Namun Boneka Jiwa masih memiliki satu keunggulan yaitu tubuh logam padat yang pastinya lebih keras daripada tubuh Spirit Beast ditingkat yang sama.
__ADS_1
Jadi jika Boneka Jiwa bertarung dengan Spirit Beast ditingkatan yang sana, Boneka Jiwa memang tidak bisa menang, namun musuhnya juga demikian karena tidak mungkin mereka bisa menghancurkan tubuh Boneka Jiwa yang keras.
Dewa Yin-Yang juga bukanlah eksistensi yang bisa membuat Boneka Jiwa, jadi tidak bisa sepenuhnya mengajari Xiang Yang cara membuatnya.
Dewa Yin-Yang hanya bisa memberikan saran dan teori serta apa yang dia ketahui, sekaligus dia bisa belajar dari melihat bagaimana Xiang Yang membuat Boneka Jiwa.
Setelah merasakan tubuh Boneka Jiwa terbentuk didalam tungku, Xiang Yang mengeluarkan jiwa Spirit Beast lalu mulai memasukkannya kedalam tubuh Boneka Jiwa.
Membutuhkan waktu beberapa jam agar proses ini selesai.
Setelah selesai, Xiang Yang membuka tungku, mengeluarkan tubuh logam Spirit Beast berbentuk singa dengan tinggi hampir 2 meter.
Xiang Yang menaruh Boneka Jiwa itu ditanah.
"Rooaaarrrhhh!"
Boneka Jika mengeluarkan suara raungan sebagaimana singa yang buas.
"Hahaha, kau begitu bersemangat!" Xiang Yang mengelus kepala Boneka Jiwa dengan senyum senang.
"Aku rasa sudah waktunya menyuling Spirit Pil yang ku perlukan untuk menerobos ketingkat Half Immortal!" Xiang Yang pun kembali duduk bersila lalu mulai menyuling Spirit Pil.
***
"Huuuuf, baiklah, sudah waktunya untuk memulai terobosan kultivasi!" Xiang Yang berdiri lalu berjalan keluar dari goa.
Sebelum Xiang Yang melangkah keluar dari mulut goa, dia melebarkan matanya karena melihat pemandangan yang sangat tidak terduga.
Didepannya sekarang sedang terjadi 'pergulatan' antara dua Spirit Beast, 'pergulatan' yang sangat tidak pantas untuk dilihat.
Ya, siapa lagi yang akan bergulat jika bukan Xin Guo dan Xin Na. Dua Spirit Beast dari ras Rubah Ilusi dan ras Rubah Bulan Perak.
Memang Xin Guo adalah rubah jantan dan Xin Na merupakan rubah betina.
Mereka berdua sepertinya terlalu asik 'bergulat' hingga tidak menyadari keberadaan Xiang Yang yang melihat jelas pergulatan mereka.
Tentu saja Xiang Yang segera masuk kembali kedalam goa karena tidak ingin mengganggu pergulatan kedua Spirit Beast itu.
__ADS_1
"Sial! Padahal sudah 10 tahun aku berada di dalam goa dan saat aku ingin merasakan udara segar kembali, aku malah melihat pemandangan yang menjengkelkan!" Xiang Yang mendengus kesal.
"Kenapa mereka tidak melakukannya di dalam sarang mereka saja, kenapa harus di ditempat terbuka?!" Xiang Yang masih menggerutu, "yah, lagi pula mereka adalah hewan, apa yang perlu di herankan karena mereka kawin di alam terbuka!"
Xiang Yang tidak tau kapan pergulatan Xin Guo dan Xin Na selesai, namun dia memilih menunggu sampai satu hari penuh.
Jika sampai satu hari mereka masih belum selesai, Xiang Yang akan menendang dan menghajar mereka berdua.
Xiang Yang menghela nafas, dia jadi teringat dengan para wanitanya.
"Cai'er, Shizu, Nuwa, Ying'er, aku harap kalian semua baik-baik saja. Tunggu aku, aku akan segera kembali pada kalian!"
***
Satu hari pun berlalu.
Xiang Yang berjalan keluar dari goa dengan ekspresi dingin.
Setibanya di luar, ternyata Xin Guo dan Xin Na sudah selesai bergulat namun dia masih mendengus kesal.
Terlihat Xin Guo dan Xin Na menjadi sangat akrab, wajah keduanya seakan lebih cerah dari biasanya.
Kemungkinan itu merupakan pergulatan pertama keduanya. Entah bagaimana hubungan mereka bermula, Xiang Yang sebenarnya tidak peduli dengan hal itu.
Merasakan kehadiran Xiang Yang, Xin Guo dan Xin Na segera berbalik lalu menunduk hormat.
"Selamat Tuan Xiang Yang karena telah keluar dari pelatihan tertutup," keduanya berkata dengan serempak.
Xiang Yang hanya mengangguk, "kalian terlihat lebih akrab dari biasanya."
"Ah.." Xin Guo dan Xin Na jadi salah tingkah, mereka menunduk dengan ekspresi malu-malu.
Jika bukan karena suasana hati Xiang Yang yang kesal karena keduanya, dia mungkin akan mengucapkan selamat ulang Xin Guo.
"Kalian berjaga disekitar, aku akan mulai menerobos ketingkat Half Immortal!"
Tanpa menunggu jawaban Xin Guo dan Xin Na, Xiang Yang melompat terbang menuju puncak Gunung Xin Ji.
__ADS_1
Xiang Yang tidak melakukan terobosan di dalam goa karena berpikir mungkin saat dia menerobos ketingkat Half Immortal, dia bisa mendapatkan Hukum Kesengsaraan.
Jika benar mendapatkan Hukum Kesengsaraan saat mencoba menerobos didalam goa, maka petir Kesengsaraan yang akan dia dapatkan akan menjadi sangat mengerikan.