
Masih di Provinsi Daratan Biru.
Guan Fang masih bertarung melawan Gou Qiang.
Meskipun Guan Fang unggul karena Gou Qiang memang lemah terhadap elemen petir miliknya. Namun taktik serangan Gou Qiang sangat cerdas hingga sesekali membuatnya kerepotan.
Namun pada akhirnya, Gou Qiang tetap dikalahkan oleh Guan Fang.
"Hahaha, untuk pertama kalinya, aku bisa menikmati yang namanya pertarungan hidup dan mati," Gou Qiang tersenyum senang.
Saat ini dia berbaring di dasar kawan besar dengan luka parah terlihat jelas di sekujur tubuhnya. Beberapa pedang rusak serta banyak serpihan pedang tersebar di kawah besar tersebut.
"Aku juga mengakui, ini adalah pertarungan paling berkesan bagi ku setelah berada ditingkat Mahayana," Guan Fang melayang turun, mendarat di dekat Gou Qiang.
Setelah menerobos ketingkat Mahayana, Guan Fang sama sekali tidak pernah melakukan pertarungan yang sesungguhnya.
Karena memang keseimbangan kekuatan di Benua Chenwu membuat para kultivator tingkat Mahayana jarang turun tangan jika terjadi suatu konflik.
Jadi ini menjadi pertarungan paling berkesan untuk Guan Fang setelah menerobos ketingkat Mahayana.
"Jika aku mengatakan.. akan bergabung dengan Sekte mu.. apa kau akan mengampuni nyawa ku?" Gou Qiang bertanya dengan suara lemah.
"Aku bisa melihat kau bukanlah orang yang licik dan haus akan kekuasaan, tapi sayang sekali aku tetap tidak bisa menerima permintaan mu!" Guan Fang tidak mungkin percaya begitu saja pada musuhnya disaat baru-baru ini dia dikhianati oleh salah satu Tetua sektenya.
"Kalau begitu.. bunuh aku."
"Tidak perlu kau minta akan ku lakukan dengan senang hati," Guan Fang langsung menusuk jantung Gou Qiang hingga membuatnya tewas.
***
*BAAAMMM
*BOOOOMMMM!!
Long Zhun benar-benar kesulitan menghadapi Xiang Yang dan Cai'er secara bersamaan.
Kombinasi serangan Xiang Yang dan Cai'er sangat teratur, membuatnya terus terdesak tanpa bisa memberikan serangan balasan yang efektif.
Terlebih Long Zhun harus waspada terhadap serangan beracun Cai'er.
Memang setelah menguasai dunia tempat Cai'er berasal, Long Zhun mendapatkan banyak harta dari Klan Manusia Ular yang dia hancurkan.
Long Zhun jadi memiliki kekebalan terhadap racun. Namun racun milik Cai'er memiliki tingkatan yang berbeda setelah wanita itu menerobos ketingkat Mahayana.
Jadi kekebalan racun Long Zhun tidak efektif terhadap racun ganas milik Cai'er.
"Sial! Jika terus seperti ini maka aku bisa terbunuh ditangan mereka berdua!" Long Zhun merapatkan giginya, dia berada dalam situasi yang sulit untuk mengambil keputusan.
Dia bisa didesak sampai seperti ini karena dia masih menahan diri untuk tidak membunuh mereka berdua.
Baik Cai'er maupun Xiang Yang memiliki sesuatu yang sangat berharga. Cai'er dengan Mata Ular Magisnya dan Xiang Yang dengan Akar Spiritual Yin-Yang dan esensi darah Naga Emas.
Namun jika dia terus menahan diri maka dirinya lah yang akan terbunuh.
"Kalau begitu tidak ada pilihan lain! Salah satu diantara mereka harus ku bunuh!" Long Zhun pun membuat keputusan.
Padahal ini adalah kesempatan untuk mendapatkan banyak harta surgawi yang tidak mungkin baginya untuk mendapatkan kesempatan ini lain waktu.
__ADS_1
Namun apa boleh buat, dari pada dirinya mati dan kehilangan keduanya, lebih baik membunuh salah satu untuk mendapatkan satu lainnya.
Long Zhun pun mengeluarkan kekuatan penuhnya. Tubuhnya membesar dengan tinggi yang mencapai 3 meter, belasan duri sepanjang 50 centimeter muncul di punggungnya, serta kedua sikutnya yang tumbuh bilah belati.
Xiang Yang dan Cai'er menjadi waspada karena bisa merasakan peningkatan kekuatan Long Zhun.
Pertarungan yang lebih dahsyat pun kembali terjadi. Kali ini Long Zhun mampu memberikan serangan balik, meskipun dia tidak bisa mendominasi pertempuran sepenuhnya.
Xiang Yang dan Cai'er masih tidak mudah dikalahkan meskipun dirinya sudah menggunakan kekuatan penuhnya.
Cai'er kini lebih memfokuskan serangan elemen racun. Dia mengeluarkan racun skala besar untuk menyerang Long Zhun tanpa takut Xiang Yang terkena dampaknya karena dia sudah memberikan penawar racun padanya.
Long Zhun pun lebih menghindari Cai'er. Karena bersentuhan saja dengan wanita itu bisa langsung membuatnya terkena racun.
Namun bukan berarti Long Zhun tidak bisa memberikan serangan pada Cai'er.
Meskipun serangan Cai'er memang lebih dia hindari, namun kekuatan dan kecepatan Cai'er berada di bawah Xiang Yang.
Jika saja bukan karena Xiang Yang yang selalu menjaga Cai'er, Long Zhun sudah memberikan luka parah atau bahkan membunuh wanita itu.
*BAAMM!
Long Zhun berhasil memukul keras dagu Xiang Yang, lalu memberikan serangan lanjutan berupa tendangan yang tepat mengenai perut Xiang Yang, membuat pemuda itu terpental.
Long Zhun pun segera bergerak kearah Cai'er. Namun belum saja dia berpindah dari tempatnya, dia merasakan kakinya di lilit sesuatu.
Long Zhun melihat bilah Pedang Naga sudah melilit kakinya, membuatnya tidak bisa bergerak menyerang Cai'er.
Long Zhun sudah memutuskan akan membunuh Cai'er. Mata Ular Magis memang merupakan harta surgawi, namun menurutnya, Akar Spiritual Yin-Yang dan esensi darah Naga Emas masih lebih berharga.
Xiang Yang menyeringai lebar, bilah Pedang Naga yang melilit kaki kanan Long Zhun sudah dipenuhi energi Yin-Yang.
*BOOOOMMMM!!
Pedang Naga mengeluarkan ledakan keras, membuat Long Zhun terpental. Dia masih bisa bertahan hidup dari ledakan tersebut, namun bisa dilihat kaki kanannya sudah menghilang, hancur akibat terkena ledakan secara telak.
Xiang Yang pun segera bergerak kembali mendekati Cai'er.
"Kalian benar-benar mencari mati!" Long Zhun mengepalkan tangannya, marah karena salah satu anggota tubuhnya hancur "Aku sudah tidak peduli!"
Long Zhun pun melesat kedepan "SALAH SATU DIANTARA KALIAN HARUS MATI!"
Cai'er menyemburkan asap ungu dari mulutnya. Asap ungu itu membentuk puluhan ular ungu.
Long Zhun sama sekali tidak menghindari serangan beracun Cai'er, dia menggunakan pukulannya untuk menghancurkan semua ular ungu, menerobos kedepan dalam garis lurus, sama sekali tidak terhentikan.
Xiang Yang bersiap, dia bisa merasakan Long Zhun sedang menghimpun energi didalam tubuhnya, kemungkinan untuk mengeluarkan sebuah teknik tingkat tinggi.
Gerakan Long Zhun tiba-tiba menjadi cepat, hingga dia berada di hadapan Xiang Yang dalam sekejap.
"Pukulan Naga! Pembunuh Dewa!"
Xiang Yang menyilangkan lengan di depan wajah, menahan pukulan Long Zhun.
Xiang Yang akhirnya terpental. Dengan segera Xiang Yang menggunakan Pedang Naga, mengikat pinggang Cai'er, membuatnya menjauh dari Ling Zhun.
"Cih! Sepertinya bocah itulah yang harus ku bunuh terlebih dahulu!"
__ADS_1
Dari awal, Xiang Yang selalu yang membuatnya kerepotan.
Tanpa pikir panjang, Long Zhun meluncur mengejar Xiang Yang yang masih dalam keadaan terpental.
Balum sempat Xiang Yang mendapatkan momentumnya, Long Zhun sudah berada di hadapannya.
"Pukulan Naga! Penghancur Bumi!"
Pukulan Long Zhun secara telak mengenai perut Xiang Yang, membuat pemuda itu memuntahkan darah segar sebelum terpental lebih keras dengan Pedang Naga yang terlepas dari tangannya.
Long Zhun pun kembali mengejar Xiang Yang. Dengan gerakan cepat, Long Zhun mencengkeram leher pemuda itu lalu membawanya terbang jauh keatas.
"Xiao Yang!!" Cai'er berniat mengejar Long Zhun.
Namun Long Zhun mengeluarkan serangan yang memaksanya untuk bertahan.
Long Zhun membawa Xiang Yang terbang hingga menembus awan.
Energi yang sudah dia himpun di dalam tubuhnya pun dia keluarkan, membuat udara bergejolak kuat.
"Kau ingin bunuh diri bersama ku?!" Xiang Yang berusaha melepaskan diri.
"Haha! Tentu saja tidak! Kau harus mati dan biarkan aku yang mengurus Medusa!"
Telapak tangan Long Zhun dilapisi oleh suatu susunan khusus dimana susunan itu mengandung semua energi yang sudah dia himpun.
Dengan kuat Long Zhun menapak dada Xiang Yang, membuat pemuda itu terlempar menjauh dari Long Zhun.
"Apa ini?!" Xiang Yang bisa merasakan tubuhnya seolah terbelenggu, tidak bisa bergerak.
Energi warna hitam menyebar menyelimuti tubuhnya, kemudian energi itu membentuk gelombang seperti badai hitam yang terus membesar dengan kecepatan tinggi.
"Sial! Apakah aku akan berakhir disini?!" Xiang Yang sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
Badai hitam terus membesar, hingga setelah mencapai besar tertentu, badai hitam itu tiba-tiba mengecil dengan kecepatan kilat.
*BOOOOMMMM...!!
Badai hitam pun meledak keras, ledakan yang seolah bisa menghancurkan segalanya.
Entah bagaimana kondisi Xiang Yang yang menjadi pusat dari ledakan, terkena ledakan secara langsung.
Long Zhun bisa memastikan jika seluruh tubuh Xiang Yang telah hancur lebur tidak tersisa, karena itu merupakan teknik terkuat miliknya yang mengorbankan esensi kehidupannya.
Dia hanya bisa menyayangkan Akar Spiritual Yin-Yang dan esensi darah Naga Emas tidak bisa dirinya dapatkan.
Cai'er hanya bisa terdiam, mematung di tempatnya dengan mata membulat sempurna, melihat kearah tempat dimana Xiang Yang terkena ledakan yang sekarang tidak terlihat apapun disana.
"Tidak..." Cai'er berkata dengan suara lirih, menggeleng pelan, tidak percaya dengan apa yang ada di kepalanya saat ini.
"Xiao Yang..." tubuh Cai'er gemetar, matanya mulai mengeluarkan air mata.
*JLEB!
Tiba-tiba saja seseorang muncul di belakang Cai'er kemudian menusuk tepat pada jantungnya.
Sosok itu tidak lain adalah Yuan.
__ADS_1