RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Kecewa kembali....


__ADS_3

Rindu langsung keluar dari area etalase dan meminta pegawainya untuk menggantikan, rindu langsung menghampiri kakaknya.


''Harusnya kamu lanjutkan melayani pembelinya deek, malah nyamperin kakak lagi. ''


ucap reza saat rindu menghampirinya dan reza hanya menggelengkan kepalanya.


''Biarin kak, rindu senang karena kakak datang ke tokonya rindu, ada apa dan tumben sekali?? ''


''Lihat ke meja nomer delapan ada siapa. ''


''Itu bukannya dokter tamara yah?? ''


''Yups, betul sekali dan mama yang membawa tamara ke kantor dan kakak bawa kesini ajah biar kamu bisa menemani kakak juga. ''


''Yasudah kakak sana ke meja nya kak tamara dulu, rindu akan siapkan makanan spesial yah buat menemani mengobrol dan minumannya juga. ''


''Yasudah kakak ke tamara dan jangan pake lama deek karena kakak gak nyaman. ''


Reza langsung menghampiri tamara kembali dan rindu menuju etalase tokonya untuk memesan makanannya.


Rindu memilih berbagai jenis makanan yang akan membuat perut kenyang dan minumannya pun rindu memilih jus buah agar lebih segar dan pas menemani makanannya.


''Maaf menunggu lama yah. ''


ucap reza saat menghampiri tamara.


''Gak apa apa ko, lagian aku juga nyaman di tomo ini dan toko ini miliknya rindu?? ''


ucap tamara dan reza mengangguk.


''Betul sekali, toko ini milik rindu dengan hasil kerja kerasnya sendiri, padahal baru delapan bulan berdiri dan sudah sangat maju. ''


''Sweet Cake, aku sering denger sih dari teman teman juga, katanya disini enak banget kue nya dan terkenal royal juga dalam porsinya. ''


''Iya begitulah rindu, semua di manjakan dan rindu benar benar tidak memikirkan untung besar, dia hanya ingin kuenya di sukai orang banyak dari semua kalangan. ''


Rindu datang menghampiri meja kakak nya dan tamara, tamara langsung tersenyum saat rindu bersalaman dengannya.


Rindu membantu pegawainya menata makanan di meja saat di bawa menggunakan troli makanan.


Setelah selesai menatanya, rindu langsung duduk dan bergabung dengan kakaknya.


''Ayo di cicipi kak makanannya dan ini spesial loh menu baru di toko ini. ''


ucap rindu sambil menuangkan coklat di atas kuenya.


''Makasih rindu, kakak juga sering mendengar tentang toko kamu ini dan kakak baru mengetahui kalau kamu pemilik toko ini. ''


ucap tamara sambil memakan makanannya dan langsung tersenyum saat merasakan makanannya.


''Enak sekali makanannya rindu. ''


ucap tamara sambil memakan makanannya dan tidak ada jaim yang di perlihatkannya.


Reza hanya tersenyum melihat tingkah tamara yang tidak terlihat malu malu saat memakan makanannya dan rindu pun ikut memakan makanannya.


Sepuluh menit kemudian mereka bertiga selesai dengan makannya dan langsung mengobrol ringan.


''Kak tamara praktek di rumah sakit mana?? ''


ucap rindu di sela sela obrolannya.

__ADS_1


''Di rumah sakit internasional hospital dan disana kakak di bagian bedah dan dokter umum. ''


ucap tamara dan rindu mengangguk.


''Tuan reza yah dari perusahaan gemilang kan?? ''


ucap seseorang yang tiba tiba datang dan membuat rindu mendelik sebal.


''Ehh....pak galang ternyata, saya kira siapa yang menyapa di toko ini. ''


ucap reza saat membalas jabatan tangan galang.


''Saya memang selalu datang ke toko ini di jam segini tuan, anda sedang kencan yah?? ''


ucap galang dan reza langsung tersenyum.


''Ayo gabung bersama kita disini pak galang, biar saya ada teman mengobrol soalnya dari tadi di kacangin terus. ''


ucap reza dan galang dengan senang hati langsung duduk di samping rindu.


''Maaf jadi ganggu acara kalian deh. ''


ucap galang berbasa basi karena melihat rindu yang cuek.


''Gak kok, oh iya kenalkan ini yang pakai hijab adik saya namanya rindu dan yang sebelah saya namanya tamara. ''


ucap reza dan galang langsung mengangguk


Tamara langsung terdiam dan kecewa saat dia hanya di kenalkan nama tanpa di kenalkan statusnya, namun tamara tetap tersenyum dang mengangguk sapaan dari galang.


''Jadi nona rindu ini adiknya tuan reza, saya kira hanya mengganti sajah dan maafkan saya karena saat mengkritik membuat nona rindu kesal karena saya saat itu belum mengetahui kinerja nya. ''


''Gak apa apa pak galang, lagian rindu gak baperan kok hanya menangis dan mengadu. ''


Rindu langsung tersenyum canggung saat galang menatapnya dan galang hanya tersenyum dengan tingkah rindu.


Galang begitu lahap dengan makannya dan rindu juga tamara menjadi diam dan tidak banyak mengobrol, hanya galang dan reza yang mengobrol.


Rindu pamit saat salah satu pegawainya memanggil dan langsung menuju dapur, galang hanya bisa menatap kepergian rindu hingga tidak terlihat.


''Pak galang saya pamit yah karena harus menuju perusahaan lagi. ''


ucap reza dan galang tersenyum mengangguk.


Reza dan tamara menuju parkiran dan pamit melalui telphone pada rindu dan rindu pun mengiyakannya.


Sepeninggalan reza, galang langsung diam sambil memainkan handphonenya.


''Dua hari lagi aku akan meninggalkan kota ini dan mengubur semua kenangan dengan keluarga kembali. ''


gumam galang sambil mengedarkan pandangan ke semua isi toko milik rindu.


Galang tersenyum saat beberapa saat pandangannya bertemu dengan rindu dan rindu langsung membuang pandangannya lalu fokus kembali menuju lantai dua tokonya untuk membantu membuatkan pesanan.


...****************...


Malam hari menjelang....


Di kediaman rindu saat ini baru selesai dengan makan malam nya dan semua keluarga langsung mengobrol di ruang keluarga.


''Oh iya rindu, besok kamu belikan beberapa kue yah karena akan ada yang makan malam di rumah kita besok. ''

__ADS_1


ucap mama hanum dan rindu mengangguk.


''Emang mau ada tamu siapa mama?? ''


ucap reza saat setelah rindu mengangguk.


''Ada deh pokonya, kamu harus ikut makan malam juga reza dan kamu juga rindu harus ikut. ''


ucap mama hanum.


''Kalaupun rindu nolak juga mama akan memaksa jadi percuma menolak karena ujungnya pasti ikut gabung. ''


''Kamu emang anak berbakti rindu. ''


''Rindu kapan perjalanan kamu ke tanah suci jadinya?? ''


ucap papa haris saat teringat rencana rindu untuk melakukan ibadah umroh.


''Bulan depan papa, visa rindu lagi di benerin dulu karena rusak kan kemarin. ''


jawab rindu dan papa haris mengangguk.


''Gimana tadi siang acaranya reza, kamu suka?? ''


ucap papa haris dan reza hanya terdiam.


''Kak tamara wanita baik dan dia gak jaim seperti kebanyakan wanita, kak tamara diam karena dia minder dan malu. ''


ucap rindu dan reza mengerutkan keningnya.


''Waah kamu udah setuju kak reza sama tamara yah rindu?? ''


ucap mama hanum dan rindu mengangguk.


''Setuju tapi gak tau kak reza gimana?? ''


ucap rindu sambil menatap reza yang fokus dengan ipednya.


''Seperti jawaban rindu, reza iya ajah karena kalau menolak juga ujungnya bakal jadi juga sama tamara dan pasrah deh, reza pamit yah mau istirahat karena besok ada meeting pagi. ''


ucap reza sambil menuju tangga dan rindu pun tak lama langsung pamit.


TBC.....


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.........................


__ADS_2