RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Rencana Liburan......


__ADS_3

Rindu saat ini sedang membuat sup hangat untuk galang, karena malam ini terasa hawa dinginnya, rindu membuat sup nya dengan penuh kasih sayang dan spesial untuk galang.


Satu mangkuk sup terhidangkan dan rindu langsung membawanya masuk kedalam kamar sesuai permintaan galang.


''Waah.... aromanya wangi sekali dan pasti enak. ''


ucap galang saat rindu masuk kedalam kamarnya dan menghidangkan nya di meja.


''Ayo sini mas dan makan sup nya mumpung masih hangat dan aku juga membuatkan susu jahe biar tubuh mas fit. ''


ucap rindu dan galang mengangguk.


Galang mulai memakan sup nya dan tersenyum saat merasakan rasa yang begitu enak di sup nya.


''Tadi siang galih datang ke kantor. ''


ucap galang dan rindu langsung mengerutkan keningnya.


''Terus..... ''


ucap rindu saat galang menjeda ucapannya.


''Galih pamit untuk memulai hidup barunya, dia juga mengucapkan terimakasih dan meminta maaf atas semua kesalahannya sama kamu dan keluaga gemilang lainnya. ''


ucap galang dan rindu menganggukan kepalanya.


''Aku sudah memaafkan nya mas dan lagian kan aku sekarang punya suami yang jauh lebih baik dari galih yaitu galang. ''


ucap rindu dan galang reflek mencium bibir rindu.


''Kamu gombal terus bicaranya dan bikin mas jadi melayang karena bahagia. ''


ucap galang dan rindu langsung tersenyum.


Rindu langsung meminta galang cepat menghabiskan makanannya dan galang pun langsung melanjutkan kembali makannya.


''Terimakasih ya allah... engkau sisakan aku seorang suami seperti mas galang yang selalu bercanda demi membuatku bahagia tapi selalu serius membimbingku menuju surgamu. ''


gumam rindu dalam hatinya sambil menatap galang yang sedang makan dengan lahapnya.


Setelah selesai makannya galang langsung meminum susu jahe yang di buatkan rindu, sedangkan rindu keluar dari kamar untuk menyimpan mangkuk kotor bekas makannya galang.


Pagi hari menjelang.....


Saar ini terasa berbeda di kediaman gemilang, karena semuanya sedang di meja makan untuk sarapan, karena pagi ini vania tertidur kembali seusai subuh jadi rindu bisa ikut sarapan dengan keluarga lainnya.


''Galang..... orang tua kamu di palembang sampai kapan?? ''


ucap papa haris saat galang duduk di kursi meja makan.


''Kata ayah sih paling dua mingguan, berarti akhir bulan baru kembali, kenapa emangnya papa?? ''

__ADS_1


ucap galang sambil tersenyum karena rindu selesai menghidangkan makanan di piringnya.


''Papa mau ngajakin ayah kamu ke villa yang baru kita rencanakan dan ternyata villa nya udah selesai juga loh sekarang. ''


ucap papa haris dan galang mengangguk.


''Kita kesana papa yah, rindu pengen liburan juga loh papa kan bosen di rumah terus. ''


ucap rindu dan papa haris mengerutkan keningnya.


''Deek,,,, parah kamu ini, tamara sedang hamil muda loh dan masa kita gak ikut juga liburannya. ''


ucap reza dan membuat rindu langsung cemberut.


''Ihh.... ya kakak sama kak tamaradi rumah ajah jangan ikutan lah. ''


ucap kesal rindu.


''Papa lebih baik pergi sama om yoga gak usah ajak keluarga lain dong, tamara pasti nanti ngeyel pengen ikutan loh. ''


''No papa jangan dengerin kak reza, kalaupun papa gak ngajak juga rindu masih bisa pergi sendirian. ''


''Stop stop.... kalian ini ribut ajah belum juga pergi nya jadi apa engga juga. ''


Perdebatan langsung terhenti saat mama hanum langsung menengahinya dan sarapan pun di lanjutkan kembali.


Setelah sarapan selesai, papa haris dan reza langsung pamit menuju kantor sedangkan galang hari ini santai dan akan pergi nanti setelah vania bangun.


uap galang saat masuk kedalam kamar menyusul rindu yang sedang cemberut.


''Beneran kan mas galang mau ngajakin aku liburan dan bebas kemanapun aku mau. ''


ucap rindu dengan nada bahagianya dan galang mengangguk.


''Beneran sayang..... kamu rencanakan mau kemana yah dan nanti tinggal bilang ajah sama mas jadinya kemana dan ingat jangan bilang ke siapapun. ''


ucap galang dan rindu mengangguk.


Vania menangis dan galang langsung menghampirinya lalu menggendong vania, vania langsung memeluk erat galang dan membuat rindu tersenyum.


''Aku siapkan air untuk vania mandi dulu yah. ''


ucap rindu dan galang mengangguk.


''Anak ayah makin berat ajah sih sayang, seneng yah di gendong ayah lagi. ''


ucap galang sambil mengelus punggung vania yang ada di dekapannya.


Rindu langsung membawa vania menuju kamar mandi karena galang sudah membuka pakaian vania, galang juga menyiapkan pakaiannya vania selama rindu memandikan vania.


''Ayah baik banget deh nyiapin pakaian vania. ''

__ADS_1


ucap rindu saat keluar dari kamar mandi dengan membawa vania di gendongannya.


Rindu langsung memakaikan pakaian nya sedangkan galang sibuk bermain main dengan vania agar vania gak rusuh saat di pakaikan pakaiannya oleh rindu.


''Pipinya chuby banget sih sayang gemesin. ''


ucap galang sambil mencium pipi vania yang sedang sedang menatap ke arahnya.


Rindu merapihkan alat alat vania dan langsung memberikan ASI karena vania baru selesai mandi dan tubuhnya agar hangat.


''Mas jangan di ajak main terus jadinya kan gak bener tau mimi nya. ''


ucap rindu sambil menjauhkan tangan galang karena terus memainkan pipi tembem vania.


''Vania nya ajah gak protes kenapa kamu yang protes. ''


ucap galang dan rindu langsung mendelik sebal.


Galang langsung bersiap siap menuju kantor dan membiarkan vania kenyang di berikan ASI oleh rindu, rindu tersenyum saat menatap wajah cantik putrinya saat ini yang lahap saat meminum asi yang di berikannya.


Galang menggendong vania dan membawanya keluar kamar, rindu mengekor sambil membawa tas kerjanya, mama hanum tersenyum saat melihat vania yang sedang nempel pada galang.


''Mas pergi dulu dan ingat rencanakan mau kemana nya yah karena mas mau pas nanti pulang dari kantor, kamu sudah punya tujuan liburannya. ''


ucap galang sambil memberikan vania kepada rindu dan vania mengerti tidak mengamuk.


Rindu langsung menghampiri mamanya yang sedang santai dan memberikan vania kepada mamanya.


''Rindu mau beresin kamar dulu yah mama, titip vania dulu. ''


ucap rindu dan mama hanum mengiyakannya.


''Vania...... gemesnya sih kamu. ''


ucap tamara sambil menggendong vania dan mencium pipinya.


''Mama emang beneran rindu mau liburan yah?? ''


ucap tamara saat duduk di samping mama hanum.


''Mama juga gak tau tapi kamu tau kan rindu keras kepala dan pasti galang akan mengabulkan keinginannya, palingan gak akan ngajakin dan mereka pergi bertiga dengan vania. ''


ucap mama hanum dan tamara mengangguk.


''Iya sih mama dan ara juga sadar diri karena kehamipan ara masih beresiko tinggi dan riwayat keguguran juga masih takut bagi ara. ''


''Makanya kamu jangan kemana kemana sebelum kandungan berusia empat bulan, nurut apa kata reza yah dan suruh orang tua kamu yang kesini karena reza gak ijinkan kamu ke rumah orang tua kamu ara. ''


''Mama bener banget, mas reza udah meng ultimatum itu setiap hari, di larang ke rumah bunda. ''


Mama hanum dan tamara enjoy bermain main dengan vania yang sudah bisa di ajak bermain sedangkan rindu sedang merapihkan kamar dan memikirkan tujuan liburannya.

__ADS_1


TBC......


__ADS_2