
Setelah kemarahan orang tuanya terluapkan kepada galang, galang langsung meminta orang lain untuk mengurus galih di rumah sakit, penahanan galih hanya sisa beberapa bulan sajah dan galang pun akan siap menutup matanya dan tidak membantu galih kembali.
Ibu hesti langsung menuju toko yang sudah janjiann dengannya untuk memilih beberapa keperluan calon anaknya rindu.
Di kediaman mahendra.....
Rindu saat ini sedang di dapur membuat cemilan untuknya, gak biasanya rindu ingin memakan kentang goreng dan pelayan pun membantu rindu.
''Kentangnya kering ajah yah bibi gorengnya. ''
ucap rindu dan bibi mengangguk.
Sedang asik dengan potongan kentangnya, ibu hesti menghampiri ke dapur dan kaget melihat rindu.
''Ya allah sayang.... kamu ngapain di dapur?? ayo kembali ke depan biar bibi yang lanjutkan memasaknya. ''
ucap ibu hesti dan rindu menggelengkan kepalanya.
''Gak mau ibu, ini tanggung tinggal sedikit lagi selesai kok kan cuma buat kentang goreng ajah. ''
ucap rindu menolak dan ibu hesti hanya bisa menghela nafasnya.
''Bisa gak sayang sekali ajah kamu jangan bantah ucapan ibu, semua demi kebaikan kalian juga. ''
ucap galang yang tiba tiba menghampiri dan membuat rindu terdiam sambil mengerjapkan matanya dengan nada suara galang yang terdengar berbeda.
''Galang.... kamu ini kenapa sih, udah biarkan rindu menyelesaikan kerjaannya dan itu juga tinggal dikit memotongnya. ''
ucap ibu hesti karena melihat rindu yang jadi diam dan tidak seceria sebelumnya.
Galang menghembuskan nafasnya dan langsung menuju ruang kerjanya, ibu hesti langsung menghampiri rindu yang terlihat murung.
''Ayo sayang... lanjutkan memotong kentangnya kan tinggal sedikit lagi atau mau ibu bantu memotongnya biar selesainya cepat?? ''
ucap ibu hesti dan rindu tetap diam.
''Bibi lanjutkan sama bibi ajah yah, aku mau angkat telphone dulu, permisi ibu. ''
ucap rindu yang mendengar handphone nya berdering.
Rindu langsung mengangkat telphone nya dan duduk di ayunan halaman belakang.
Dalam panggilan....
''Assalamualaikum...... deek kamu lagi apa?? ''
''Walaikumsalam..... lagi duduk di ayunan kak, kenapa kakak nelphone aku?? ''
''Kakak kangen ajah sama kamu, kakak baru tiba di rumah dan kamu bisa kesini kan deek?? ''
''Beneran kakak sama kak tamara udah pulang?? ''
''Benar rindu, ayo siap siap yah karena sopir akan menjemput kamu. ''
''Kak tamara....rindu kangen sama kakak dan baiklah rindu akan siap siap dan tolong hubungi mas galang untuk ijinkan rindu pergi. ''
__ADS_1
''Udah deek, kakak udah ijin galang barusan dan dia mengijinkannya. ''
''Alhamduliah... yasudah rindu siap siap yah. ''
''Ingat deek kamu jangan sembrono, santai ajah yah dan ingat perut kamu udah membesar kan. ''
''Siap kak reza, assalamualaikum.... ''
''Walaikumsalam..... ''
Panggilan berakhir.....
''Aku kira kak reza merasakan sedihnya aku, ternyata dia cuma mengabari karena sudah ada di rumah. ''
gumam rindu sambil berjalan menuju kamarnya.
Rindu langsung bersiap siap menuju kamarnya dan rindu tidak membawa pakaian ganti untuk nya karena di rumah mama nya semua tersedia.
''Sayang... ibu boleh masuk gak?? ''
ucap ibu hesti yang mengetuk pintu kamar rindu.
''Boleh bu.... masuk ajah. ''
jawab rindu dan ibu hesti langsung masuk.
''Kamu mau kemana udah rapih?? ''
ucap ibu hesti yang melihat rindu rapih dan make up di wajahnya.
''Rindu mau ke rumah mama dan mas galang juga udah kasih ijin saat kak reza menelphone nya. ''
''Kamu hati hati yah sayang dan kabarin ibu kalau sudah sampai di rumah. ''
ucap ibu hesti dan rindu mengangguk.
Rindu berjalan keluar kamarnya menuju ruangan kerja galang.
''Mas galang aku pamit yah... ''
ucap rindu sambil masuk kedalam ruangan kerja galang.
''Kamu hati hati yah dan nanti mas menyusul kalau kerjaan udah selesai. ''
ucap galang saat rindu mencium tangannya dan rindu mengangguk lalu keluar dari ruangan kerja galang.
Ibu hesti langsung mengantarkan rindu menuju mobil yang sudah menjemputnya dan rindu langsung pamit lalu masuk kedalam mobil.
Ibu hesti kembali masuk dan menuju ruangan kerja galang.
''Galang..... kamu emang beneran udah mengijinkan rindu pulang?? ''
ucap ibu hesti saat masuk kedalam ruang kerja galang.
''Benar bu dan tadi kak reza yang menghubungi galang, nada bicara kak reza terdengar berbeda bu dan galang akhirnya menyetujuinya. ''
__ADS_1
ucap galang dengan nada sendu.
''Pantesan kamu pulang awal dan tadi sedikit marah sama rindu pas lagi goreng kentang, harusnya kamu jangan terbawa emosi galang dan rindu itu sedang hamil, hormonnya berubah ubah. ''
''Galang seperti mau pecah bu kepalanya, kenyataan galih dan tiba tiba kak reza menelphone meminta rindu pulang, galang takut bu. ''
''Itu hanya sugesti kamu galang, reza baru tiba setelah satu bulan keluar negeri dengan istrinya, sudah kamu selesaikan kerjaan kamu dan susul istri kamu ke rumah orang tuanya. ''
''Gak bu, biarkan ajah rindu disana dulu. ''
Ibu hesti langsung keluar dari ruangan kerja galang dan tidak mau berkomentar lagi dengan keputusan galang.
Selama perjalanan rindu hanya diam dan menatap jalanan dari kaca mobil yang di tumpanginya, hanya dua puluh menit rindu sampai di kediaman gemilang.
Rindu langsung masuk dan menuju ruang keluarga, rindu mematung saat mendengar obrolan keluarganya.
''Reza hanya kecewa dengan galang papa, selama ini reza tidak memgetahui galang membantu adiknya yang berengsek itu. ''
ucap reza dengan penuh kekesalan.
''Papa juga tau reza, tapi harusnya kamu jangan jebak seperti itu karena itu semua yang membuat anak itu masuk penjara. ''
ucap papa haris.
''Reza hanya sakit hati, adik yang paling di sayangi reza di campakkan saat akad nikah, dimana harga diri seorang kakak di pertaruhkan, hukuman yang di terima laki laki itu gak sebanding papa, reza sebenarnya ingin melenyapkan dia tapi itu terlalu mudah, ehh.... si galang malah membantunya dan reza baru mengetahuinya dari orang kepercayaan reza saat di minta menyelidiki si brengsek itu papa. '' ucap reza dengan nada kesal.
''Jadi kamu sengaja pulang dan meminta rindu segera pulang kerumah ini?? ''
ucap mama hanum dan reza mengangguk.
''Reza kangen sama rindu mama, makanya reza pulang ajah dan meminta rindu untuk pulang juga. ''
ucap reza dan tersentak saat melihat rindu yang sedang berdiri tidak jauh dari ruangan keluarga.
''Deek.... kapan kamu sampai, ayo duduk jangan berdiri terus gini karena gak baik buat kehamilan kamu. ''
ucap reza sambil menghampiri rindu dan menggandeng rindu menuju sofa.
''Ceritakan semuanya kakak, rindu hanya mendengar sebagian ajah barusan. ''
ucap rindu dan membuat reza langsung bungkam.
''Jelaskan dari awal ajah reza, kamu kan tau bagaimana watak adik kamu. ''
ucap mama hanum sambil duduk di samping rindu dan mengusap lengannya.
''Maafkan kakak yah sayang, semua kakak lakukan demi kamu dan kakak sangat menyayangi kamu deek, kakak sengaja menjebak galih dengan obat terlarang, menyuntikkan dan menyimpan obat itu di tasnya dan di tas kekasihnya, kakak sakit hati saat dia dengan seenaknya meninggalkan kamu di pelaminan dan akhirnya galang yang menggantikannya, yang paling membuat kakak marah ternyata semua di rencanakan dengan baik oleh galih, galing menjual saham perusahaan ke asisten kakak dan kakak membelinya saat itu, ternyata uangnya di pakai untuk kabur dengan kekasihnya sebagai biaya hidupnya, si brengsek itu tidak memikirkan keluarganya yang jatuh bangkrut saat itu, kakak awalnya gak curiga dengan penjualan saham nya ternyata dia kabur dari pelaminan dan itu yang membuat kakak marah, kesal dan ingin membunuh laki laki itu, jebakan kakak tidak berat karena dia hanya di tahan satu tahun di penjara, kakak kira laki laki itu akan menderita di penjara tapi si galang ternyata memenuhi semua kebutuhannya di penjara dan kakak baru mengetahuinya minggu kemarin karena kakak penasaran dengan nasib si brengsek itu di dalam penjara, tapi kakak malah mendapatkan kejutan besar, galang malah membantu dan memudahkan di dalam penjara. ''
ucap reza dan berhasil membuat rindu menangis tersedu sedu.
''Maafkan mama yah karena kalau bukan mama yang menerima lamaran hesti, pasti semua gak akan terjadi sayang, semua salah mama dan kamu berhak marah sama mama. ''
ucap mama hanum sambil menenangkan rindu yang sedang menangis.
''Hiks... hiks.... rindu hanya kecewa sama kalian semua, rindu juga marah dengan nasib rindu sendiri. hiks... hiks.... ''
__ADS_1
ucap rindu dengan tangisannya.
TBC.......