
Di francis saat ini....
Galang telah menyelesaikan urusan kepindahan perusahaan nya ke tanah air, bahkan perusahaannya saat ini di gabungkan dengan perusahaan milik ayahnya, tiga minggu total galang dan rindu tinggal di francis sedangkan kedua orang tua galang memilih pulang satu minggu lalu ke tanah air.
''Sayang.... semua sudah selesai packing nya kan?? ''
ucap galang saat memasuki kamar nya.
''Sudah mas dan di bawa tadi sama pak sopir untuk di antarkan ke bandara. ''
jawab rindu dan galang mengangguk.
''Ayo kita ke bandara sekarang, karena jadwal take off dari bandara pukul sebelas. ''
ucap galang yang selesai dengan memakai kemejanya.
Rindu langsung menggandeng lengan galang dan mengikuti galang menuju mobil, rumah milik galang di berikan kepada asistennya yang akan menetap di francis untuk menggantikan galang karena beberapa aset yang gak bisa galang pindahkan dan di kelola oleh asistennya.
Galang dan rindu saat ini sudah berada di dalam pesawat dan menuju tanah air, sepanjang perjalanan rindu hanya tertidur dan galang sibuk dengan berkas berkasnya.
Belasan jam mengudara akhirnya pesawat mendarat dengan sempurna, galang tersenyum saat melihat rindu begitu pulas dengan tidurnya.
''Sayang.... ayo bangun dan kita harus segera turun. ''
ucap galang sambil mengelus pipi rindu.
Rindu membuka matanya dan tersenyun karena galang tersenyum kepadanya, galang langsung membantu memakaikan cadar pada rindu.
''Sudah kumpul belum nyawanya?? ''
ucap galang sambil mengelus pipi rindu.
''Udah mas, ayo kita turun jangan sampai kita kebawa lagi ke francis. ''
jawab rindu dan galang langsung mengecup kening rindu.
Galang menggandeng pinggang rindu saat setelah turun dari pesawat dan menuju ke area depan untuk menuju mobil yang sudah menjemputnya.
Supir keluarga mahendra yang datang menjemput dan rindu pun tidak protes hanya mengikuti kemanapun galang membawa nya.
''Kita mulai detik ini tinggal di kediaman ibu yah, kamu gak keberatan kan?? ''
ucap galang dan rindu menggelengkan kepalanya.
''Iya mas, aku akan mengikuti kemanapun mas galang membawaku, asal jangan membuangku ajah. ''
ucap rindu dan galang langsung mencubit hidung rindu.
''Enak ajah ngebuang kamu, dapatin nya susah payah masa di buang sih. ''
ucap galang sambil mencium pipi rindu.
''Huuh... gombal teruuus. ''
ucap rindu sambil memalingkan kepalanya dan rangga hanya tertawa dengan kekesalan rindu.
Beberapa menit mengemudi, akhirnya mobil sampai di kediaman mahendra, kedua mertuanya rindu sudah menunggu dan sedang menyambut rindu juga galang.
''Selamat datang menantu ibu yang cantik.... ''
ucap tante hesti dan rindu langsung memeluk tubuh tante hesti.
''Ibu bikin aku baper ajah deh. ''
ucap rindu saat melepas pelukannya.
''Biarkan lah, semua ini penyambutan buat kamu sayang, ayo masuk. ''
__ADS_1
ucap ibu hesti dan rindu langsung menggandeng ibu mertuanya.
Galang menarik nafasnya dan langsung melangkah masuk kedalam rumah nya, rumah yang dulu sempat ia tinggalkan, rumah penuh kasih sayang dan kehangatan keluarga dan berkat rindu galang bisa masuk kembali ke rumah ini.
''Galang.... kamu kok melamun ajah, ayo masuk dong dan lihat tuh istri kamu di kuasai ibu kamu. ''
ucap ayah yoga saat melihat galang hanya melamun memperhatikan sekeliling rumah.
''Galang hanya belum percaya ajah ayah, sekarang galang bisa masuk lagi ke rumah ini, galang bahagia sekali. ''
ucap galang dengan air mata yang terjun begitu sajah dari pelupuk matanya.
''Galang.... ibu malah bahagia sekali dan berterimakasih sama kamu, karena kamu mau menggantikan pernikahan saat itu, ibu sangat ingin memiliki menantu seperti rindu dan kamu mengabulkannya. ''
ucap tante hesti dan galang langsung menggelengkan kepalanya.
''Dari pertama galang bertemu rindu juga udah jatuh cinta ibu, rindu gadis yang berbeda dan cuek sekali sama galang, alhamdulillah rindu jadi milik galang. ''
ucap galang sambil tersenyum menatap rindu yang sedang terpaku melihat suami dan kedua mertuanya sedang membicarakan nya.
''Kalian membicarakan rindu seperti itu, rindu kan jadi baper dan malu banget. ''
ucap rindu dan semua langsung tertawa.
''Aduduhhh.... istrinya aku baper, kan emang kenyataanya yang kami bicarakan. ''
ucap galang sambil mengelus kepala rindu dan rindu langsung memeluk tubuh galang.
''Kamu tau galang, adik kamu yang bodoh itu belum sempat melihat wajah rindu, dia nyangkanya rindu cacat makanya pake cadar, anak itu bener bener anak yang bodoh sekali. ''
ucap tante hesti dan galang langsung mengeratkan pelukannya.
''Alhamdulillah kalau gitu berarti, wajah ini hanya galang yang menikmatinya dan menatap nya untuk pertama kalinya. ''
''Sudah sudah.... kalian istirahat sana dan nanti di tunggu pas makan malam, kamar kalian di samping ruang kerjanya ayah. ''
''Mas... lusa pernikahan kak reza, besok boleh kan rindu meginap di rumah mama, mas galang juga sekalian ikutan nginep. ''
ucap rindu saat sampai di dalam kamarnya.
''Iya sayang, besok pagi kita ke rumah mama yah dan sekalian kita bawa hadiah juga kan, mas akan ikut nginap juga karena mas cuti satu minggu jadi bisa menginap lama di rumah mama. ''
jawab galang dan rindu mengangguk.
Rindu langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan rindu pun langsung mandi bersih bersih karena datang bulannya sudah selesai dan rindu akan sholat magrib.
Rindu keluar dari kamar mandi dan tidak mendapati galang dan rindu langsung memakai gamis rumahan lalu melaksanakan sholat magrib karena menunggu galang belum datang juga.
Saat rindu sedang sholat, galang masuk kedalam kamar dan langsung tersenyum melihat rindu.
Galang langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena galang pun harus sholat magrib
''Mas galang sedang mandi ternyata, aku siapkan pakaiannya ajah deh. ''
ucap rindu sambil beranjak dan menuju lemari untuk menyiapkan pakaian galang.
Rindu kembali duduk dan membawa al quran untuk di bacanya sambil menunggu waktu sholat isya.
Galang tersenyum dan langsung melaksanakan sholat setelah memakai pakaian yang di sediakan oleh rindu.
''Dari kapan tamu bulanan kamu pergi?? ''
ucap galang saat rindu menutup al quran nya.
''Barusan mas pas aku mandi ternyata udah bersih dan langsung deh bersih bersih, kenapa?? ''
jawab rindu dan galang langsung tersenyum.
__ADS_1
''Mas mau minta haknya mas dan pahala buat kamu loh sayang, mau kan??. ''
''Ihh.... mas galang mesum deh. ''
''Gak ada penolakan sayang, kamu harus mau dan mau yah. ''
Rindu langsung mengajak galang untuk sholat isya dan galang langsung menjadi imam sholat nya.
Galang langsung mengajak rindu untuk makan malam karena ibunya sudah menunggu.
Makan malam terasa begitu cepat oleh rindu dan galang dengan santainya mengajak rindu untuk istirahat, rindu pamit dan mengikuti galang menuju kamarnya.
''Kenapa tegang gitu?? mas gak nerkam kamu kok sayang. ''
ucap galang saat rindu terlihat begitu gak nyaman dan wajahnya tegang.
''Ya allah bagaimana ini, aku belum siap dan kalau nolak sangat berdosa sekali. ''
gumam rindu dalam hatinya dan galang semakin tertawa.
''Sayang udah dong jangan risau, ayo sana bersih bersih dan ganti pakaiannya kamu, mas tunggu dan jangan lama oke. ''
ucap galang sambil mengedipkan sebelah matanya.
Rindu selesai dengan urusan kamar mandinya dan langsung keluar dari kamar mandi lalu menghampiri ranjangnya karena galang tidak terlihat.
''Alhamdulillah.... mudah mudahan mas galang lupa deh dengan permintaan nya. ''
ucap rindu sambil merebahkan tubuhnya dan menyelimuti tubuhnya.
Galang hanya tersenyum saat masuk kedalam kamar melihat rindu yang pura pura tidur dan galang langsung naik ke ranjang lalu memeluk rindu dan mulai melancarkan keinginannya.
''Jangan menolak loh, dosa nya besar sayang dan ayolah mas udah cukup menahannya. ''
ucap galang dan rindu langsung membuka selimbutnya lalu mengangguk.
Galang tersenyum dan langsung mencium bibir rindu, tangannya terus menyusuri seluruh tubuh rindu, rindu hanya bisa pasrah dan menerima sentuhan galang, sentuhan yang pertama kali rindu rasakan.
Setelah berkabut dengan gairahnya, galang langsung melakukan penyatuannya dan entah kapan pakaian mereka terbuka sempurna.
''Mas mulai masuk yah, lakukan apapun yang kamu mau kepada mas kalau merasakan sakit. ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
Galang mulai dengan penyatuannya, perlahan tapi pasti galang berhasil masuk sempurna, rindu langsung menjerit dan menggigit bahu galang.
''Ya allah.... ini rasanya mengambil keperawanan, terimakasih ya allah dan sangat sempurna. ''
gumam galang sambil melakukan penyatuannya dan rindu terus menangis merasakan sakit dan perih.
''Ya allah sakit sekali dan perih, mana ada malam pertama enak, yang ada sakit. ''
gumam rindu dalam hatinya saat galang terus memacunya dengan cepat.
Beberapa saat kemudian galang dan rindu mencapai puncak nya dan mereka melenguh bersama.
Galang mencium kening dan bibir rindu setelah selesai dengan puncaknya.
''Makasih sayang, semua kamu jaga dan kamu adalah istri sempurna. ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
Setelah selesai galang menggendong rindu dan membantu rindu membersihkan tubuhnya, galang sebenarnya ingin mengulang kembali namun tidak tega melihat rindu yang kesakitan.
''Bobo yu sayang, biar besok subuhnya gak terlambat kan. ''
ucap galang saat selesai membantu mengeringkan rambut rindu.
__ADS_1
TBC.......