RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Hukuman Setimpal......


__ADS_3

Acara akad nikah pun selesai dan semua keluarga yang menghadiri juga beberapa tamu undangan sudah meninggalkan hotel.


Besok pagi adalah acara inti yaitu pesta raya pernikahan rindu dan galang.


Saat ini rindu sudah berada di dalam kamar pengantinnya sedangkan galang sedang mengurus pencarian galih dengan keluarga nya dan keluarga rindu juga.


''Om yoga maafkan reza, reza sudah menemukan dimana galih sekarang dan dengan siapa dia sekarang, galih memanfaatkan kartu milik kakaknya untuk membayar semua orang yang membanti dia untuk kabur, saya minta blokir sekarang akses kartu itu karen butik milik wanita itu saat ini sudah rata dengan tanah, apartemen masih nunggak pembayaran dan bangunan apartemen itu milik keluarga gemilang, maafkan reza karena sedikit kasar pada galih, ini hanya pembuktian karena galih berani mempermainkan keluarga gemilang dan membuat adik kesayangan saya sakit hati. ''


ucap reza dengan nada seriusnya dan membuat semua terdiam, papa haris pun melimpahkan semua kepada reza dan dia tidak ingin ikut campur.


''Reza semua terserah kamu, om juga sangat malu dengan tindakan galih dan om mendukung semua tindakan kamu. ''


ucap om yoga dan reza mengangguk.


''Aku juga udah blokir semua kartu yang ada di tangan galih, tapi sedikit terlambat karena galih mencairkan uang satu jam lalu. ''


ucap galang dan reza mengangguk.


''Biarkan sajah, karena semua akses sudah di tutup dan jalan satu satu nya yang terbuka adalah menuju ballroom hotel ini dalam waktu satu jam galih dan wanita itu akan datang kesini. ''


ucap reza dan semua mengangguk.


''Kita tunggu sajah. ''


ucap galang dan di angguki oleh om yoga.


Jauh dari hotel, sepasang kekasih sedang berada di tengah tengah pengawal suruhan reza dan galang.


''Lebih baik anda berdua ikut dengan kami, sebelum kami melakukan hal yang tidak tidak kepada kalian berdua. ''


ucap salah satu pengawal dan galih langsunh berdesis.


''Aku gak takut dan gak mau ikut dengan kalian. ''


ucap galih dan pengawal langsung menyeringai.


Hanya lima menit galih dan kekasihnya langsung bisa di lumpuhkan.


''Galih aku takut sekali. ''


ucap hana saat berada di sebuah mobil.


''Pokonya kamu ikuti ajah yah sayang, aku gak mau terjadi sesuatu dengan anak kita. ''


jawab galih menenangkan hana dan hana mengangguk.


Galih tak sadarkan diri saat di bius oleh pengawal dan pengawal menyuntikkan sesuatu ke tangan galih.


''Kalian apakan galih, pliis jangan buat galih terluka aku mohon. ''


ucap hana saat pengawal menyuntikan dua kali obat ke tubuh galih.


''Jangan banyak bicara karena ini semua akibat kamu, diam atau kamu akan kami suntikan obat juga seperti kekasihmu. ''


ucap pengawal dan hana langsung terdiam.

__ADS_1


Mobil sampai di ballrom hotel hanya tiga puluh menit pengawal berhasil membawa galih dan juga hana, tante hesti langsung menapar wajah hana dan om yoga langsung melerainya.


''Lepaskan mas, gara gara wanita ini galih kita sampai mempermalukan keluarga kita. ''


ucap tante hesti dengan amarahnya.


''Sudah biarkan dia sayang karena semua tindakannya akan mendapatkan akibatnya. ''


ucap om yoga sambil membawa istrinya menjauh.


Galang menghampiri galih dan membangunkannya, galih langsung membuka matanya dan tersentak saat di kelilingi keluarganya.


''Kamu mengecewakan ibu dan ayah, kamu di coret dari daftar nama keluarga mahardika. ''


ucap om yoga dan galih langsung diam.


''Kamu keterlaluan galih, kamu menggunakan siasat agar kakak menggantikan kamu kan galih, tapi kakak berterimakasih karena kamu telah melakukan hal itu, karena rindu adalah gadis yang kakak sayangi. ''


ucap galang dengan nada tegasnya.


''Apa kamu tidak meyesal dengan semua peelakuan kamu terhadap keluarga saya?? mana ucapan maaf yang harusnya kamu ucapkan. ''


ucap reza dengan nada tegasnya dan menatap tajam ke arah galih.


''Untuk apa aku minta maaf, aku gak salah apapun dan lagian aku gak mencintai rindu karena hana adalah calon ibu dari anakku dan dia yang aku cintai selamanya. ''


ucap galih dan membuat reza semakin kesal.


''Bebaskan laki laki brengsek ini, biarkan dia pergi dengan calon ibu dari anaknya. ''


Galih langsung pergi dari hotel dan menggandeng hana, tante hesti langsung menangis dengan sikap galih barusan.


''Kenapa anak itu begitu bodoh, dia akan menyesal dengan semua sikapnya barusan. ''


ucap tante hesti dengan tangisannya.


''Sudah bu, ada galang sekarang yang akan selalu di samping ibu dan ayah, maafkan sikap galang saat dulu yah bu, galang menyesal. ''


ucap galang dan tante hesti mengangguk.


''Oh iya, tuan reza ada satu hal yang belum saya sampaikan. ''


ucap galang dan reza mengerutkan keningnya.


''Panggil saya kakak jangan tuan, saya kakak nya rindu dan otomatis kakak ipar kamu kan dan panggil orang tua saya juga mama dan papa yah. ''


ucap reza dan galang langsung tersenyum.


''Iya baik kak, saya sebenarnya sudah pernah menikah dan istri saya meninggal saat kecelakaan lima tahun lalu. ''


ucap galang dan reza langsung menghembuskan nafasnya.


''Tidak apa apa galang, yang penting kamu tulus mencintai rindu dan menjaga rindu, bahagiakan rindu dan itu sudah cukup, papa dan yang lainnya gak akan terpengaruh dengan status kamu karena itu masa lalu kamu. ''


ucap papa haris dan galang tersenyum mengangguk.

__ADS_1


Semua keluarga langsung bubar dan kembali ke kamar masing masing untuk istirahat, sedangkan galang memilih untuk mengobrol dengan reza di restoran di dalam hotel.


Di perjalanan galih saat ini.....


Taksi yang di tumpangi galih di berhentikan karena ada razia dari kepolosian, saat giliran galih langsung di lakukan pemeriksaan.


''Selamat sore dan bisa kalian keluar dari taksinya untuk di lakukan penggeledahan. ''


ucap seorang Polisi dan galih mengangguk dan keluar dari mobil.


Saat melakukan geledah, polisi menemukan sepuluh gram obat terlarang di jaket galih dan setumpuk obat obat terlarang di tas milik hana.


''Ini bukan milik kami pak, saya bersumpah. ''


ucap galih dan polisi tetap menggiring galih dan hana ke kantor polisi.


''Nanti di kantor polisi sajah kalian berbicaranya karena kami menemukan barang bukti dan nanti akan di lakukan tes urine untuk memastikan. ''


ucap polisi dan galih pun pasrah sedangkan hana langsung menangis sesegukan.


Tiba di kantor polisi, galih dan hana langsung di minta untuk tes urine, hasilnya begitu mengejutkan galih positif pemakai sedangkan hana negatif tapi hana tetap terkena pasal karena barang bukti kepemilikan sedangkan galih langsung di jerat pasal berlapis.


''Ya tuhan, cobaan apa ini dan ini dia jawaban seringai licik dari si reza, akkhhh.... kurang ajar kau reza. ''


teriak galih prustasi sedangkan hana langsung menangis sejadi jadinya.


Di hotel saat ini....


Reza tersenyum manis saat mendapatkan laporan dari anak buahnya.


''Itu adalah hukuman setimpal untuk kalian berdua karena membuat adik kesayanganku kecewa dan sakit hati. ''


gumam reza dalam hatinya sambil tersenyum puas.


Galang langsung pamit menuju kamar hotelnya karena tubuhnya begitu lengket dan reza pun memberikan kotak berisi pakaian lengkap untuk galang kenakan.


TBC.......


.


.


.


.


.


..................


Hai kakak kakak semuanya jangan sampai bosan yah mengikuti alur ceritanya, ini up saya ke 4 hari ini dan semoga kakak kakak semua menyukainya.


Jangan lupa tinggalkan jejak yah di akhir membacanya.


Terimakasih semuanya dan semangat selalu.

__ADS_1


__ADS_2