RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Hadiah Untuk Rindu


__ADS_3

Satu minggu sudah rindu berada di negara francis menemani suaminya mengurus dokumen kepindahan perusahaan, pasangan rindu dan galang tidak seperti pasangan pengantin lainnya yang berbulan madu di negara francis, namun galang sibuk dengan perusahaan dan rindu tidak mempermasalahkannya karena ibu mertuanya yang selalu menemani keseharian rindu.


''Sayang..... kita jalan jalan yu, ibu pengeng keliling kota paris. ''


ucap tante hesti saat menghampiri rindu yang sedang berkutat dengan bunga di halaman belakang.


''Boleh ibu, rindu ijin mas galang dulu yah. ''


ucap rindu dengan nada senangnya dan tante hesti mencegah nya.


''Kamu bersiap sajah biar ibu yang hubungi suami kamu untuk meminta ijin. ''


ucap tante hesti dan rindu mengangguk.


Rindu langsung menuju kamarnya dan segera mengganti pakaiannya, rindu terlihat cantik dan rapih dengan style nya walaupun wajahnya tertutup cadar.


''Bagaimana ibu, apa mas galang memberikan ijin?? ''


ucap rindu saat menghampiri ibu mertuanya.


''Beres dan aman, ayo kita berangkat sekarang takut keburu panas. ''


jawab tante hesti dan rindu mengangguk.


Rindu dan ibu mertuanya di antarkan oleh supir yang di percayakan oleh galang, galang terlalu berlebihan padahal rindu sering melakukan perjalanan ke negara francis namun galang tidak mengetahuinya.


Sepanjang jalan jalan rindu terus bergandengan tangan dengan ibu mertuanya, tante hesti pun tidak menyangka kalau rindu mengetahui seluk beluk kota yang kini di pijaknya.


Setelah lelah berbelanja, rindu mengajak ibu mertuanya ke sebuah cafe outdoor karena cuaca sore ini sangat mendukung.


''Ibu gak nyangka kalau kamu hafal kota ini. ''


ucap tante hesti saat setelah memesan makanannya.


''Sebenarnya negara francis dan tepatnya kota kita ini adalah kota yang sering rindu jumpai bu, rindu hampir setiap bulan pasti kesini. ''


ucap rindu dan tante hesti mengangguk sambil tersenyum.


''Oh iya, galang meminta bukti kalau kita memang benar sedang di paris, galang sangat khawatir sama kamu padahal kamu sudah hafal sekali dengan kota ini. ''


ucap tante hesti dan rindu langsung tersenyum.


''Biarkan lah mas galang seperti itu ibu, nantinya kita kena imbasnya kalau mas galang marah, ayo ibu foto rindu sekarang dan kirimkan ke mas galang. ''


ucap rindu dan tante hesti langsung memfoto rindu.



''Cantik sekali sayang, ibu akan kirimkan sekarang juga ke nomer galang. ''


ucap tante hesti dan langsung mengirimnya ke nomer galang.


Rindu langsung membantu menata makanan saat pelayan membawakan makanan pesanannya dan rindu pun langsung berterimakasih.


Tanpa di duga galang langsung menelphone nomer rindu dan tante hesti langsung meminta rindu mengangkatnya.

__ADS_1


Dalam panggilan telphone......


''Assalamualaikum...... ''


''Walaikumsalam mas galang.... ''


''Kamu sama ibu sedang dimana itu, kenapa ada laki laki di belakang kamu?? ''


''Rindu sama ibu sekarang sedang makan di cafe outdoor mas galang dan otomatis pasti ada banyak orang juga kan, lagian tidak hanya ada laki laki kok dan perempuan juga disini banyak. ''


''Yasudah kalian jangan kemana kemana dulu, mas akan menghampiri kalian kesitu dan sekalian jemput kamu dan ibu, tunggu mas datang. ''


''Iya mas galang, rindu akan menunggu mas sampai datang. ''


''Yasudah mas tutup telphone nya, assalamualaikum. ''


''Walaikumsalam.... ''


Panggilan berakhir........


''Galang posesif sekali dia, sampai mau menyusul kesini segala. ''


ucap tante hesti dan rindu hanya tersenyum.


Rindu dan ibu mertuanya langsung memakan makanannya dan seperti biasa, rindu makan dengan santai dan tidak kesusahan dengan cadar yang menutup wajahnya.


Sepuluh menit kemudian galang datang dan langsung duduk di samping rindu sambil mengecup kening rindu tanpa segan.


Rindu langsung terdiam dengan sikap galang dan galang dengan santai nya memakan makanan yang ada di hadapannya yaitu milik rindu.


''Lain kali kalau mau makan jangan di outdoor yah, karena gak baik dan gak higienis loh, ayo habiskan makanannya dan kita pulang. ''


''Kenapa kamu harus menyusul sih, ganggu acaranya ibu sama rindu ajah. ''


ucap ibu hesti dan galang langsung tersenyum.


''Galang gak rela kalau istri galang ada yang memperhatikan dan menatapnya. ''


jawab galang dan tante hesti hanya mengangkat bahunya dan kembali memakan makanannya.


Galang terus menatap rindu yang sedang memakan makanannya tanpa kesusahan, bahkan galang tanpa ragu memeluk pinggang rindu dan rindu langsung menegang.


Galang langsung melepaskan pelukannya dan kembali memakan makanannya saat merasakan tubuh rindu menegang.


Setelah membayar tagihan makannya, galang langsung mengajak rindu dan ibunya untuk pulang dan rindu hanya bisa pasrah mengikuti galang.


''Ibu sama rindu belanjanya banyak sekali, kenapa gak sekalian tokonya di beli. ''


ucap galang sambil tersenyum.


''Kamu ini perhitungan sekali, lagian ibu belanja juga pakai kartu kamu kan yang di berikan ke rindu, ibu ngajak jalan tapi ibu yang lupa bawa dompet. ''


ucap tante hesti karena rindu yang membayar semua tagihan, karena tante hesti kelupaan membawa dompetnya.


''Ibu ma modus ngajak jalan tapi ternyata minta di bayarin deh, galang belum memberikan kartu atau uang ke rindu loh, itu artinya rindu memakai uang pribadinya. ''

__ADS_1


ucap galang dan tante hesti langsung memukul lengan galang.


''Keterlaluan kamu ini, kalau gak mampu memberikan pasilitas mewah biar ibu yang kasih pasilitas ke istri kamu, gak usah kamu yang siapkan. ''


''Astagfirullah.... ibu ini bicaranya ngawur, galang sibuk setiap hari dan gak teringat ajah, ibu tau sendiri kan setiap hari galang pergi pagi pulang larut, galang udah siapkan semua untuk istri galang jadi ibu gak usah memberikan apapun untuk istri galang. ''


''Awas ajah kamu gak kasih yah, memalukan. ''


Rindu hanya tersenyum saat melihat perdebatan suami dan ibu mertuanya.


''Kenapa kamu senyum senyum gitu sayang?? ''


ucap galang dan rindu langsung memalingkan wajahnya.


''Mas galang dukun yah, kenapa bisa tau kalau aku senyum senyum. ''


gumam rindu dalam hatinya dan galang langsung mengelus kepala rindu dengan penuh sayang.


Tante hesti hanya tersenyum melihat putra kebanggaannya yang dulu pergi dan sekarang telah kembali.


''Ibu bahagia galang dengan kebahagiaan kamu, semoga rindu menjadi jodoh yang terbaik untuk kamu. ''


gumam tante hesti dalam hatinya.


Mobil yang di kemudikan galang sudah sampai di kediaman rumah mewah milik galang, tante hesti langsung masuk menggandeng rindu dan membiarkan galang yang membawa barang belanjaannya.


Rindu saat ini ada di dalam kamar sambil menunggu galang yang sedang membersihkan tubuhnya, rindu pun sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santainya.


Galang tersenyum saat melihat rindu sedang merebahkan tubuhnya dengan pakaian santai dan galang langsung memakai pakaian yang di siapkan oleh rindu.


Galang menuju lemari dan kembali menghampiri rindu dengan membawa sebuah hadiah untuk di berikan ke rindu.


Rindu langsung duduk saat galang menghampiri nya.


''Sayang..... ini hadiah buat kamu, maaf baru memberikannya sekarang. ''


ucap galang sambil menyodorkan sebuah kotak kepada rindu.


''Ini apa mas galang?? ''


ucap rindu dan galang tersenyum sambil meminta rindu membuka hadiahnya.


Galang terus memperhatikan rindu saat ini, rambut rindu di ikat tinggi dan memakai pakaian yang terlihat seksi di tubuhnya.


''Itu hadiahnya buat kamu sayang, itu kartu buat kamu gunakan dan ingat jangan pernah memakai kartu milik kamu yah. ''


''Iya mas galang, makasih banyak untuk hadiahnya. ''


''Kamu sekarang terlihat seksi sayang, mas baru pertama melihat kamu memakai pakaian seperti ini dan rambut kamu di ikat ke atas, cantik sekali. ''


''Mas galang bikin aku malu ajah, rindu sekarang udah nyaman dengan kamar yang berbagi sama mas galang, maaf kalau rindu baru memberanikan diri memakai pakaian seperti ini. ''


''Sssttt..... gak apa apa sayang, gimana kamu nyaman nya ajah yah dan kamu pakai pakaian seperti ini saat berdua dengan mas Ajah. ''


''Pasti dong mas, aku mau memakai pakaian lebih terbuka di hadapannya mas galang ajah. ''

__ADS_1


Galang langsung tersenyum menggelengkan kepalanya, saat rindu bilang pakaian lebih terbuka padahal pakaian rindu sangat tertutup pakaian nya saat ini.


TBC...........


__ADS_2