RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Penjelasan galang kembali.....


__ADS_3

Malam hari tiba....


Setelah selesai dengan sholat isya, rindu dan galang memilih untuk berdiam di kamar karena makan malam pun mereka belum ingin.


''Mas galang.... emangnya aku di ijinkan yaah untuk kembali aktivitas di toko?? ''


ucap rindu saat sedang santai di balkon kamar dengan galang.


''Iya.... mas ijinkan, asal kamu tau batasan dan aturan ajah karena ada suami yang harus di prioritaskan. ''


jawab galang dan rindu tersenyum mengangguk.


''Aku akan tau batasan ko mas dan aku juga sadar kalau saat ini aku itu seorang istri dan memiliki suami, ada batasan yang harus aku jalani. ''


ucap rindu dan galang langsung mencium bibir rindu.


''Istri cerdas...... ''


ucap galang setelah mencuri ciuman pada rindu.


''Ayo masuk mas karena angin malam gak baik untuk kesehatan tubuh. ''


ucap rindu sambil masuk kedalam kamar dan diikuti oleh galang.


Galang tersenyum sambil berjalan di belakang rindu dan galang tau kalau rindu menghindarinya yang memang mengetahui kalau galang mencium bibirnya pasti ada kelanjutannya.


''Sayang..... kapan dede bayi akan hadir di dalam perut kamu ini?? ''


ucap galang sambil memeluk tubuh rindu dan mengusap perutnya.


''Baru juga kita melakukannya dan belum sebulan, gak akan langsung ada laah, karena semua itu ada prosesnya kan dan mudah mudahan secepatnya deh. ''


jawab rindu sambil tersenyum dan galang bahagia mendengarnya.


''Semoga sayang dan kita saat ini hanya perlu berusaha sajah iya kan?? ayo sayang.... ''


ucap galang sambil bergeliya memegang setiap inci tubuh rindu.


''Kamu ini mesum sekali, udah mas jangan sekarang deeh kan tadi sore udah loh. ''


''Gak nolak.... gak nolak, pokonya harus yaa. ''


Galang langsung membawa rindu menuju ranjangnya, seakan tidak ada lelahnya galang lagi dan lagi melakukannya, rindu yang lelah pun tidak bisa berontak karena hati dan fikirannya tidak satu tujuan.


Beberapa jam melakukannya dan membuat rindu terlelap karena lelah melayani keinginan suaminya.


Galang pun langsung ikut tertidur karena tenaganya pun terkuras untuk menyentuh tubuh rindu.


Pagi hari menjelang......


Seusai sholat subuh seperti biasa galang olah raga pagi dan rindu bersiap siap dan merapihkan kamarnya, mau buat sarapan pun tidak bisa karena di larang ibu mertuanya untuk masuk kedalam dapur.

__ADS_1


Rindu menyiapkan pakaian kantor saat galang masuk ke kamar dan langsung menuju kamar mandi, rindu sengaja menunggu galang selesai mandi karena ingin menanyakan beberapa hal.


Galang tersenyum menghampiri rindu saat keluar dari. kamar mandi.


''Ada apa lihatinnya seperti mau nerkam gitu?? ''


ucap galang dan rindu melototkan matanya.


''Kamu ajah yang terlihat mau nerkam, bukan aku. ''


ucap rindu sambil memalingkan wajahnya karena galang tidak malu saat melepaskan handuknya dan tubuhnya pun polos.


''Kamu ini malu malu kucing, padahal sangat suka dengan tubuhku ini kan, menikmati nya. ''


ucap galang menggoda rindu dan membuat kesal rindu.


''Stop mas galang, ngaco sekali kamu kalau bicara. ''


elak rindu dan galang langsung tertawa.


''Oke oke..... ayo bantu pasangkan kancing dan dasinya sekarang. ''


ucap galang mengalihkan kekesalan rindu.


Rindu langsung mengkancingkan kemeja galang dan galang terus menatap kecantikan rindu di hadapannya, wanita sempurna dan sangat pas apabila di pandang.


''Udah selesai dan ayo kita sarapan dulu mas. ''


''Kamu mau bertanya apa sayang?? ''


ucap galang saat rindu memalingkan wajah dan kembali merapihkan barang barangnya.


''Kamu siih bikin kesal jadinya aku lupa mau nanya ke kamu loh. ''


''Ayo tanyakan sayang?? ''


''Aku ke toko nya boleh bawa mobil sendiri kan?? ''


''Boleh sayang, karena mas gak akan melarang ruang gerak kamu dan semua akan sama seperti saat kamu sebelum menikah, lakukan apa yang membuat kamu nyaman. ''


''Makasih.....''


ucap rindu yang reflek memeluk galang dan galang membalas pelukannya dan mencium kening rindu.


Galang melepas pelukannya dan membawa rindu keluar dari kamar untuk menuju ke tempat makan dan sarapan.


''Pagi..... ''


ucap galang saat sampai di meja makan.


''Pagi juga.... ayo kalian duduk dan sarapan yaa. ''

__ADS_1


jawab ibu hesti dan galang mengangguk langsung duduk.


Rindu seperti biasa langsung melayani galang sebelum dia sarapan.


''Galang..... nanti ayah akan ke perusahaan keluarga gemilang, apa kamu mau ikut?? ''


ucap ayah yoga dan galang terdiam.


''Boleh deh ayah, sekalian galang mau bertemu dengan kak reza juga. ''


jawab galang dan ayahnya mengangguk.


Sarapan di mulai dengan kesunyian karena semua fokus dengan makanannya, setelah sarapan rindu dan galang langsung pamit bersamaan kepada kedua orang tuanya.


''Mas galang.... berarti aku gak usah undang kak reza ke toko kalau emang kalian akan bertemu di kantor. ''


ucap rindu saat galang akan masuk kedalam mobil.


''Iya gak usah sayang, mungkin nanti kita akan bersama sama datang ke toko nya dan mas akan jelaskan semua nanti saat ketemu kakak kamu. ''


ucap galang dan rindu mengangguk.


Galang pamit dan rindu mencium tangan galang, sedangkan galang mencium kening rindu.


Setelah mobil galang tidak terlihat, rindu pun langsung masuk kedalam mobil dan menuju toko nya yang sudah lama dia tinggalkan semenjak menikah.


Dua puluh menit kemudian rindu sampai di toko dan langsung masuk kedalam untuk menuju dapur karena rindu memiliki beberapa menu baru untuk di berikan kepada koki.


Rindu yang sudah kangen dengan tokonya langsung asik dan lupa akan waktu, hingga siang hari rindu baru menyadarinya.


Di perusahaan gemilang saat ini....


Galang sedang di ruangan kantor reza dan reza pun menyambutnya, galang berencana untuk menjelaskan semuanya.


''Langsung ke intinya sajah kak reza, karena saya gak mau berbelit belit. ''


ucap galang dan reza mengangguk.


''Baru kemarin aku mendapat kan laporan kalau mantan istriku selvie paramita adalah mantan kekasih kamu yang meninggalkan kamu saat sedang hamil dan menjebakku untuk menikahinya sumpah kak, aku gak tau kalau selvie adalah mantan kamu, aku kenal dengan selvie tiga bulan dan melakukan hubungan baru satu bulan dan selvie langsung meminta aku bertanggung jawab, saat ini aku pun mau bertanggung jawab dan menikahinya secara siri, namun kenyataan pahit pun terungkap karena selvie selalu menolak kalau aku menemaninya untuk cek kandungan dan saat itu aku mencari tau semuanya, kehamilan selvie memasuki bulan ke enam sedangkan pernikahan kami baru tiga bulan dan saat berhubungan kami baru sebulan, dari situ aku marah dan memaksa selvie untuk tes DNA tapi selvie menolak dan dia pergi dari rumah dalam keadaan marah lalu dia kecelakaan tunggal, selvie dan janin di perutnya meninggal di tempat kejadian, maafkan saya karena saya gak berniat merebut selvie dari kamu karena saya gak tau kalau selvie memiliki kekasih. ''


''Makasih galang karena kamu menjelaskannya, saya juga sudah mengetahui semuanya hanya menunggu kamu datang untuk menjelaskannya, kamu gak salah dan selvie lah yang salah, aku sadar saat memgetahui semuanya begitu bodohnya aku menunggu selvie dan menyia nyiakan istri sebaik tamara, itu adalah masa lalu kelam kita rangga, kamu harus mencintai rindu dan jaga dia sepenuh hati. ''


''Iya kak, aku sangat mencintai rindu dan beruntung mendapatkannya. ''


''Pastilah.... rindu masih suci dan dia sangat cantik bahkan melebihi kecantikan wanita ideal, udah jangan bahas yang lain sekarang kita ke toko rindu untuk di buatkan makan siang, karena tamara juga akan kesana siang ini. ''


Galang dan reza langsung menuju toko sweet cake dengan kendaraan yang berbeda, karena galang membawa mobil sendiri.


Galang merasa lega karena semua sudah tuntas dan saat ini dia akan selalu menomer satukan rindu, sepanjang perjalanan menuju toko nya rindu, galang terus mengembangkan senyumnya karena mengingat kenangan lama saat sebelum menikah yang datang setiap jam dua hanya untuk makan kue di toko rindu.


TBC.....

__ADS_1


__ADS_2