
Setelah keluar dari kamarnya rindu langsung menuju dapur dan membuka kulkas, rindu tersenyum bahagia karena ternyata persediaan makanan begitu komplit.
''Mas galang benar benar mengabulkan syaratnya dan di kulkas langsung deh tersedia bahan makanan, kasihan asistennya harus mencari bahan bahan masakan. ''
ucap rindu sambil tersenyum senang dan mulai dengan masakannya.
Saat asik dengan memasak galang menghampiri dan memberikan handphone rindu yang berdering.
''Sayang.... ini kak reza hubungi terus loh. ''
ucap galang sambil memberikan handphone milik rindu.
''Kamu kan bisa masak yah mas, lanjutkan dulu dan aku mau hubungi kak reza balik. ''
ucap rindu sambil menekan nomer reza dan galang melanjutkan memasak.
Dalam tiga kali nada panggilan reza mengangkat telphone nya.
Dalam panggilan saat ini....
''Deek.... kamu bandel yah, kakak bilang jangan bikin status perjalanan, jadinya tamara ingin liburan dan menyusul kesitu. ''
''Assalamualaikum..... ucapkan salam dong, ini malah marah marah. ''
''walaikumsalam..... habisnya kakak kesal sama kamu deek dan jadinya lupa. ''
''Ishhh.... jangan gitu dong dan lagian kak tamaranya ajah egois gak sadar dengan kehamilannya, udah jangan ganggu aku kakak. ''
Panggilan berakhir.....
Rindu langsung cemberut dan menghampiri galang yang sedang mengupas kentang.
''Kamu kenapa cemberut sih sayang??. ''
ucap galang saat rindu menghampirinya ke dapur.
''Kesal sama kak reza, aku di salahkan karena kak tamara ingin liburan dan semua salah kak tamara ajah tuh yang gak sadar dengan kehamilannya. ''
ucap kesal rindu dan galang menghembuskan nafasnya dengan kekesalan rindu.
''Kita lanjutkan masaknya yah, mas udah laper loh sayang dan gak tau ini bahan makanan mau di buat apa?? ''
ucap galang mengalihkan pembicaraan dan membuat rindu menggelengkan kepalanya.
Rindu tidak menjawab ucapan galang dan langsung melanjutkan memasaknya, galang pun membantunya dan rindu hanya diam fokus pada masakannya.
Empat puluh menit kemudian makanan selesai tersaji dan galang tersenyum senang saat melihat hasil masakan yang rindu masak pasti terlihat menggiurkan.
''Ayo mas galang kita makan sekarang, kenapa malah di lamunin makanannya. ''
ucap rindu sambil duduk dan menyiapkan piring juga alat makannya.
''Makanannya benar benar membuat ngences loh, makasih sayang. ''
ucap galang sambil menyuapkan makanannya yang sudah rindu siapkan.
Galang langsung tersenyum senang karena rasanya benar benar enak dan sangat lezat.
''Mas besok kita jadi kan jalan jalan keliling kota parisnya sama vania juga?? ''
ucap rindu dan galang mengangguk.
''Jadi dong sayang, kan tujuan utama kita kesini itu untuk liburan dengan vania. ''
ucap galang dan rindu tersenyum senang.
''Dulu setelah menikah kita datang ke negara ini dan tinggal di negara ini beberapa minggu tapi kita seperti orang asing dan tepatnya seperti kakak adik, tapi sekarang kita kesini dengan membawa buah cinta kita yaitu vania, aku bahagia mas karena bisa berpijak di negara ini dengan kamu lagi dan vania tentunya sekarang hadir di tengah tengah kita. ''
ucap tulus rindu dan galang tersenyum lalu mengusap pipi rindu yang meneteskan air matanya.
''Mas malah sangat bahagia karena kamu hadir di kehidupan mas saat ini, terimakasih dan i love you rinduku. ''
''I love you to galangku..... ''
Setelah selesai makannya galang langsung menuju kamar karena terdengar vania menangis, sedangkan rindu merapihkan piring piring kotor nya.
__ADS_1
''Loh.... kenapa malah keluar lagi mas, emang vania nya gak bangun?? ''
ucap rindu saat saat galang malah kedapur kembali.
''Vania tidur lagi sayang, makanya mas keluar lagi ajah mau menemani kamu, sekalian haus mau minum juga sayang. ''
ucap galang sambil meminum air di gelas.
''Ma galang.... ''
ucap rindu saat galang sedang meneguk air minumnya.
''Apa sayang?? ''
ucap galang sambil tersenyum nakal.
''Sana tunggu vania di kamar ajah, aku berani beresin semua sendiri dan gak minta di temenin kamu juga. ''
ucap rindu dan galang mengangguk lalu menuju kamar untuk menemani vania.
Rindu di dapur langsung menyelesaikan pekerjaannya dan begitu selesai langsung menyusul masuk kedalam kamar.
Rindu membersihkan tubuhnya dan langsung mengganti pakaiannya dengan piyama tidurnya.
''Vania tidurnya pulas banget yah, apa anak sekecil vania jetlag nya lama yah mas?? ''
ucap rindu sambil merapihkan tempat tidur vania.
''Iya sayang dan vania juga baru lima bulan jalan, wajar lah kalau lama keleyengannya. ''
ucap galang sambil merebahkan tubuhnya di ranjang dan mencium vania.
Galang langsung tertidur karena memang lelah setelah perjalanan panjang dan aktivitas panasnya tadi dengan rindu, sedangkan rindu masih bermain dengan handphone nya.
Rindu langsung menyimpan handphone nya saat terasa mengantuk, rindu merapihkan selimbut vania dan saat menyentuh kening vania, ternyata vania demam.
''Ya allah.... kenapa vania demam yah atau efek jetlag nya masih ada, ini kok panas sih tubuh vania. ''
''Alhamdulillah ternyata di bawa juga tempelan untuk kompres vania. ''
ucap rindu saat menemukan kompresan instan untuk vania.
Rindu langsung memasang kompresannya dan membawa vania menuju pangkuannya dan rindu langsung memberikan ASI untuk vania.
''Sehat yah sayang jangan sakit vania, bunda sama ayah kan sengaja ngajakin vania buat liburan. ''
ucap rindu saat menyusui vania sambil mengelus pipi vania.
Galang tertidur sangat lelap dan rindu merasa kasihan kalau harus membangunkan galang untuk memberitahukan keadaan vania.
Vania terus merengek menangis karena memang suhu tubuhnya panas dan rindu menggendongnya sambil terus menenangkan vania.
Galang membuka matanya dan tersentak saat mendengar vania menangis di gendongan rindu.
''Vania kenapa nangis sayang?? ''
ucap galang sambil menghampiri rindu.
''Tubuh vania demam mas galang dan vania rewel nangis terus. ''
ucap rindu dengan tangisnya dan galang langsung menggendong vania dan mendekapnya.
Vania langsung tenang dan menutup matanya saat galang menggendongnya.
''Kayanya vania masuk angin sama pusing perjalanan deh sayang, kalau besok masih panas kita panggil dokter yah dan mudah mudahan malam ini udah gak demam, vania masih ASI jadi akan sangat membantu kesembuhannya, udah jangan nangis dan panik jadinya vanianya ikut nangis dan gak mau tenang. ''
ucap galang sambil mengelus kepala rindu dan rindu langsung memeluk galang yang sedang menggendong vania.
''Aku cuma sedih ajah, vania jadi sakit karena aku maksa buat ajak liburan mas. ''
''Sssttt....jangan gitu, namanya anak kecil pasti keleyengan, mas ajah masih jetlag loh keleyengan kepalanya, apalagi vania dan vania juga udah tenang dan tidur juga. ''
Vania menangis saat galang menidurkannya di ranjang dan dengan terpaksa vania tidur di pangkuan galang, rindu mengambil alih pun vania gak mau dan tetap mau dengan galang.
Akhirnya galang tertidur dengan memangku vania dan rindu tidur di bahu galang sambil memegang lengan galang.
__ADS_1
Pagi hari menjelang......
Setelah sholat subuh galang kembali terlelap dengan memeluk vania, sedangkan rindu langsung membuatkan sarapannya.
Setelah selesai membuat sarapan rindu masuk kedalam kamar dan melihat vania masih tertidur lelap.
''Alhamdulilah.... demamnya udah turun. ''
ucap rindu saat memegang kening vania
''Kayanya hanya bisa menatap deh untuk sekarang, takut vania sakit lagi dan terjadii apa apa kan bahaya. ''
ucap rindu saat menatap kota paris dari jendela kamarnya.
Rindu tersenyum saat vania sudah membuka matanya dan langsung memberikan ASI dan vania ternyatamau meminum ASI gak seperti semalam vania menolak terus.
''Gak mandi dulu yah sayang, bunda lap pake air hangat ajah yah biar tubuh kamu gak keringetan. ''
ucap rindu sambil menidurkan vania dan menyiapkan air hangat untuk menyeka vania.
Vania terus tersenyum saat rindu menyeka tubuhnya dan rindu langsung memakaikan pakaian kembali takut vania kedinginan.
''Gak mandi juga vania tetap cantik dan wangi, bangunin ayah yah karena bunda mau beresin bekas airnya dulu sayang. ''
ucap rindu dan vania hanya tersenyum.
''Pagi anak ayah.... ''
ucap galang saat membuka matanya dan vania sedang menatapnya.
''Mas ke air sana dan kita sarapan dulu yu, aku laper soalnya mas. ''
ucap rindu dan galang mengangguk.
Rindu langsung menggendong vania dan mencium kening vania penuh sayang sambil menatap kota paris dari jendela kamar sambil menunjukannya pada vania.
''Kita hanya menatapnya disini sayang, nanti vania udah bisa jalan kita jalan jalan disana yah. ''
ucap rindu sambil mencium kepala vania yang terlihat senang menatap pemandangan di hadapannya.
''Alangkah bahagianya aku memilikimu yang membukakan dunia dengan peta seluas luasnya, aku yang berjalan dan kau yang mengawasi dari kejauhan saat melintas kedepan dan tak kutemukan dirimu tertidur ataw berjaga menungguku, maka sebalik tubuhmu tak kutemukan lagi dunia, mencintaimu seperti berada di dalam taman melihat bunga bunga mekar dan wanginya membuat semua orang datang, maka kita pun jalan saling berdekapan dan tak pernah satu diantara kita adalah beban. ''
gumam rindu dalam hatinya sat menatap galang yang yang sedang memakai pakaian yang di siapkan olehnya.
''Kita jadinya hanya bisa menatap nya dari jauh mas galang, kalau kita paksakan kesana takut vania sakit lagi dan aku gak mau egois. ''
ucap rindu sambil menunjuk menara eiffel saat galang menghampirinya.
''Suatu saat kita bisa datang lagi kesini dan yang paling penting saat ini adalah vania, makasih kamu udah mau mengalah untuk putri kita sayang. ''
uap galang sambil memeluk rindu yang sedang menggendong vania.
''Iya lah mas, vania prioritas utama untuk saat ini bukan kesenangan kita kan. ''
ucap rindu dan galang langsung mencium kening rindu dan membawa vania kedalam gendongannya.
''Kebahagiaan sempurna adalah saat kita bisa bersama orang yang paling kita sayangi dan mas saat ini bahagia karena ada kamu dan vania saat ini, semoga bahtera rumah tangga kita abadi sampai ajal memisahkan dan menua bersama. ''
ucap galang dan diaminkan oleh rindu.
TAMAT.........
...****************...
***Hai kakak kakak semuanya gak kerasa yah cerita nya ending, maafkan kalau endingnya kurang bagus dan makasih untuk semua yang udah mendukung ceritanya dari awal hingga akhir cerita.
Makasih juga kepada kakak kakak yang sudah memberikan like, komentar, hadiah dan voute nya untuk cerita ini.
Tetap dukung cerita yang lainnya yang saya buat yah, sampai ketemu di cerita selanjutnya dan jangan lupa jaga kesehatan, LOVE YOU ALL 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤣***
__ADS_1