RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Syukuran Empat bulan.....


__ADS_3

Hari minggu yang tidak biasanya, rumah keluarga mahendra begitu ramai oleh keluarga dan tamu undangan syukuran empat bulan kehamilan rindu.


Rindu dan galang memakai pakaian senada dan raut wajah galang begitu bahagia karena hampir tujuh tahun dia tidak pernah merasakan kehangatan keluarga dan hari ini galang begitu bahagia dengan semuanya.


Keluarga gemilang pun sebagian ada yang datang, rindu begitu bahagia karena keluarganya bisa datang walaupun tidak semua datang tapi rindu tetap bahagia.


Syukuran empat bulanan nya di mulai dan lancar hingga tiga jam kemudian, tamu undangan di berikan souvenir rata semuanya, seluruh keluarga besar langsung di jamu makan oleh tante hesti.


Syukuran empat bulan pun di sulap seperti hajatan karena tante hesti menyiapkan makanan seperti parasmanan di acara pesta pernikahan.


''Mas ini terlalu berlebih deh syukurannya, ini pesta namanya loh. ''


ucap rindu saat galang menyuapinya makan.


''Udah jangan protes yah, ibu bilang ini syukuran kehamilan kamu dan syukuran kesehatan untuk kita semua, lagian kan semua keluarga juga ikut kumpul dan mas bahagia sekali. ''


ucap galang dan rindu pun mengangguk.


Tamara dan reza menghampiri rindu, rindu seperti biasa langsung memeluk reza dan galang juga tamara hanya menggelengkan kepalanya.


''Kamu berisi sekarang deek tubuhnya. ''


ucap reza dan rindu langsung tersenyum kecut.


''Kak reza muji apa muji ke aku, udah tau lagi hamil ya pasti aku gembul lah. ''


ucap rindu dan reza langsung tersenyum sambil mengelus pipi rindu.


''Oh iya, kakak mau kasih kabar gembira sama kamu loh rindu. ''


ucap tamara dengan senyum bahagianya.


''Kabar gembira apa kak?? ''


ucap rindu dengan antusianya.


''Kakak sedang hamil juga dan baru masuk minggu ke tujuh sekarang. ''


ucap tamara dan rindu langsung tersenyum bahagia.


''Alhamdulillah.... aku akan punya keponakan dan anak dalam waktu berdekatan, selamat yah dan ingat jaga kandungannya, jangan terlalu cape kak. ''


ucap rindu dan tamara tersenyum.


''Kak reza kurangin cueknya dan harus perhatian lebih sama kak tamara yah, karena wanita hamil itu butuh perhatian ekstra dan ingat jangan nyentuh kak tamara sampai usia kandungan empat bulan. ''

__ADS_1


ucap rindu dan reza mengerutkan keningnya.


''Kamu ini ngaco, tamara juga ngerti harus bagaimana dengan kehamilannya, masa kakak harus puasa. ''


ucap reza dan galang tertawa.


''Kak reza harus kuat lah, aku ajah sampe sekarang masih takut nyentuh rindu, takut pendarahan lagi. ''


ucap galang dan reza mendelik sebal.


''Itu karena kamu kasar mainnya makanya sampe pendarahan gitu. ''


''Udah jangan debat, galang kamu udah boleh nyentuh rindu karena kandungan rindu sudah masuk tujuh belas minggu jadi aman, asal jangan terlalu kasar ajah mainnya dan harus dengan kelembutan, rindu pendarahan itu karena sedang hamil muda dan kalian mainnya terlalu kasar makanya pendarahan, begitu. ''


ucap tamara menjelaskan ketakutan galang dan galang mengangguk tersenyum.


''Kakak kenapa malah kasih tau bukannya biarkan ajah mas galang takut. ''


uap rindu dan membuat galang langsung mencubit hidung rindu.


''Kamu ini gak kasihan sama suami harus puasa terus gitu. ''


ucap galang dan rindu memanyunkan bibirnya.


Tamara dan reza pamit dan bergabung dengan keluarga lainnya, rindu dan galang pun selesai makannya dan rindu langsung menggunakan cadarnya untuk bergabung dengan keluarga lain.


''Anak papa yang paling cantik sebentar lagi jadi ibu, ingat kurangi teriak teriaknya yah dan bersikap anggun mulai sekarang. ''


ucap papa haris dan rindu langsung memanyunkan bibirnya.


''Papa jahat sama aku, aku gak bisa berubah karena aku bukan tokoh super hiro. ''


ucap rindu dan papa haris langsung tersenyum.


Rindu langsung di ajak untuk menghampiri sahabat galang dan rindu mengiyakannya karena dia akan bertemu olivia sahabatnya.


Rindu langsung berpelukan dengan olivia dan menyapa istri dari sahabat galang, semua langsung mengobrol dan berbaur.


Rindu dan olivia yang akraban pun gak susah untuk berbaur dengan yang lainnya, galang begitu bahagia karena rindu menerima sahabatnya dengan ramah dan akrab.


...****************...


Acara pun selesai dan keluarga besar galang juga keluarga besar rindu yang hadir pun pamit pulang, galang yang mewakili rindu karena rindu saat ini sedang merebbahkan tubuhnya di ranjangnya di temani tamara di dalam kamar rindu.


Mama hanum tidak langsung pulang dan memilih untuk tetap menunggu di kediaman besannya karena papa haris sedang ada pembahasan penting mengenai perusahaan dengan ayah yoga, reza dan juga galang.

__ADS_1


Di kamar rindu saat ini....


''Kak tamara bahagia sekali kayanya, bisa hamil sama kak reza yang kaku dan dingin itu. ''


ucap rindu saat memperhatikan tamara yang terlihat bercahaya dan itu karena tamara sedang bahagia.


''Kakak sangat bahagia rindu, pengorbanan kakak sangat berarti karena mas reza saat ini membalas cinta kakak dan kakak senang sekali, sekarang kakak kan lagi hamil dan mas reza begitu posesif juga. ''


ucap tamara dan rindu bahagia mendengarnya.


''Terimakasih karena kakak mau berjuang, maaf karena kak reza kakak harus melepaskan impian kedoteran kakak deh, rindu doaka yang terbaik untuk rumah tangga kakak yah. ''


''Kenapa minta maaf rindu, kakak malah bahagia setelah mengundurkan diri dari dunia medis dan kakak malah nyaman dengan gelar saat ini, ibu rumah tangga dan sebentar lagi jadi seorang ibu. ''


''Syukur lah kak dan mama juga di rumah gak akan sepi lagi karena ada cucu dari kak reza juga, tadinya rindu bingung kak karena mama juga pengen rindu tinggal di rumah saat udah lahiran tapi karena kakak hamil sekarang jadi rindu bisa menolak. ''


''Iya rindu mama juga bilang ke kakak, dia ingin kamu di rumah karena mama juga ingin mengurus anak kamu juga, tapi kemarin saat tau kakak hamil mama bilang gak akan maksa karena mama juga punya cucu dari reza, kakak bahagia sekali rindu. ''


''Iya kak, makasih karena kakak hadir di keluarga gemilang dan membuat keluarga jadi hangat, rindu sudah milik keluarga mahendra dan gak bisa sepenuhnya berada di keluarga gemilang. ''


''Pokonya kamu juga kali kali harus pulang dan menginap yah, biar mama bahagia terutama papa karena papa jadi pendiam semenjak kamu menikah. ''


Rindu dan tamara mengobrol terus hingga ketukan pintu menghentikan obrolannya.


''Sayang.... mama mau pamit pulang yah, kamu jaga kesehatan dan jangan bekerja yang berat berat, kapan kapan menginaplah di rumah mama yah. ''


ucap mama hanum saat masuk kedalam kamar rindu.


''Makasih karena mama sudah mau datang, insya allah rindu akan menginap di rumah mama, maaf rindu gak bisa antar kedepan. ''


ucap rindu saat melepaskan pelukan dari mamanya.


''Udah gak apa apa sayang, mama pulang yah sayang. ''


ucap mama hanum dan rindu mengangguk.


Papa haris dan reza pun masuk kedalam kamar untuk pamit, rindu langsung memeluk papanya dan di balas dengan ciuman di puncak kepala rindu oleh papa haris.


''Papa pulang yah sayang, jaga kesehatan kamu jangan terlalu kecapean dan jangan terlalu fokus dengan toko kamu yah. ''


ucap papa haris dan rindu mengangguk.


Setelah keluarganya pamit rindu langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, galang ikut mengantar keluarga mertuanya karena rindu istirahat di kamarnya.


''Ya allah terimakasih untuk semua nikmat yang engkau berikan kepadaku, kebahagiaan yang sangat sempurna karena engkau mempercayaiku untuk hamil, terimakasih ya allah. ''

__ADS_1


ucap rindu sambil mengelus perutnya yang sudah terasa menonjol.


TBC.....


__ADS_2