
Pagi hari menjelang.....
Di kediaman mahendra saat ini, rindu sedang membuatkan sarapan dan pelayan membantunya, tante hesti langsung tersenyum melihat rindu sedang menata makanannya di meja makan.
''Sayang....ko kamu sih yang siapkan sarapannya?? ''
ucap tante hesti saat menghampiri rindu di meja makan.
''Gak apa apa ibu, lagian ini kan perdana rindu tinggal di rumah ini dan masa rindu malas malasan ajah kan gak enak juga. ''
jawab rindu dan tante hesti langsung cemberut.
''Rindu sayang, ibu menyiapkan banyak pelayan untuk membantu kita semua agar kamu gak usah repot mengerjakan pekerjaan rumah, pokonya ini terakhir kalinya kamu memasak yah sayang, ada koki terbaik di dapur yang akan membuatkan makanan, mengertikan sayang?? ''
''Iya deh tapi sesekali rindu bolehkan masak untuk ibu, ayah dan mas galang?? ''
''Boleh banget tapi jangan keseringan juga, yasudah panggilkan galang kita sarapan bersama karena ibu juga mau manggil ayah. ''
Rindu langsung menuju kamarnya untuk membangunkan galang karena sehabis sholat subuh galang memilih untuk tidur kembali.
''Mas galang ayo bangun, kita sarapan dulu sebelum ke rumah mama. ''
ucap rindu sambil mengelus punggung galang yang sedang tertidur.
Galang langsung duduk dan rindu memberikan air minum untuk galang, saat ini galang masih mengenakan sarung dan kaosnya karena galang langsung tertidur setelah sholat subuh.
''Masih ngantuk banget loh. ''
ucap galang sambil memberikan gelas kosong ke rindu.
''Salah siapa bergadang semalam, kan bisa besok lagi loh mas galang dan sekarang ayo cuci mukanya kita sarapan dulu dan aku harus ke rumah mama. ''
ucap rindu sambil berjalan menuju jendela dan membuka gorden lalu jendelanya dan mematikan AC nya.
Galang menghampiri rindu dan langsung memeluknya, rindu terus melepaskan pelukannya dan galang semakin kencang memeluknya.
''Mas galang lepas dong kita harus sarapan dulu dan ibu pasti sudah nunggu, gak baik membuat orang tua menunggu kita. ''
ucap rindu dan galang melepaskan pelukannya.
''Awas ajah nanti malam gak akan mas lepasin kamu yah, lihat ajah. ''
ucap galang sambil masuk kedalam kamar mandi dan rindu langsung tersenyum.
Rindu merapihkan ranjangnya dan melipat sarung bekas galang, rindu duduk dan menunggu galang yang sedang di kamar mandi.
''Loh ko masih di kamar, di kira udah duluan loh keluar kamar. ''
ucap galang yang keluar dari kamar mandi dengan tubuh segar setelah mandi.
''Ga enak lah kalau keluar kamar sendirian dan lebih baik nunggu mas galang ajah. ''
jawab rindu dan galang tersenyum.
Rindu langsung masuk ke dalam kamar mandi setelah menyiapkan pakaian galang, galang seperti kecanduan saat rindu menyiapkan pakaiannya dan galang gak akan memakai pakaian kalau rindu belum menyiapkannya.
Di kediaman mewah gemilang.....
__ADS_1
''Mama beneran udah hubungi rindu dan memastikan kalau dia pulang kan hari ini?? ''
ucap reza dan mama hanum langsung kesal.
''Bosen tau mama menjawab pertanyaan kamu, sana cari tau sendiri ajah kalau gak percaya. ''
ucap mama hanum dan reza langsung kesal.
''Mama ko sewot sih kan reza hanya memastikan ajah, lihat sampe sekarang rindu belum datang ajah. ''
ucap reza dan mama hanum memilih untuk ke ruang tengah karena ada pihak salon yang sedang menghias barang barang seserahan untuk reza.
''Awas yah kamu rindu kalau sampai gak datang hari ini kakak akan marah ke kamu. ''
ucap reza saat menghubungi nomer rindu namun tidak di angkatnya.
''Pengantin resah menunggu adiknya datang kan aneh sekali, harusnya resah karena akan mengucapkan kalimat sakral yang mengikat pasangan, dasar reza kakak yang sangat aneh. ''
gumam mama hanum saat melihat kekesalan di wajah reza dan membantu merapihkan barang barang yang ada di hadapannya.
Tepat pukul sepuluh rindu memasuki rumahnya dan langsung masuk ke ruangan tengah.
''Assalamualaikum..... ''
ucap salam rindu saat menghampiri ke ruang tengah rumahnya.
''Walaikumsalam..... adduuuh anaknya mama akhirnya datang juga sayang. ''
jawab mama hanum dan langsung memeluk rindu.
''Kangen banget sama mama. ''
Galang masuk lalu mengucapkan salam sambil mencium tangan mama hanum.
''Aduuh menantu mama tambah ganteng ajah deh. ''
ucap mama hanum dan galang langsung tersenyum.
''Baguus.... baguuus.... sekalian ajah kamu jangan datang deek. ''
ucap reza saat menghampiri ke ruang tengah karena mendengar suara rindu.
''Kakak..... ''
ucap rindu sambil berlari dan memeluk kakaknya.
''Maaf yah galang, jangan marah dengan sikap rindu dan reza, mereka sangat dekat soalnya dan dari kemarin sore reza terus menanyakan rindu. ''
ucap mama hanum saat galang memperhatikan istri dan kakak iparnya.
''Iya mama gak apa apa ko. ''
jawab galang dan mama hanum tersenyum.
Mama hanum memilih melanjutkan kembali membatu menghias sedangkan galang menghampiri reza dan rindu.
''Ada apa kak, kenapa terlihat seperti sedih gitu dan ayo cerita ke rindu. ''
__ADS_1
ucap rindu dan reza mengangguk.
Galang menghampiri dan langsung bersalaman dengan reza dan rindu masih setia menempel di lengan reza, galang hanya iri melihat rindu dengan reza sedangkan dengan galang pasti rindu canggung.
''Galang kita ke tama belakang ajah, sekalian kita mengobrol juga kan. ''
ucap reza dan galang mengangguk dan mengikuti reza dan rindu.
Rindu melepaskan cadarnya dan duduk di kursi dekat dengan taman, reza dan galang duduk bersebelahan.
''Gimana selama di francis, kamu gak kesulitan kan deek?? ''
ucap reza dan rindu menggelengkan kepalanya.
''Gak lah kak malah rindu cuma diam di rumah dan gak bisa kemana kemana. ''
ucap rindu dan reza mengerutkan keningnya.
''Francis kan seperti negara kedua kamu masa gak jalan jalan, takut kesasar apa takut di culik?? ''
''Ngaco.... rindu hanya patuh perintah suami ajah. ''
''Galang kamu gak tau kalau francis itu negara singgahan rindu setiap bulan pasti kesana dia. ''
ucap reza dan galang menggelengkan kepalanya.
''Udah jangan di bahas kak dan gak penting juga kan. ''
ucap rindu da reza mengangguk.
''Gini deek, kakak melakukan kesalahan yang menyebabkan kakak harus menikahi tamara tapi sumpah deek cuma satu kali. ''
ucap reza dan rindu melototkan matanya.
''Kak reza berzina dengan kak tamara?? ''
ucap rindu dan reza mengangguk.
''Astagfirullah.... kak itu dosa besar loh, kenapa kakak melakukannya dan bukannya kakak gak mencintai kak tamara. ''
ucap rindu dengan nada marah dan kesal.
''Laki laki mana yang gak tergoda kalau di suguhi wanita tanpa busana deek dan tamara terus menggoda kakak, kakak udah nolak tapi tubuh kakak merespon lain lagi, kakak takut tamara hamil makanya meminta secepatnya menikah. ''
''Kak reza gak bercermin dengan kejadian enam tahun lalu yah, saat selvie dengan sengaja meminta kak reza menghamilinya dan dengan santainya meninggalkan kakak karena memilih laki laki lain, kak jangan pernah melakukan dosa lagi dong, sekarang kakak hanya harus menerima kak tamara dan cintai kak tamara, dia wanita baik dan gak seperti si selvie itu. ''
''Kakak sampai sekarang belum ada hati ke tamara, hanya kagum ajah. ''
''Cinta akan tumbuh karena terbiasa kak, pasti setelah menikah kalian akan bersama dan mudah mudahan kakak bisa mencintai kak tamara. ''
Galang hanya diam dan tersentak saat mendengar nama selvie yang di sebutkan oleh rindu, galang akan menanyakan nanti saat berdua dengan rindu mengenai mantan reza yang kabur dengan keadaan hamil.
''Lusa kakak akan menikah dan kakak takut deek, enam tahun berlalu tapi selvie masih ada di dalam hati kakak dan entah bagaimana kabar dia sekarang, bagaimana kabar anak kakak juga sekarang. ''
ucap reza dengan nada sendunya.
''Udah ahh jangan bicarakan wanita gila itu, rindu nanti kesal jadinya. ''
__ADS_1
jawab rindu dengan nada kesal dan reza mengangguk.
TBC.......