
Setelah kepulangan keluarga tante hesti, reza langsung mengantarkan tamara untuk pulang dan rindu saat ini langsung menyendiri dan berdiam di kamarnya.
Di perjalanan reza dan tamara saat ini.....
''Kamu gak risih emangnya pakai hijab gini?? ''
ucap reza dan tamara menggelengkan kepalanya.
''Nyaman sekali ternyata memakai hijab, rindu emang membawa energi positif deh. ''
ucap tamara dan reza hanya melirik dan kembali fokus dengan kemudinya.
''Itu lah rindu, dia adik yang hebat dan saya sedih karena mama sama papa malah menjodohkan rindu dengan laki laki yang tidak rindu kenal, saya kira dengan menerima perjodohan dengan kamu, rindu akan terbebas dengan perjodohannya tapi di luar kuasa malah rindu yang akan di percepat pernikahannya. ''
ucap reza dengan nada sendu dan membuat tamara terdiam.
''Apa itu artinya kamu akan membatalkan perjodohan kita reza?? ''
ucap tamara dan reza hanya mengangkat bahunya.
Tak ada obrolan lagi karena tamara hanya diam dan reza pun hanya diam, mobil sampai di pekarangan rumah tamara dan reza langsung berpamitan karena sudah memasuki malam.
''Reza.... semoga perjodohan kita tidak kamu tolak yah, walaupun rindu di jodohkan juga pada akhirnya, aku nyaman sama kamu. ''
ucap tamara saat mobil reza keluar dari area pekarangan rumahnya.
Tamara masuk kedalam rumah dan ternyata sudah sepi, tamara memilih langsung menuju kamarnya untuk istirahat.
Di kediaman keluarga tante hesti....
Galih langsung menuju kamarnya dan tidak berkomentar masalah perjodohannya, tidak ada pilihan lain yang harus galih ambil yaitu menyetujui perjodohannya dengan rindu.
''Ayah dan ibu kenapa gak ngerti sih, aku gak bisa menikahi gadis aneh itu dan hanya hana yang aku inginkan saat ini. ''
ucap galih sambil menatap foto hana yang sedang di peluknya.
Di kediaman rindu saat ini....
Reza langsung menghampiri rindu ke kamarnya dan ternyata rindu masih terjaga sambil memainkan leptopnya.
''Boleh kakak masuk?? ''
ucap reza saat membuka pintu kamar rindu dan jawaban rindu hanya mengangguk.
''Kak tamara sudah selamat sampai rumahnya kan kakak?? ''
__ADS_1
ucap rindu saat reza duduk di sampingnya.
''Udahlah, kamu sepertinya nyambung dengan tamara, apa ini sebuah kode?? ''
''Bukan kode tapi emang rindu ingin tau ajah, kakak menerima perjodohan kak tamara kan?? ''
''Entahlah deek, tadinya kakak mau menerima perjodohan agar kamu gak di jodohkan, ehh.... malah kamu juga ikut di jodohkan. ''
''Kak jangan batalkan perjodohn nya yah, kak tamara itu wanita baik dan sangat baik, dia juga sayang sama kakak malah sangat tulus loh, coba buka hati kakak dan terima kak tamara. ''
''Entahlah deek, kakak masih takut sama perjodohan kamu, kakak banyak mendengar mengenai galih yang playboy dan dia juga sangat intim dengan pacarnya yang sekarang, kakak gak mau kamu hanya di jadikan siksaan sama galih. ''
''Sssttt.... kakak jangan bilang gitu, rindu ikhlas menerima perjodohan ini dan rindu juga akan ke tanah suci mekkah untuk beribadah, rindu juga akan berdoa agar allah memberi petunjuk untuk perjodohan ini dan rindu yakin kalau allah akan memberikan jawaban yang terbaik. ''
''Rindu, Kamu kalau gak mau tolak ajah yah sayang, kakak gak mau kamu menderita nantinya. ''
''Udah ahh, sana kakak pulang ke kamar kakak karena rindu juga ngantuk mau tidur. ''
ucap rindu mengusir reza dan reza langsung keluar dari kamar rindu setelah mengelus kepala rindu.
Setelah reza keluar dari kamarnya rindu masih terdiam dan merebahkan kepalanya pada sandaran sofa di kamarnya.
''Ya allah ikhlaskan hatiku untuk menerima apapun yang sudah engkau rancang dan engkau berikan untukku, karena sesungguhnya apa yang sudah engkau beri untukku, adalah sudah pasti yang terbaik untukku. Dan engkau adalah sebaik baiknya perencana, jika hatiku lemah, kuatkan lah jika hatiku sudah betul betul patah tolong luruskanlah. ''
ucap rindu dalam lamunannya saat menatap langit langit kamarnya.
Pagi hari menjelang.....
''Selamat pagi sabtu ceria..... ''
ucap rindu saat membuka matanya dan merenggangkan otot tangannya.
Rindu langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan segera menuju toko karena sudah bisa di pastikan weekend akan sangat ramai dari weekday.
''Pagi mama..... ''
ucap rindu dengan senyum ceria nya dan membuat mama nya melongo tak percaya.
''Mama ihh.... rindu nyapa ko gak di jawab. ''
''Itu karena mama sedang fokus sama makanannya deek. ''
jawab reza sambil menuruni tangga dan duduk di kursi meja makan.
''Duuh kakakku santai sekali mentang mentang hari sabtu, bantu rindu di toko yu layani pelanggan soalnya kalau weekend pasti ramai. ''
__ADS_1
''Berani bayar berapa kalau kakak mau bantu kamu di toko, melayani pelanggan lagi?? ''
''Ahh.... kakak sangat perhitungan sekali. ''
''Stop debat, ayo kita sarapan dulu. ''
ucap papa haris sambil duduk di samping reza dan semua langsung memulai makan nya.
''Mama....insaya allah, rindu minggu depan akan berangkat ke tanah suci mekkah untuk umroh dan nanti setelah pulang dari sana rindu akan memberitahukan menerima atau gak nya perjodohan ini dan rindu harap mama sama papa jangan memaksa rindu untuk menerimanya karena rindu juga punya hak menentukan masa depan rindu dan satu lagi, rindu gak mau membuka cadar untuk laki laki itu walaupun nanti saat lamaran, rindu akan membuka cadar saat setelah sah menjadi suami istri di mata hukum dan agama. ''
ucap rindu penuh dengan keyakinan dan membuat papa juga mama nya setuju.
''Lakukan apa yang kamu mau sayang, kalau itu masih di tahap kewajaran, karena papa yakin kamu akan memberikan jawaban terbaiknya dan papa akan mendukung semua dan gak akan memaksakan kehendak, kamu berhak bahagia sayang dan menentukan pilihan kamu, beribadahlah dengan tenang dan khusyu. ''
ucap papa haris dan rindu mengangguk tersenyum.
Setelah acara sarapannya, reza dan rindu langsung menuju toko sweet cake dan reza bersedia membantu melayani pelanggan di toko rindu.
''Apa mau kakak antar deek pergi umroh nya?? ''
ucap reza di sela sela kemudi nya.
''Gak usah kak, rindu lagi ingin sendiri ajah dan lagian di kantor juga lagi banyak kerjaan kan, disana cuma sepuluh hari dan total sama perjalanan pulang pergi itu empat belas hari, gak lama dan rindu juga menggunakan jasa travel umroh jadi aman dan banyak teman juga. ''
ucap rindu dan reza tersenyum sambil mengelus kepala rindu.
Mobil reza sampai di area parkir toko milik rindu dan benar dugaan rindu, toko sudah ramai karena di parkiran begitu penuh dengan kendaraan.
''Ayo deek, kakak siap bantu kamu jadi pelayan. di toko ini. ''
ucap semangat reza saat berjalan memasuki area toko.
Rindu langsung menuju ruang kerjanya dan memberikan topi dan celemek untuk kakaknya agar sama seperti pegawai lainnya.
Reza dan rindu langsung memulai pekerjaannya dan rindu sangat bahagia karena kakak nya begitu ramah kepada pelanggan yang datang.
TBC......
.
.
.
.
__ADS_1
.
..................