RINDU Milik GALANG

RINDU Milik GALANG
Menuju Tamat.....


__ADS_3

Hai kakak kakak semuanya, maafkan kalau cerita nya akan saya tamatkan, up selanjutnya mungkin akan tamat dan up sekarang adalah satu menuju tamat.


Terimakasih kepada kakak kakak yang selalu setia mendukung ceritanya, selamat membaca.


...****************...


Sepenggal kisah kehidupan galih.


Galih saat ini memutuskan untuk mengawali hidupnya di sebuah kota kecil jauh dari keramaian kota, berbekal sejumlah uang yang lumayan besar dari galang dan rindu, galih memulai bisnis nya dari nol.


Di sebuah rumah sederhana yang merangkap dengan tempat tinggalnya, galih mendirikan sebuah kedai coffe dan cemilan.


Galih mendirikan kedai coffe bersama teman saat semasa mereka di lapas rehabilitasi dan perteman mereka berlanjut hingga keluar dari lapas.


''Alhamdulillah..... kedai nya semakin ramai galih, walaupun berada di desa tapi karena ini tepat berada di pinggir jalan utama jadinya ramai. ''


ucap danu saat memberikan nampan kosong pada galih.


''Semua juga karena coffe racikan kamu danu, kedai kita ini jadi ramai dan mungkin karena kita gak mematok harga tinggi makanya lumayan ramai. ''


ucap galih sambil membawa daftar menu karena ada pengunjung baru sajah masuk kedalam kedai dan danu menuju meja pembuatan coffe nya.


Galih juga memperkerjakan satu koki untuk membuat cemilan dan kadang membantu membuat coffe, sedangkan galih dan danu berbagi tugas melayani pengunjung.


...****************...


Kisah tamara dan reza.....


Saat ini tamara sedang merajuk karena tadi pagi rindu dan galang telah take off menuju francis dan tamara ingin ikut menyusul namun dengan tegas reza menolak.



''Mas lihat ini kakinya vania di jadikan status di sosmed nya rindu, mereka menuju paris. ''


ucap tamara sambil memberikan postingan rindu.


''Anak itu benar benar nakal, aku udah bilang jangan membuat status perjalanan tapi tetap sajah ngeyel dan sekarang tamara jadi merajuk kan. ''


gumam reza dalam hatinya yang kesal dengan rengekan tamara.


''Silahkan kalau kamu mau pergi tapi kalau terjadi sesuatu dengan kehamilan kamu, aku gak tanggung jawab tamara dan ingat itu. ''


ucap kesal reza sambil keluar dari kamarnya menuju taman belakang.


Tamara langsung terdiam dan menatap kepergian reza dengan mata berkaca kaca.


''Kenapa aku jadi egois gini, semua demi kebaikanku juga kan dan aku membuat mas reza kecewa, harus bagaimana yah biar mas reza gak ngambek. ''


ucap tamara saat reza menutup pintunya.


Tamara langsung menyusul reza keluar dari kamarnya dan menanyakan kemana reza pergi.

__ADS_1


''Bibi tau kemana suamiku pergi?? ''


ucap tamara saat berpapasan dengan pelayan.


''Tuan reza ke taman belakang nona, ini bibi diminta membuatkan teh hangat. ''


ucap pelayan dan tamara langsung terdiam.


''Biar saya yang membawanya ke mas reza dan bibi lanjutkan pekerjaan lain yah. ''


ucap tamara dan pelayan langsung mengangguk.


Tamara membawa nampan ke taman belakang dan ternyata reza sedang duduk sambil memainkan iped di tangannya.


''Mas reza.... maafkan keegoisan aku yah, aku janji akan menuruti semua yang mas reza ucapkan karena semua demi kebaikan dede bayi dan aku juga kan. ''


ucap tamara dan reza langsung menghembuskan nafasnya.


Tamara langsung memeluk reza dan reza membalas pelukannya dengan erat.


''Turuti semua yang mas ucapkan yah karena semua demi kebaikan kamu dan calon anak kita, mas gak mau kehilangan dede bayinya lagi. ''


ucap reza dan tamara mengangguk.


''Dengarkan mas baik baik yah, mulai hari ini kurangi mengeluh, kurangi marah marah, banyakin bersyukur, jadilah pemaaf, lakukan dengan penuh keikhlasan, seberat apapun masalahmu, jika kamu meminta sesuatu kepada allah, allah pasti membantumu, saat ini kondisi kamu sedang rentan dan harus banyak bersabar dan beristighfar. ''


ucap reza saat melepas pelukan nya dan tamara mengangguk tersenyum.


...****************...


Setelah berjam jam mengudara akhirnya pesawat telah mendarat dengan sempurna di bandara dan galang langsung meminta asistennya yang ada di paris untuk menjemputnya.


''Lihat vania sepertinya jetlag deh mas. ''


ucap rindu sambil tersenyum karena menatap vania yang banyak diam dan galang langsung tersenyum.


''Sini ayah yang gendong yah sayang, eummm.... anak cantik ayah mabok yah, pusing kepalanya. ''


ucap galang sambil menciumi pipi vania yang hanya diam tidak seperti biasanya.


Asisten galang sampai dan langsung membantu membawa barang barang menuju mobil yang sudah terparkir.


Galang dan rindu juga vania akan menempati sebuah villa karena rumah yang galang miliki sudah di berikan kepada asistennya, rindu tidak masalah karena baginya adalah nyamannya untuk vania.


''Beneran jetlag vania nya mas, di tepok tepok langsung tidur deh. ''


ucap rindu sambil mencium kepala vania.


''Maklum sayang, kan perjalanan kita berjam jam jadinya vania keleyengan deh, ini juga pertama kalinya vania ikut liburan naik pesawat. ''


ucap galang sambil mengelus kepala vania dengan penuh sayang.

__ADS_1


Hanya dua puluh menit mobil sampai di villa dan rindu langsung keluar dari mobil diikuti oleh galang yang menggendong vania.


''Hans.... kamu pulang pakai taksi yah, mobil di tinggal untuk saya disini. ''


ucap galang dan asistennya langsung mengangguk.


''Waah villa nya cantik sekali yah dan pemandangannya benar benar ke pusat kota. ''


ucap rindu saat memasuki balkon villa dan galang hanya tersenyum.


''Kalau tuan butuh sesuatu hubungi saya, semua yang tuan minta sudah saya penuhi di kulkas dan villa ini sterill dari orang orang. ''


ucap hans dan galang mengangguk.


''Terimakasih hans dan saya pasti hubungi kamu kalau membutuhkan sesuatu. ''


ucap galang saat hans keluar dari villa.


''Sini vania nya biar aku boboin di kasur yah, kasian kalau di gendong terus mas. ''


ucap rindu dan galang langsung memberikan vania kepada rindu.


Rindu langsung membawa vania menuju ranjang dan menidurkannya.



''Bobo yang nyenyak yah vania sayang, maafkan bunda karena membawa kamu dengan perjalanan pesawat yang lumayan lama. ''


ucap rindu sambil mengusap kepala vania yang tertidur lelap.


Rindu langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan segera masak untuk makan malam nya.


Galang selesai merapihkan bahan bahan masakan instan yang rindu bawa dari rumah, galang langsung masuk kedalam kamar dan tersenyum karena mendengar suara gemercikan air di dalam kamar mandi.


''Astagfirullah... mas galang bikin kaget ajah. ''


ucap rindu saat tiba tiba galang masuk kedalam kamar mandi dan langsung memeluk rindu.


''Kita mandi bersama yah sayang, kan udah lama gak mandi bersama. ''


ucap galang sambil menyentuh bagian sensitifnya rindu.


Rindu tidak bisa menolak dan menerima semua sentuhan galang, mandi bersama galang adalah bohong dan nyatanya galang malah meminta hak nya dan melakukan nya di bawah guyuran air shower.


Satu jam galang melakukan nya plus mandi bersama, rindu terus cemberut dan galang hanya tersenyum bahagia.


''Vaniaku emang anak yang sholeha, pintar, cantik, gemesin dan mengerti kalau ayah nya sedang ingin menyalurkan kerinduan sama bundanya. ''


ucap galang sambil tersenyum dan membuat rindu langsung memukul lengan galang.


''Itu kamunya ajah mesum, vania kan emang anaknya aku yang tersholeha. ''

__ADS_1


ucap rindu sambil menuju keluar kamar karena rindu selesai dengan pakaiannya.


TBC........


__ADS_2