
Di kediaman keluarga mahendra saat ini sedang ada perdebatan seorang putra dengan kedua orang tuanya.
''Pokonya ibu mau kamu kenalan dulu dengan rindu, dia gadis baik baik dan sangat menutup diri loh galih dan gak kalah cantik dengan wanita disainer itu, ibu yakin kamu akan cocok. ''
ucap tante hesti saat galih menolak perjodohan nya.
''Ya ampun ibu, masa galih harus berjodoh dengan gadis bercadar begitu dan mau di taro dimana wajah galih ibu kalau harus beristri dengan dia, pokonya galih menolak. ''
ucap galih dengan lantangnya dan beranjak keluar rumah.
''Tunggu galih... ''
suara seorang ayah yang menggema memanggil galih dan membuat galih terdiam.
''Ayah udah membicarakan ke kamu kalau gadis disainer itu bukan pilihan terbaik dan menginginkan harta kamu sajah galih, pilih iya atau kamu ayah coret dari nama keluarga seperti kakak kamu yang membangkang itu dan akhirnya dia menyesal. ''
ucap ayahnya galih dan membuat galih terdiam.
''Ayaaaaah..... ''
ucap galih berbalik dan menghampiri ayahnya.
''Gak ada penolakan galih, silahkan kamu renungkan dan hari ini kamu gak usah masuk ke kantor dulu sebelum kamu menemukan jawaban yang pas. ''
ucap ayahnya galih sambil melangkah keluar rumah menuju perusahaan dan ibu nya juga langsung menuju kamarnya.
''Galih wanita itu wanita matre dan hanya ingin harta kamu ajah, ibu gak mau kamu hanya jadi tambang emas untuk dia, karena selama ini ibu tau kalau kamu selalu memberikan uang kepada wanita itu galih. ''
gumam tante hesti sambil memeriksa keuangan pengeluaran galih.
Galih hanya bisa diam dan memikirkan caranya, dia gak mau melepaskan hana kekasihnya yang sudah menjalin hubungan selama dua tahun.
''Aku harus menemui hana berarti sekarang. ''
ucap galih sambil beranjak dan menuju mobilnya yang terparkir.
Dua puluh menit perjalanan akhirnya galih sampai di sebuah butik yang sedikit megah dan itu butik milik hana yang diberikan oleh galih sebagai hadiah ulang tahun hana.
Galih memasuki area butik dan menghampiri ruangan pribadi hana.
''Hai sayang....''
ucap hana saat galih membuka pintunya.
''Hai juga, kamu sibuk gak hari ini hana?? ''
ucap galih sambil berjalan dan duduk ddi sofa di dalam ruangan hana.
''Gak sih, emangnya kenapa?? ''
ucap hana sambil duduk di samping galih dan menatap wajah galih yang sedang menatap langit langit ruangan pribadinya.
''KIta ke apartement ajah yah, aku mau kamu menemaniku hana dan gak ada penolakan. ''
''Ada apa galih??, kamu kalau gini pasti ada masalahkan dan ayo ceritakan ke aku galih. ''
''Iya nanti di apartemen aku ceritanya sekalian aku mau di manjakan kamu. ''
ucap galih sambil mengecup kening hana dan hana langsung tersenyum lalu mengangguk.
Hana merapihkan pekerjaannya dan menggandeng lengan galih untuk segera menuju apartemen nya hana yang di belikan oleh galih.
__ADS_1
Di perusahaan gemilang saat ini....
Rindu saat ini sedang menjelaskan laporan pekerjaannya kepada kakak nya dan reza langsung memahami semua penjelasan rindu.
''Deek, aska selalu laporin semuanya ke kakak loh dan maafkan kakak yah. ''
uap reza sambil duduk dan menatap rindu.
''Iya kak, lagian buat apa kaka k minta maaf kan itu klien kakak ajah yang ngeyel dan harusnya dia tau tentang semua taktik yang rindu kasih, rindu udah lampirkan semua di proposalnya tapi tetap ajah dia malah menolak dan menyepelekan rindu. ''
ucap rindu sambil diam dan menghembuskan nafasnya.
''Sabar yah deek, dia klien baru yang ikut kerjasama di proyek terbaru kakak dan kakak membuka semua kesempatan kepada pengusaha, perusahaan itu salah satunya dan mereka belum tau kinerja kamu bagaimana. ''
ucap reza dan rindu mengangguk.
''Udah ahh sekarang rindu mau ke toko karena bangunan baru udah rampung dan ingat kakak jangan lupa makan siang yah. ''
ucap rindu dan reza mengangguk.
Rindu berjalan menuju keluar area perusahaan dan setiap karyawan selalu menunduk saat berpapasan dan rindu pun membalasnya dengan mengangguk.
Rindu langsung menuju mobilnya dan langsung ke toko nya karena saat ini di toko semua sudah rampung.
Sepeninggalan rindu ternyata reza kedatangan mama dan calon yang di jodohkan kepadanya yaitu tamara.
''Reza... kamu sibuk gak hari ini?? ''
uap mamam hanum saat duduk di sofa ruangan kerja reza.
''Lumayan mama, ada apa memangnya?? ''
ucap reza yang menghampiri dan duduk di sofa dekat mama nya.
''Baiklah reza akan mengajak tamara untuk makan siang bersama. ''
''Oke kalau gitu, tamara nunggu di ruangan kamu ajah yah karena mama mau ke ruangan papa dulu soalnya. ''
ucap mama hanum dan reza mengangguk.
''Kamu mau minum ambil ajah yah tamara, saya mau melanjutkan kembali pekerjaan sedikit lagi biar tenang saat makan siang. ''
ucap reza saat mama hanum keluar dari ruangannya.
''Kalau kamu sibuk kenapa mengiyakan keinginan tante hanum reza, kan bisa nolak. ''
ucap tamara dan reza langsung menghembuskan nafasnya.
''Saya bukan tipe anak yang akan menolak keinginan orang tua dan walaupun permintaannya mengecewakan sekalipun, akan tetap saya turuti karena semua demi rindu, adik yang paling saya sayangi, silahkan kamu tunggu yah biar cepat selesai pekerjaan sayanya. ''
ucap reza dan tamara hanya mengangguk.
REza mengerjakan pekerjaannya sedangkan tamara hanya duduk dan memainkan handphone nya.
Di sebuah apartemen mewah saat ini, galih baru selesai dengan aktivitas ranjangnya dengan kekasihnya hana.
''Aku buatkan makanan dulu yah sayang, pasti kamu lapar kan. ''
ucap hana sambil mencium pipi galih.
''Oke, masak makanan yang paling enak yah, aku kan cape habis berolah raga dengan kamu. ''
__ADS_1
ucap galih sambil berbalik dan memejamkan matanya.
''Yang ada aku cape bukan kamu, dasar galih. ''
ucap hana sambil menuju dapur untuk membuatkan makanannya.
Hana langsung menuju dapur dan membuatkan makanan nya, hana hanya membuatkan bahan makanan yang ada di dalam kulkasnya.
Sebuah tangan kekar tiba tiba memeluk eratnya dari belakang dan itu adalah tangan galih tapi hana tetap enjoy dan tidak terusik.
''Galih stop ihh, susah jadinya kalau kamu terus ciumin aku, geli tau. ''
ucap hana saat galih terus mencium leher hana.
''Habisnya bikin candu, yasudah aku duduk di kursi dan cepat selesaikan masaknya. ''
ucap galih sambil duduk dan memainkan handphonenya.
Dalam waktu sepuluh menit hana selesai dengan masakannya dan langsung menata di meja makan, galih langsung memakan nya dan hana hanya tersenyu melihatnya.
''Ada yang mau aku bicarakan sama kamu hana, ini tentang aku dan permintaan yang mengecewakan dari kedua orang tuaku. ''
ucap galih dengan nada serius dan membuat hana mengerutkan keningnya.
''Maksudnya apa?? ''
ucap hana dan galih langsung terdiam karena dia sedang merangkai kata untuk memberitahukan pada hana.
''Hana, ayah dan ibu menjodohkan aku sama wanita pilihannya dan aku udah menolaknya, tapi ayah malah mengancam. ''
ucap galih dan hana langsung terdiam.
''Terus kamu mau mengikuti keinginan kedua orang tua kamu galih?? ''
''Untuk saat ini aku sedang mengikutinya dulu karena gak ada pilihan lain, nanti aku akan memikirkan cara untuk bisa terbebas dan aku gak mau bernasib sama seperti kakakku. ''
ucap galih dan hana mengangguk.
Di toko sweet cake saat ini....
Rindu saat ini sedang membantu melayani pembeli yang datang membludak saat jam makan siang dan toko rindu begitu ramai.
Saat asik dengan melayani pembeli, reza menghampiri dan membuat rindu tersenyum senang.
TBC.....
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
...................