
Rindu langsung menuju kamar mandi saat mendengar suara adzan untuk bersiap sholat asar, galang pun langsung menuju kamarnya saat mendengar suara adzan karena galang ingin sholat berjamaah dengan rindu.
''Sana mas wudhu dulu dan kita berjamaah yah sholatnya. ''
ucap rindu saat keluar dari kamar mandi dan galang yang sedang duduk di sofa.
''Oke istriku sayang, tunggu yah karena mas gak akan lama ko. ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
Rindu langsung menyiapkan peralatan sholat untuk galang dan untuknya juga, galang selesai wudhu dan langsung menggunakan sarung dan baju koko yang di siapkan rindu.
Sholat asar pun di mulai, hanya sepuluh menit sholat selesai, rindu mencium tangan galang dan di balas oleh galang dengan mencium keningnya rindu.
Rindu merapihkan alat sholatnya dan galang keluar dari kamarnya menuju dapur untuk mengambil buah buahan yang di inginkan rindu.
''Anak ibu tampan sekali, pakai peci, pakai sarung dan pakai baju koko, rindu membawa energi positif yah untuk kamu dan kita semua. ''
ucap ibu hesti saat galang berpapasan dengan nya.
''Iya bu dan galang bahagia banget rumah tangga dengan rindu, gak seperti dengan selvie dulu yang hanya uang dan uang di fikirannya. ''
ucap galang dengan raut wajah muram dan ibu hesti langsung tersenyum.
''Lupakan masa lalu kelam kamu, sekarang lihat masa depan kamu dan bahagia kamu akan datang dengan segera, udah sana lanjutkan kegiatan kamu. ''
ucap ibu hesti dan galang mengangguk lalu berjalan menuju dapur untuk menyiapkan buah buahan.
Galang mengambil buah buahan dan memotongnya kecil kecil, bibi akan membantu pun di tolak karena rindu ingin galang yang menyiapkannya dan bibi pun mengiyakannya.
''Selesai deh buah potong untuk bidadari surgaku. ''
ucap galang sambil merapihkan sampah buahnya.
Galang langsung kembali ke kamar dan memberikan buah nya kepada rindu yang sedang duduk di depan jendela menunggunya.
''Makasih suamiku sayang, kamu emang suami terbaik. deh.... ''
ucap rindu dengan nada bahagia saat galang memberikan buah buahan potongnya.
''Di makan yah mas mau mandi dulu, gerah soalnya. ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
Rindu membuka handhone nya galang dan tersenyum saat melihat galeri album handphone nya, semua foto rindu dengan berbagai macam gaya.
''Suamiku sweet sekali, dia benar benar gak mau kalau aku di lihat orang lain, semua fotoku bercadar di galeri handphone nya. ''
ucap rindu sambil tersenyum bahagia.
''Suamiku tampan sekali siih, mas galang bener bener senang kuliner deh dan ini kan di tempat makan, pantesan ajah langganan ke toko sweet cake dan jam nya pun pasti selalu jam dua. ''
ucap rindu saat melihat foto galang yang sedang menatap makanan.
''Hayo.... kamu senyum senyum kenapa, habis dapat undian yah?? ''
__ADS_1
''Ishhh... mas galang ngasal kalau bicara. ''
''Sayang.... mau ikut sama mas gak besok?? ''
''Mau kemana emangnya mas?? besok itu hari senin dan kerjaan mas pasti numpuk. ''
''Justru ini ada hubungannya dengan pekerjaan, mau ikut gak ?? kak reza dan raska juga ikut dan itu artinya, kak tamara dan olivia juga ikut. ''
''Masa siih, tapi aku lagi gak mau ikut dan mas pergi sendirian ajah. ''
''Yaah kamu maa, yaudah mas minta leo ajah yang mewakilkan. ''
Galang langsung menghampiri rindu lalu memeluknya dan duduk di belakang rindu sambil mendekapnya, sesekali galang mencium pipi rindu dan rindu hanya tertawa tawa dengan tingkah suaminya.
''Kamu kenapa sih sayang?? ''
ucap galang yang heran karena rindu tertawa tawa.
''Mas galang di foto sangat narsis narsis yaah. ''
jawab rindu dan galang langsung mencium kembali pipi rindu.
''Itu foto dimana masa masa saat mas gak memikirkan masa depan dan sibuk menghamburkan uang ayah, tapi karena ayah dan ibu sangat menyayangi mas, makanya mereka gak marah kalau mas hanya hura hura. ''
ucap galang sambil memikirkan masa lalu kelamnya.
''itu masa lalu mas dan mas harus melihat masa depan saat ini. ''
ucap rindu dan galang hanya tersenyum.
''Karena masa depan mas itu kamu dan calon anak kita sayang. ''
Rindu langsung bersandar di dadanya galang dan galang memeluknya sambil mengelus perut rindu yang menonjol walaupun masi kecil tapi terasa.
''Kenapa sih mas suka banget ngelus perutku?? ''
ucap rindu dan galang tersenyum.
''Gak tau kenapa dan reflek ajah, kerasa menonjol dan nyaman kalau mengelusnya. ''
ucap galang dan rindu hanya menggelengkan kepalanya.
...****************...
Malam hari menjelang.....
Setelah melangsungkan sholat magrib dan isya nya, rindu dan galang langsung keluar kamar untuk bergabung makan malam dengan ayah dan ibu.
Rindu hanya makan sayur dan daging tanpa nasi, entah kenapa semenjak hamil rindu gak mau memakan nasi dan pagi hari rindu hanya meminta bubur, siang buah buahan dan malam hanya memakan lauknya tanpa nasi, galang tidak masalah karena dokter bilang makanan yang rindu konsumsi sudah baik dan lengkap.
Setelah makan malam, galang memilih untuk ke kamar dengan rindu, karena tubuhnya pun letih seusai acara full empat bulanan kehamilan rindu.
''Mas galang.... usapin punggung aku dong, panas soalnya ini. ''
ucap rindu saat galang duduk di ranjang.
''Sini deketan bobo nya, mas usap yah punggungnya biar nyaman. ''
__ADS_1
ucap galang dan rindu merapatkan tubuhnya.
Galang dengan telaten mengusap punggung rindu, walaupun galang terus menguap karena ngantuk tapi rindu engga mau berhenti dan terpaksa galang mengelusnya terus.
Rindu mengerutkan keningnya saat merasakan tangan galang tidak bergerak dan benar sajah saat berbalik ternyata galang tertidur.
''Mas galang bukannya mengusap malah tertidur lagi dan pulas sekali tidurnya. ''
ucap kesal rindu sambil cemberut.
''Aku punya rencana nih. ''
ucap rindu sambil beranjak dari ranjang dan menuju lemari.
Rindu tersenyum saat melihat set pakaian tidur yang super seksi dan menerawang untuk di gunakannya saat ini.
Rindu mengunci pintu dan mematikan lampunya, rindu merangkak ke ranjang dan memulai aksinya untuk mengerjai galang.
Galang yang sedang pulas pun merasakan hanya seperti mimpi dan tidak mengetahui kalau semuanya nyata dan di lakukan oleh rindu.
Rindu melepas baju atasan galang dan mulai melancarkan aksinya, galang bereaksi dan mendesah membuat rindu tertawa.
''Cowok bisa mendesah juga yah kalau di mainin dadanya, baru tau aku hhaaaa.... hhaaa... ''
ucap rindu sambil tertawa.
Namun rindu kesusahan saat akan melepaskan celana milik galang dan rindu malah membuat galang membuka matanya karena kaget kakinya terinjak.
''Astagfirullaah..... kenapa mati lampunya, sayang kamu baik baik ajah kan. ''
ucap galang panik dan meraba raba ke samping ranjangnya dan rindu tidak ada.
Galang reflek langsung turun dari ranjang dan mencari sakelar untuk menghidupkan lampu, namun rindu lebih cepat dan menyalakan lampunya memakai remote.
Galang menelan salip nya saat melihat tubuh rindu yang terlihat seksi dengan perut yang menonjol.
Galang langsung menghampiri rindu dan mencium bibir rindu, rindu pun membalasnya dan membuat galang senang.
''Kamu yang melepas baju mas dan sengaja memakai baju tidur transparan ini?? ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
''Habisnya.... mas galang malah tidur kan aku masih mau di elus loh punggungnya. ''
ucap rindu dengan wajah cemberutnya dan membuat galang gemas.
''Jangan salahkan mas yah, kamu yang memulai dan kamu yang menggodanya. ''
ucap galang dan rindu akhirnya pasrah karena memang dia pun merindukan sentuhan suaminya.
Malam panas galang dan rindu pun di mulai, galang menyentuh dengan penuh kelembutan dan hati hati karena saat ini ada nyawa di dalam perut rindu yang harus di jaganya.
TBC......
Hai kakak kakak semuanya, hari ini sengaja loh saya up tiga episode karena besok saya gak akan up, mohon maaf yah karena besok saya ada keperluan di dunia nyata 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏.
insya allah akan up lagi lusa nya yah kakak kakak, tetap dukung selalu ceritanya, makasih untuk like, komentar, hadiah dan voute nya, saya sangat bahagia sekali dan tambah senang up nya.
__ADS_1
Semoga kalian semua gak bosan mengikuti ceritanya, jangan lupa jaga kesehatan yah.
Selamat malam semuanya, LOVE YOU ALL.... 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘