
Dua minggu berlalu.....
Rindu akhirnya bernafas lega dan bisa jalan jalan sekitar rumah nya dan tidak di dalam kamar terus, galang pun sudah kembali bekerja ke kantor namun galang tetap tidak mengijinkan rindu keluar dari rumah.
''Kamu kenapa sayang?? ''
ucap galang saat raut wajah rindu terlihat lesu.
''Pengen jalan jalan mas. ''
ucap rindu dan membuat galang menghembuskan nafasnya.
''Dengar sayang, usia kandungan kamu belum masuk minggu ke enam belas dan gak baik kalau kamu mau jalan jalan, nanti yah sudah lewat enam belas minggu mas akan ajak kamu jalan jalan. ''
ucap galang memberikan pengertian kepada rindu dan rindu pun mengangguk.
''Iya mas galang, aku juga gak boleh egois kan karena saat ini ada nyawa yang harus di jaga juga. ''
ucap rindu dan galang langsung tersenyum.
''Nah itu kamu ngerti juga ternyata, saat ini bukan hanya kamu tapi janin di dalamdalam kandungan kamu pun harus di jaga, yasudah mas mau ke kantor dulu yah sayang dan kalau ada apa apa kabarin. ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
Di kediaman gemilang saat ini...
Tamara dan reza sedang di tanya serius oleh mama hanum dan papa haris mengenai pengunduran diri tamara.
''Kalian berdua sudah dewasa dan kalian juga sudah menikah, bukan papa ikut campur mengenai rumah tangga kalian, tapi kenapa tamara mengundurkan diri dari rumah sakit, apa alasannya?? ''
ucap papa haris dan reza juga tamara hanya diam.
''Tamara ingin fokus di rumah ajah papa, untuk mengurus mas reza dan fokus dengan rumah tangga juga. ''
ucap tamara dan papa haris mengehembuskan nafasnya.
''Tamara, dokter itu adalah mimpi kamu tapi kenapa malah mengundurkan diri, mengurus reza juga bisa di bagi dengan kamu menjadi dokter, kenapa harus mengundurkan diri. ''
ucap mama hanum dan reza saat ini semakin merasa bersalah dengan semua tindakan tamara.
''Mama semua tamara putuskan dengan matang dan gak tergesa gesa, tamara mau mengabdikan diri sebagai istri dan biarlah mimpi tamara di akhiri tapi tamara gak mau membagi waktu tamara antara pekerjaan dan menjadi istri, tamara ingin selalu ada di samping mas reza saat mas reza letih sepulang kerja, saat mas reza sedang ada masalah dan saat mas reza bahagia, tamara ingin selalu ada di setiap langkah mas reza, dua bulan ini tamara merasakan kami jauh sekali karena tamara sibuk di rumah sakit dan mas reza sibuk dengan pekerjaan dan tamara ikhlas mengundurkan diri menjadi dokter dan berada di samping mas reza. ''
ucap tamara dan mama hanum pun tidak bisa memaksa.
''Baiklah kalau itu putusan terbaik kamu, jangan ada penyesalan nantinya tamara dan kamu reza, rubah sikap egoismu itu dan perbaiki rumah tangga kalian. ''
ucap mama hanum dan tamara juga reza mengiyakannya.
Mama hanum dan papa haris langsung menuju mobil karena hari ini ada jamuan makan siang, sedangkan reza dan tamara langsung terdiam dengan fikirannya masing masing.
__ADS_1
''Ikut mas ke kamar yah, kita bicara di kamar sajah karena disini gak nyaman sama pelayan. ''
ucap reza dan tamara mengangguk lalu mengikuti reza menuju kamarnya.
''Tamara.... kamu memangnya gak menyesal dengan keputusan kamu?? ''
ucap reza saat tamara duduk di sampingnya.
''Gak mas reza, semua demi kamu dan aku mau rumah tangga utuh mas, aku sayang sama kamu dan rela melakukan apapun untuk membuat kamu senang dan menerimaku mas dan aku mohon mas reza, lupakan masa lalu silam kamu itu, aku dan mantan kamu itu beda mas reza dan aku mohon belajarlah menerimaku mas reza. ''
ucap tamara dengan air mata yang menetes di pipi nya.
Reza langsung menghapus air matannya tamara dan membawa tamara kedalam dekapannya, tamara langsung membalas pelukannya.
''Terimakasih tamara dan bantu aku yah untuk melupakan masa lalu suram itu, aku akan belajar menccintai kamu dan membuat kamu istriku seutuhnya. ''
ucap reza sambil melepaskan pelukannya.
Reza tersenyum bahagia karena tamara membuktikan ucapannya dan reza pun akan memulai semua dari awal dengan tamara.
Reza memberanikan diri untuk menyentukmenyentuk tamara untuk pertama kalinya setelah mereka menikah, tamara begitu bahagia karena reza saat ini menyentuhnya dengandengan lembut dan penuh kasih sayang.
Di kediaman gemilang sedang terjadi permainan ranjang panas reza dan tamara, namun di kediaman mahendra saat ini rindu sedang menanagis sesegukan karena menonton acara televisi dan membuat ibu hesti terus menenangkan rindu.
''Udah dong sayang, itu kan cuma sinetron bukan kenyataan. ''
''Hiks... hiks... tapi kan kasian ibu. ''
ucap rindu dengan tangisannya dan ibu hesti hanya bisa menenangkan rindu.
Setelah bosan rindu memilih beristirahat di kamar karena kakinya pegal dan ibu hesti juga memilih ke halaman belakang untuk merawat bunga bunga yang di tanamnya.
''Mas galang kemana sih gak bisa di hubungi terus dari tadi. ''
ucap rindu yang kesal karena menghubungi galang tapi galang tidak mengangkatnya.
Rindu yang sedang sensitif pun langsung kesal dan mulai meneteskan air matanya.
''Ya allah ada apa denganku sebenarnya, perasaan nangis terus dari tadi, ini air mata kenapa sih terus keluar dan gak berhenti. ''
ucap rindu sambil sesegukan dan merebahkan tubuhnya di ranjang.
Di perusahaan mahendra saat ini sedang terjadi masalah dan galang saat ini sedang marah menggelegar karena karyawannya ketahuan korupsi.
Setelah marah marah galang memilih pulang karena mood nya sedang tidak enak, galang belum membuka handphon nya dan belum menyadari kalau rindu menghubunginya.
Beberapa menit kemudian mobil sampai di rumah dan galang langsung masuk kedalam rumahnya.
''Loh... galang kamu ko udah pulang?? ''
__ADS_1
ucap ibu hesti saat galang mencium tangannya.
''Galang lagi gak mood di kantor bu, mending di rumah ajah manjain rindu. ''
ucap galang sambil tersenyum dan ibunya hanya menggelengkan kepalanya.
''Dari tadi rindu nangis terus loh galang. ''
''Nangis kenapa ibu?? ''
''Itu nonton sinetron dan baper banget tuh istri kamu. ''
''Namanya juga lagi hamil bu, hormon nya gak stabil dan kenapa di ajak nonton sinetron?? ''
''Tadi istri kamu sendiri yang ikutan bukan ibu yang ngajakin juga. ''
''Yaudah deh galang mau ke kamar yah. ''
Galang langsung menuju kamar dan tersenyum saat melihat rindu sedang tertidur, galang memilih menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sebelum mendekati rindu.
Rindu membuka matanya dan mendengar suara gemercik air di kamar mandi.
''Siapa di kamar mandi?? ''
ucap rindu sambil menggedor pintu.
''Ini mas loh sayang, kenapa?? ''
ucap galang dan rindu langsung menangis dan menggedor pintunya.
Galang langsung membuka pintu kamar mandi dan benar sajah rindu menangis sesegukan dan galang langsung memeluknya.
''Kamu kenapa menangis sayang?? ''
ucap galang sambil mengelus kepala rindu.
''Hiks...hiks.... mas galang jahat, dari tadi di hubungi tapi gak ngangkat ajah. ''
ucap rindu dengan tangisannya.
''Astagfirullah.....handphone mas itu mode senyap dan tadi mas ada meeting jadi gak kedenger, maafin yah sayang dan emangnya ada apa sampe nelphone?? ''
''Aku cuma mau nelphone ajah dan mas bikin sedih aku ajah tau. ''
''Maafkan yah sayang. ''
Galang terus menenangkan rindu yang masih menangis di pelukannya, sesekali galang mencium puncak kepala rindu dengan penuh kasih sayang.
TBC.......
__ADS_1