
Di dalam ruangan rawat rindu saat ini begitu ramai karena orang tua rindu dan galang masih menunggu juga reza.
''Gimana hasilnya sayang?? ''
ucap mama hanum saat rindu duduk di sofa.
''Alhamdulillah semua baik mama dan kehamilan rindu masuk minggu ke tujuh ternyata, tapi harus bedrest total selama dua minggu kedepan. ''
ucap rindu dan mamanya tersenyum lega mendengarnya.
''Syukur lah kalau kamu dan janinnya baik baik ajah, pokonya nanti di rumah kamu gak boleh melakukan apapun dan harus diam ajah, semua akan di urus sama ibu. ''
ucap ibu hesti dan rindu hanya pasrah.
''Cuma dua minggu total jangan apapunnya, setelah dua minggu gak apa apa ibu. ''
protes rindu pada ibu mertuanya.
''Udah nurut ajah, itu tandanya ibu kamu sangat menyayangi kamu rindu, biarlah semua mengalir dan kamu jangan protes. ''
ucap mama hanum dan rindu pun akhirnya pasrah.
Galang masuk kedalam ruangan dan langsung mengajak rindu untuk pulang, semua urusan rumah sakit sudah selesai.
Kursi roda di dorong oleh reza dan galang membawa barang barang rindu.
Di dalam mobil saat ini rindu di himpit mama dan ibu mertuanya, sepanjang perjalanan rindu hanya diam dan membiarkan kedua ibu nya mengobrol.
Sesampai nya di rumah, galang langsung menggendong rindu menuju kamar nya dan rindu hanya pasrah mengikuti semua yang galang lakukan.
''Selama dua minggu kedepan, mas gak akan ke kantor dan akan menemani kamu di kamar ini, kerja juga mau di rumah ajah dan ayah sudah menyetujuinya. ''
ucap galang saat rindu merebahkan tubuhnya di ranjang.
''Mas galang gak kasihan ke ayah semua pekerjaan di limpahkan ke ayah, aku kan ada bibi dan ibu juga yang jagain. ''
protes rindu dan galang menggelengkan kepalanya.
''Ini semua juga maunya ayah bukan maunya mas, udah jangan protes karena semua demi kebaikan kamu dan mas sangat memperhatikan semuanya. ''
''Memperhatikan sih boleh tapi ini perhatian yang berlebihan tau. ''
ucap rindu protes dan galang hanya mencium kening rindu.
Kedua Orang tua rindu dan reza masuk kedalam kamar karena mereka akan pamit pulang.
''Mama pamit yah, ingat jangan protes dan nurut semua yang di ucapkan suami kamu juga ibu kamu yah rindu, besok mama kesini lagi yah. ''
ucap mama hanum dan rindu mengangguk.
''Ingat deek.... kamu ini sedang hamil jangan memikirkan kepentingan kamu ajah, jangan protes juga. ''
__ADS_1
ucap reza dan rindu mengangguk kembalik.
Papa haris hanya mencium kening rindu dan tidak berbicara saat pamit.
Galang ikut mengantarkan kedua mertuanya ke depan rumah dan langsung masuk kembali saat keluarganya memasuki mobil.
''Galang ingat yah, kamu jangan menyentuh rindu dulu sebelum kandungannya usia empat bulan. ''
ucap ibu hesti dan galang mengangguk.
''Galang juga udah di peringatkan tadi sama dokternya, yaudah galang mau ke kamar dulu yah bu. ''
ucap galang dan ibunya mengangguk.
Galang langsung menuju kamarnya dan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket, rindu hanya duduk dan memainkan handphone nya.
''Lagi gak hamil ajah udah susah mau ke toko dan sekarang lagi hamil, udah pasti total di larang ke toko pastinya. ''
gumam rindu dalam hatinya saat memeriksa laporan yang di kirim asistennya.
Lima belas menit kemudian galang selesai mandi dan memakai pakaian santai, celana pendek dan kaos oblong.
''Hayo.... kamu lagi nonton apa?? ''
ucap galang sambil menghampiri rindu.
''Mas galang kepo banget yah. ''
ucap rindu dan galang langsung tersenyum.
ucap galang dan rindu mengangguk.
''Tunggu mas, mendingan sholat dulu baru makan yah biar perutnya nyaman. ''
ucap rindu saat mendengar suara adzan.
''Oke sayang dan mas mau minta di siapkan dulu makanannya yah, kamu mau ke kamar mandi biar mas bantu. ''
ucap galang dan rindu menolak.
''Stop mas.... aku bisa sendiri ke kamar mandi, udah mas sana kalau mau ke dapur dulu. ''
ucap rindu menolak dan galang hanya mengiyakannya.
Galang keluar kamar menuju dapur untuk meminta di buatkan makanan, sedangkan rindu ke kamar mandi bersiap untuk sholat.
Sepenggal kisah tentang reza.....
Reza setelah pulang dari rumah rindu langsung menuju pulang ke rumah karena sedang malas dan papa haris pun mengijinkannya.
''Reza.... kamu sebenarnya kenapa?? ''
__ADS_1
ucap mama hanum saat sampai di kediaman gemilang.
''Reza gak apa apa mama, cuma sedang malas ke kantor ajah dan mau istirahat di kamar ajah. ''
ucap reza dan mama hanum hanya menghela nafasnya.
''Mama tau kalau kamu sedang ada masalah, jangan hanya ke rindu kamu curhat dan ke mama juga kamu harus mau. ''
''Reza gak apa apa mama, udah ahh reza mau istirahat yah ke kamar. ''
Reza langsung menuju kamar nya dan tidak menghiraukan mamanya yang memanggilnya, mama hanum pun membiarkannya dan memilih untuk masuk ke kamarnya.
Reza langsung membuka handphone nya yang berdering ternyata tamara yang menghubunginya.
Dalam panggilan saat ini....
''Assalamualaikum..... mas reza. ''
''Walaikumsallam.... ''
''Loh kok jutek gitu sih, gimana keadaannya rindu sekarang mas?? ''
''Rindu udah pulih dan harus bedrest total karena kandungannya lemah. ''
''Syukur lah kalau udah pulih dan semoga kandungannya sehat sampai nanti lahiran. ''
''Kamu sedang apa disitu?? ''
''Lagi siap siap untuk makan siang dan langsung kembali lagi ke rumah sakit, mas reza sudah makan?? ''
''Lagi malas makan yaudah lanjutkan kerjaannya, mas mau tidur. ''
''Loh kenapa malas, mas jangan dulu tidur lebih baik makan dulu. ''
Panggilan berakhir....
Reza langsung menutup panggilannya dan menonaktifkan handphone nya.
''Istri apaan dia, udah aku larang ikut ke luar kota dia malah ngeyel, bukan aku egois tapi aku gak mau kejadian lama terulang kembali, selama dia suka ke luar kota aku gak akan pernah menyentuh nya. ''
ucap reza sambil membuka kemeja dan celananya.
Reza enggan menyentuh tamara karena tamara akan ke luar kota dan reza masih trauma saat kejadian dulu, mantannya sering keluar kota dan itu hanya alasan karena ingin bertemu laki laki lain.
Reza meminta tamara menolak seminarnya namun tamara bersihkeras pergi dan membuat reza marah dan kesal, hingga reza ngacuhkan tamara.
Di jauh sana tamara sedang terdiam saat reza menutup panggilannya dan nomernya pun tidak aktif.
''Maafkan aku mas reza, aku malah membantah kamu dan memilih pergi kesini, sekarang terasa sekali saat kamu mengacuhkan aku, dengan susah aku mengambil hati kamu dan sekarang kamu mengacuhkan aku kembali mas reza, lebih abi aku pulang sekarang deh biarkan sajah seminar nya. ''
gumam tamara sambil merapihkan pakaiannya dan bersiap pulang.
__ADS_1
Tamara langsung pulang dan menuju kediaman gemilang, perjalanan panjang dan jauh tidak membuat tamara lelah karena dia ingin bertemu dengan reza.
TBC.......