
Setelah selesai berbincang ringan, mama hanum langsung mengajak anak, menantu dan suaminya untuk makan malam bersama.
Seperti biasa rindu hanya memakan lauknya sedangkan nasinya galang lah yang menghabiskannya, papa haris sampai geleng geleng melihat kelakuan putrinya.
''Deek.... kasihan suami kamu kalau terus menghabiskan nasinya, harusnya kamu ambil lauknya ajah jangan pakai nasi dong. ''
ucap reza yang merasa kasihan kepada galang.
''Kak reza ini protes ajah, suami rindu nya ajah gak protes dan tetap memakan makanannya. ''
ucap kesal rindu dan membuat galang mengalihkan kekesalan istrinya.
''Udah sayang jangan berbicara saat makan, ayo lanjutkan makannya yah. ''
ucap galang dengan nada lembutnya dan rindu kembali memakan makanannya.
''Reza kamu jangan usil deh, biarkan rindu makan dengan tenang. ''
ucap papa haris dan reza mengangguk.
Tamara hanya bisa mencubit paha reza karena kesal dengan tingkah reza yang mengganggu rindu dan reza hanya mendelik sebal ke arah istrinya.
Rindu yang merasa kesal pun menyelesaikan makannya dan langsung pamit ke kamar, reza menghela nafasnya karena semua ulah reza yang membuat mood rindu jadi berubah.
''Galang pamit nyusul rindu ajah, permisi semua. ''
ucap galang dengan penuh kesopanan dan di angguki semuanya.
''Reza kamu tau kan rindu sedang hamil dan sangat sensitif loh, lihat jadinya tersinggungkan. ''
ucap papa haris dan reza hanya terdiam.
''Kan reza hanya kasihan sama galang, dia makan nasi di piring rindu. ''
ucap reza dan papa haris menggelengkan kepalanya.
''Itu namanya ngidam loh reza, kamu nanti bisa lebih merasakannya kalau tamara hamil. ''
ucap mama hanum dan reza langsung menatap istrinya, tamara hanya mengangkat bahunya tanda tidak mau tau.
Di kamar rindu saat ini.....
Galang selesai bersih bersih dan memakai piyama tidur yang disiapkan rindu, sedangkan rindu saat ini duduk bersandar ke sandaran ranjangnya karena galang sedang mengusap pinggang rindu yang terasa panas.
''Maafkan mas ya sayang..... mas gak jujur sama kamu dari awal. ''
ucap galang di sela sela usapannya.
''Namanya manusia gak luput dari kebohongan, rindu ngerti ko. ''
ucap rindu dan galang hanya menghela nafasnya.
''Besok kita periksa kandungan kamu kan sayang?? ''
__ADS_1
ucap galang dan rindu hanya mengangguk.
''Ya allah.... kalau rindu udah mengangguk, berarti dia sedang marah, tapi marah karena apa yaa?? ''
gumam galang dalam hatinya melihat perubahan sikap rindu.
''Udah jangan usap lagi aku mau tiduran ajah supaya nyaman. ''
ucap rindu dan galang langsung merapihkan bantalnya.
''Kalo di rumah kan ada bantal nyaman kalau tidur, di rumah ini gak ada jadinya kamu panas yah pinggang sama punggunggnya. ''
ucap galang sambil mengusap kelapa rindu agar segera terlelap.
''Gak apa apa ko, lagian jangan terlalu ketergantungan dengan bantal itu juga. ''
ucap rindu dan galang mengangguk.
Pagi hari menjelang....
Galang seperti biasa mengajak rindu jalan jalan pagi untuk mengelilingi taman karena kediaman gemilang tamannya lebih luas.
Rindu tersenyum saat bayi di dalam kandungannya bergerak saat di arahkan ke sinar matahari perutnya, galang langsung antusias berjongkok dan mengusap perut rindu.
''Tumben gerakannya aktif loh sekarang, biasanya hanya sesekali. ''
ucap galang dengan senyum cerianya.
''Aku juga gak tau mas galang, dedenya lincah banget deh sekarang. ''
Dari arah balkon kamar orang tua rindu, papa haris tersenyum melihat interaksi anak dan menantunya.
''Rindu itu milik galang, ternyata jodoh gak ada yang tau dan putri kita menjatuhkan pilihannya dengan galang, mama bahagia melihat rindu bahagia. ''
ucap mama hanum dan papa haris hanya melirik dan kembali memperhatikan interaksi putrinya.
Di taman saat ini rindu sedang berjalan jalan kembali dengan galang, galang begitu telaten menjaga rindu dan terus menggandeng pinggang rindu.
''Sayang....kamu kenapa kalau USG gak mau tau jenis kelamin calon babby kita?? ''
ucap galang dan rindu hanya menggelengkan kepalanya.
''Biar kejutan ajah mas dan kamu juga gak masalahkan anaknya mau cewe atau cowo. ''
ucap rindu dan galang mengangguk.
''Sayang.... ayo sarapan dulu karena koki sudah menyiapkan bubur sumsum sesuai keinginan kamu. ''
ucap mama hanum saat menghampiri rindu di halaman belakang.
Rindu terdiam dan memegang perutnya, galang langsung memeriksa nya dan mama hanum langsung panik memanggil tamara.
''Perut aku kenapa sakit dan mulas sekali yah. ''
__ADS_1
ucap rindu sambil meringis dan membuat galang langsung menggendong rindu membawanya kedalam rumah.
Mama hanum langsung meminta galang merebahkan rindu di sofa bed dan galang langsung merebahkannya.
Tamara langsung menghampri dan memeriksa rindu.
''Ambilkan air mineral dong mas reza. ''
ucap tamara dan reza langsung berlari menuju dapur.
''Masih sakit gak perutnya?? ''
ucap tamara dan rindu menggelengkan kepalanya.
''Tadi di taman mulas dan sakit banget kak, tapi sekarang gak sakit lagi. ''
ucap rindu dan tamara menghela nafasnya lega.
''Minum dulu yah rindu airnya, ini hanya kontraksi palsu dan babby di dalam kandungan kamu sedang mencari jalan lahirnya, perbanyak bergerak dan kalau bisa jangan duduk ajah biar perutnya gak kaku. ''
ucap tamara sambil membantu rindu duduk dan memberikan minumnya.
''Syukur lah gak apa apa, karena dokter bilangnya HPL nya akhir bulan ini dan sekarang baru awal. ''
ucap rindu dan tamara tersenyum.
''Dengar kakak baik baik, saat kamu mendekati HPL minimal satu minggu mau HPL, kalau terasa mulas jangan dulu ke rumah sakit, kamu usahakan tenang dan jalan jalan ajah dulu dan nanti kalau mulasnya sangat mulaas banget dan terasanya lima menit sekali baru kamu ke rumah sakit dan itu tandanya pembukaan lahir kamu akan sempurna, kalau bisa kamu dan galang melakukan rangsangan jalan lahir, galang yang melakukannya dan itu bagus. ''
ucap tamara dan rindu mengangguk karena sebelumnya dokter yang menanganinya pun mengatakan hal yang sama seperti yang di ucapkan tamara.
''Yasudah kita sarapan dulu yah, pasti kamu laper kan sayang. ''
ucap papa haris dan rindu mengangguk.
Papa haris yang membantu rindu berjalan menuju meja makan dan galang sedang menyiakan susu nya untuk rindu minum.
''Rindu kamu hari ini kontrol kandungan kan?? ''
ucap mama hanum dan rindu mengangguk.
''Iya mama dan nanti jam sebelas jadwalnya. ''
ucap galang sambil memberikan susu untuk di minum rindu.
''Yasudah.... setelah minum susunya, makan bubur sum sum nya yah. ''
ucap mama hanum dan rindu mengangguk.
Galang dengan telatennya menyuapi rindu dan menyuapi untuknya, galang sudah tidak canggung di hadapan keluarga gemilang karena sudah terbiasa menyuapi rindu setiap harinya.
''Barang barang yang mama pesan udah di kirim ke rumah kamu kemarin, warnanya netral dan cocok untuk babby nya, mau cewe ataupun cowo. ''
ucap mama hanum dan rindu mengangguk.
__ADS_1
TBC.....
/