
Setelah derama kepulangan rindu ke rumah mertuanya, akhirnya galang bisa membawa rindu pulang ke kediaman mahendra karena sang ibu terus menterornya meminta rindu di bawa segera pulang ke kediaman mahendra.
Rindu saat ini sedang duduk manis di samping galang yang sedang menyetir, rindu sibuk memainkan tabletnya dan galang hanya menghela nafasnya membiarkan rindu melakukan kegiatannya.
Tiga puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman mewah mahendra, rindu masuk terlebih dahulu sedangkan galang mengeluarkan barang barangnya dari. dalam bagasi.
''Assalamualaikum..... ''
ucap salam rindu saat memasuki rumahnya.
''Walaikumsalam..... akhirnya kamu pulang juga, ibu kira kamu gak jadi pulang loh, besok kan ibu butuh banget kamu sayang. ''
jawab ibu mertuanya rindu dan galang langsung berdecak kesal saat mendengarnya.
''Ibu bisa gak jangan ganggu rindu, galang susah quality time sekarang dengan rindu. ''
ucap protes galang dan ibunya langsung mendelik kesal.
''Galang kamu ini perhitungan sekali, lagian kamu ada waktu semalaman penuh sama istri kamu. ''
ucap tante hesti dan galang langsung duduk sambil memainkan handphone nya.
''Rindu menu makanannya jadinya apa?? ''
ucap tante hesti sambil membawa rindu duduk di kursi meja makan.
''Gini ajah bu, jangan nyemil deh kita bikin makanan yang aneh yah, salad buah, cemilannya rindu siapkan dua menu dan ini ibu coba cocokin ajah, nanti rindu bisa rubah kalau ibu gak setuju. ''
ucap rindu sambil memberikan tablet pintarnya yang berisi berbagai macam menu makanan.
Rindu membuatkan kopi untuk galang dan galang tersenyum lalu menarik rindu untuk duduk di sampingnya.
''Jangan terlalu cape yah, nanti malam mas pasti gak dapat jatah kalau kamu nya cape pas siangnya. ''
ucap galang dan rindu langsung memukul lengan galang.
''Aku kira mas khawatir kalau aku kecapean dan ternyata takut gak dapat jatah malam, menyebalkan kamu. ''
ucap kesal rindu sambil menghampiri ibu mertuanya.
''Gimana bu, udah dapat menu apa ajah yang mau kita buat?? ''
ucap rindu saat di menghampiri tante hesti.
''Udah sayang, ibu milih lima menu kalau minumannya terserah kamu ajah. ''
jawab ibu mertuanya rindu.
''Ayo kita belanja bahan bahannya bu, biar nanti malam bisa di buatkan dan besok tinggal membuat minumannya sajah. ''
__ADS_1
ucap rindu mengajak ibu mertuanya dan langsung di setujui.
Rindu langsung duduk kembali di samping galang sambil menunggu ibu mertuanya selesai bersiap.
''Mau belanja sama ibu kemana?? ''
ucap galang saat rindu duduk di sampingnya.
''Ke supermarket ujung komplek ajah, kenapa nanya kemana?? ''
ucap rindu dan galang mengerutkan keningnya.
''Salah jawaban kamu itu, harusnya mas bisa anterin aku gak, gitu... ''
''Aku masih bisa sama ibu dan gak usah di antar sama kamu juga gak masalah. ''
''Ahhh.... kamu ga romantis deh. ''
''Mas galang aneh deh. ''
''Ayo rindu kita berangkat sekarang supir udah siapin mobilnya. ''
ucap tante hesti dan rindu langsung beranjak namun galang langsung mencegahnya.
''Biar galang yang anter dan jangan supir. ''
ucap galang dan ibunya langsung mengangguk.
''Mas galang usil deh kan aku mau sama ibu. ''
ucap kesal rindu dan galang tersenyum langsung meminta rindu untuk duduk.
''Udah gak apa apa sayang, galang emang sirik ajah kalau kamu deket sama ibu pasti nikung. ''
ucap tante hesti saat masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang.
''Ibu kok bilang gitu, yasudah kita berangkat sekarang kalau gitu. ''
ucap galang dan rindu mengangguk.
Hanya lima menit perjalanan akhirnya mobil sampai di supermarket dan galang langsung menggandeng rindu namun rindu menolak dan memilih menggandeng ibu mertuanya.
Galang dengan sabar mengikuti kedua wanita di hadapannya dan galang hanya tersenyum melihat istrinya begitu telaten dan sangat perhitungan saat memilih bahan bahan yang di butuhkannya.
Satu jam puas berkeliling dan galang langsung membayarnya ke kasir, membiarkan istri dan ibunya untuk duduk menunggu di kursi tunggu.
''Kamu tau gak sayang, galang itu anak yang periang dan usil sekali, juga sangat manja dengan semuanya lain hal dengan galih, galih lebih kalem dan cenderung arogan, tapi ibu aneh ajah katanya galang itu karakternya galak dan serius gak suka main main, padahal itu bukan galang sesungguhnya. ''
ucap tante hestihesti saat duduk dengan rindu.
__ADS_1
''Ibu kata siapa?? ''
tanya rindu saat ibu mertuanya membicarakan galang.
''Ada teman arisan ibu yang memberitahukannya, suaminya kerjasama dengan perusahaan galang dan dia bilang galang sadis dan dingin, ibu jadi sedih mendengarnya padahal galang anak yang baik, gara gara wanita liar itu galang jadi terpuruk tapi alhamdulillah sekarang galang kembali lagi itu semua berkat kamu sayang. ''
''Semua sudah takdir allah bu, rindu hanya mencoba mengikutinya ajah. ''
Rindu dan ibu mertuanya sibuk mengobrol dan tidak menyadari kalau galang ada di hadapannya, galang berdecak dan langsung menuju mobil.
''Itu galang kan kenapa gak ngajakin kita. ''
ucap tante hesti saat melihat galang berjalan keluar dari supermarket.
Rindu hanya tersenyum dang mengikuti ibu mertuanyamenuju mobil yang terparkir, rindu tersenyum kembali sambil membantu galang menata belanjaannya di dalam bagasi mobilnya.
''Pulang langsung ajah galang, kita makan siang di rumah sajah. ''
ucap tante hesti dan galang mengangguk.
Setelah sampai rumah galang langsung masuk dan meninggalkan rindu juga ibunya.
''Yasudah kamu masuk ajah sayang dan rayu suami kamu yang merajuk biar ibu di bantu bibi bawa belanjaannya. ''
ucap tante hesti dan rindu mengangguk.
Rindu berjalan menghampiri kamar dan galang sedang terlungkup sambil membuka celana dan baju atasannya, rindu langsung masuk kedalam kamar mandi dan mengganti pakaiannya.
Galang yang usil pun langsung menyusul ke kamar mandi dan rindu lupa tidak mengunci pintunya, hingga galang dengan mudahnya masuk kedalam kamar mandi.
''Astagfirullah..... mas galang bikin kaget ajah. ''
ucap rindu saat galang memeluknya dari belakang.
'Masa suami sendiri yang masuk gak nyadar. ''
ucap galang sambil terus mencium pundak rindu yang terbuka.
''Stop ihh geli mas, aku mau ganti baju dulu gerah loh ini badan aku. ''
ucap rindu sambil mengehntikan galang namun galang enggan melepaskan dan malah mengangkat tubuh rindu menuju ranjang.
''Gak bantah sayang, sekalian kita nanti mandi mau sholat zuhur yah. ''
ucap galang saat rindu akan protes dan akhirnya rindu pasrah.
Galang lagi lagi berhasil dengan keinginannya dan berhasil mencapai puncaknya dan pelepasannya, satu jam galang terus melakukan keinginannya.
Setelah selesai galang langsung mengajak mandi bersama dengan rindu dan setelah selesai mandi, galang dan rindu langsung sholat berjamaah.
__ADS_1
Galang langsung tidur setelah sholat dan rindu memilih untuk menghampiri ibu mertuanya untuk memilah dan memilih beberapa bahan bahan membuat kue.
TBC...........