
Rei , Ale , Rhido dan Miko duduk bersantai di salah satu sudut lapangan di bawah pohon rindang sambil menunggu mata kuliah berikutnya. Ale berbaring di atas rumput beralaskan bantal dari tas ransel miliknya, Rhido duduk bersandar di batang pohon dan membaca buku komik yang dia bawa dari rumah , Rei berbaring diatas rumput dengan mata terpejam , sementara Miko duduk bersila dengan mengenakan kacamata hitam dan melihat kearah kerumunan para cewek yang duduk tidak jauh dari tempatnya saat ini.
"Gimana kalau nanti malam kita kerumah Lo Rei sudah lama Gue tidak makan masakan Nyokap Lo. Rindu Gue " Ale terkekeh .
Rei yang semula memejamkan mata kini menoleh menetap Ale yang berbaring tepat di sebelahnya. Eits jangan salah bukan tatapan cinta loh ya tapi tatapan penuh curiga tumben β tumbenan Ale rindu sama masakan di rumah.
" Bener banget tuh mumpung lagi tanggal tua, bosan Gue makan mie instan mulu di kosn" tambah Ridho.
"Ahh Lo pada yang dipikirin cuma makanan, kayak Gue dong cuma mikirin neng Hani " ucap Miko tanpa memalingkan pandangannya.
"Muke gile Hani anak dosen killer itu?? Hani di kelas kita?" Ridho mendadak kagum pada Miko.
"Tepat" jawab Miko singkat.
"Serius Lo Mik ?" Ale ikut kepo .
"Kalian lihat kan pada, dia ikut sorakan nama Gue saat di lapangan kemarin" Miko mulai terbawa perasaan.
"Jadi bagaimana kita jadi kan kumpul dirumah Lo Rei ?" tanya Ridho membangunkan Rei dari tidurnya.
"Rumah Gue??? Nggak - nggak kemana saja asalkan jangan kerumah Gue".
__ADS_1
"Biasanya juga kita ke rumah Lo , kenapa sekarang nggak boleh ?" Miko menimpali.
"Karena ... Karena biasaaa dirumah Gue makanya kita butuh tempat tongkrongan baru dan suasana baru" elak Rei berusaha menolak.
"Wuiihh lihat nih hot news fans Gue Rinai jadi trending topik , sama Lo juga Rei " ucap Miko setengah berteriak terkejut dengan apa yang baru saja di bacanya di medsos.
"Menurut berita yang beredar Lo dan Rinai tinggal dalam satu rumah ? " Miko mendelik . Kini semua mata tertuju pada Rei .
"Apa itu benar Rei?" tanya Ale segera bangun dari tidurnya , cemas dengan apa yang akan di katakan ReiΒ setelah ini.
"Kalau benar memang kenapa ?" jawab Rei enteng .
"Whaaatttt !!!!!!!" ucap Ale , Ridho dan Miko bersamaan .
"Tunggu ini nggak seperti yang Lo pada pikirkan , Rinai itu adalah anaknya sahabat baik Nyokap Gue dan kebetulan Nai pindah ke kota ini lagi untuk kuliah makanya Nyokap dia nitipin Rinai ke nyokap Gue" jelas Rei .
"Ohhhh ...." ucap Ale , Ridho, dan Miko kembali kompak .
"Jadi itu artinya Gue masih punya kesempatan buat deketin Rinai " Ale tersenyum senang.
"Lo jangan macam - macam ya pada, karena dia sudah jadi tanggung jawab Gue " Rei menatap ketiga sahabatnya bergantian.
__ADS_1
" Jadi kita semua boleh dong ke rumah Lo?" Ale kembali memastikan.
"Tidak boleh" Rei beranjak dari tempat duduknya dan berjalan mulai menjauh.
" Hei Rei mau kemana Lo" Ale setengah berteriak.
"Gue mau ke kelas sebentar lagi ada jam kuliah , Gue cabut ".
To be continued...
Don't be silent readers guysΒ and don't forget to click favorite , comment, and share .
Untuk nambah semangat author π thanks you .
γ
γ
γ
γ
__ADS_1
γ
γ