RINDU RINAI UNTUK HUJAN

RINDU RINAI UNTUK HUJAN
Jatuh cinta


__ADS_3

"kalian sudah pulang"  sapa Mamah


"Iya Tan"jawab Rinai tak bersemangat tidak seperti biasanya .


" Loh kenapa ini kok pulang-pulang cemberut begitu mukanya?".


"Biasa Mah kalau cewek lagi dapet suka gitu kan " Rei terkekeh.


"Yeee" Rinai menjulurkan lidah pada Rei .


"Ya sudah kalian sana ganti baju dulu habis itu baru istirahat".


Rinai mengikuti langkah panjang Rei , menaiki anak tangga satu persatu.


Cuaca kembali turun hujan beberapa kali terlihat kilatan cahaya di ikuti gemuruh menggelegar begitu santer terdengar.


Dari balik dinding kamar diam - diam Rinai mendengarkan suara petikan senar gitar Rei karena kebetulan posisi kamar mereka bersebelahan.


Entah sudah berapa lama Rinai selalu menunggu saat Rei bernyanyi dan memetik senar gitar miliknya . Untuk sekian kalinya Rinai mengakui pada dirinya sendiri jika Rei sudah mencuri hati serta pikirannya saat ini. Perasaan yang hanya di ketahui oleh dirinya sendiri sementara Rei tidak tahu sama sekali.

__ADS_1


Setiap moment kebersamaannya dengan Rei saat itu adalah hal yang paling di tunggu – tunggu oleh Rinai , dan satu – satunya alasan Rinai kembali tidak lain adalah hanya untuk Rei. Menghabiskan sisa waktu yang dia miliki hanya bersama Rei  hanya itu yang Rinai inginkan saat ini.


****


Menjelang pertandingan basket yang hanya tinggal beberapa Minggu saja. Rei dan anggota club basket mulai giat berlatih hampir setiap dua hari sekali mereka berlatih setelah mata kuliah selesai . Terlihat Rinai berada di deretan bangku penonton menyaksikan latihan club basket Rei dan kawan - kawan. Wina dan Siska datang duduk tepat di samping Rinai .  Rinai menoleh dan memperlihatkan senyum serta lesung pipi pada Wina seperti biasanya.


"Gue tahu kalau Lo itu bukan pacar Rei " ucap Wina santai tanpa memalingkan pandangannya dari sosok Rei .


"Apa" Rinai menoleh pada Wina memastikan jika apa yang di dengarnya saat ini adalah benar .


"Rei itu mantan pacar Gue dan Gue masih sayang banget sama dia . Gue tahu Rei hanya berpura - pura pacaran sama Lo agar Gue cemburu jadi Gue harap Lo tahu diri dan jaga jarak sama dia, karena Gue tahu Rei juga masih mencintai Gue" Wina menjelaskan ucapannya .


"Lo pahamkan maksud Gue apa?" Wina tersenyum licik.


Rei melambaikan tangannya dan menoleh ke arah Rinai . Senyuman simpul Rei memperlihatkan sederet gigi putihnya.


“Lo lihat sendiri kan dia masih tersenyum ke arah Gue” Wina percaya diri .


“Mendingan Lo pergi deh karena bukan Lo tapi Gue yang Rei butuhkan saat ini dan nanti” Wina tersenyum licik pada Rinai , merasa menang.

__ADS_1


Di tengah riuhnya para suporter Rinai sedikit mulai memahami sikap Rei yang tiba - tiba saja memintanya untuk berpura - pura pacaran dengan Rei saat pertama kali dia menginjakan kaki di kampus ini semua itu hanya untuk membuat Wina cemburu dan bukan karena tidak ingin di dekati oleh para fans fanatiknya , melainkan karena Wina mantan pacarnya , saat ini Wina mungkin adalah mantan pacarnya dan itu berarti Rei pernah atau masih mencintainya hingga kini.


Sebelum latihan Rei selesai Rinai beranjak dari tempat duduk dan memilih untuk pergi meninggalkan kampus tanpa menunggu Rei seperti biasanya .


 


To be continued...


Don't be silent readers guys  and don't forget to click favorite , comment, and share .


Buat tambah semangat author 😊 thanks you .


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2