
Rinai bangun lebih awal dari biasanya, saat penghuni lain di rumah masih tertidur dengan langkah perlahan mengendap - endap dan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun Rinai keluar dari rumah dan berangkat ke suatu tempat tanpa sepengetahuan Rei ataupun Mamahnya.
Pukul 07 : 15 pagi Rei sudah duduk di depan meja makan untuk menyantap sarapan pagi yang telah di siapkan sekaligus menunggu Rinai keluar dari kamar. Sudah 10 menit berlalu setelah Rei menghabiskan sarapan miliknya namun Rinai tidak juga kunjung turun .
"Mah , Rinai pasti bangun kesiangan lagi ya sudah jam segini belum juga turun. Sudah hampir terlambat ke kampus" Rei menoleh pada Mamah.
" Tidak tahu Rei coba Mamah cek di kamarnya " Mamah Rei beranjak untuk mengecek keberadaan Rinai , tak terlalu lama Mamah kembali dengan sedikit panik karena tidak mendapati Rinai di kamarnya.
"Rei ... Rinai tidak ada di kamarnya coba kamu bantu cari di sekitar rumah ".
Rei berdiri dari tempat duduknya dan mencari kesekeliling rumah namun Rinai tidak dapat di temukan di manapun.
"Coba kamu hubungi dia Rei "
"Iya Mah" tanpa menunggu lama Rei langsung menghubungi ponsel Rinai namun nomor yang dituju sedang tidak aktiv atau berada di luar jangkauan.
__ADS_1
"Nomornya tidak aktif , kalau begitu Rei ke kampus dulu Mah barang kali Rinai sudah di kampus " Rei meraih ransel miliknya yang tergeletak tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.
"Nanti kalau Rinai sudah ketemu cepat hubungi Mamah"
"Iya Mah , Rei berangkat".
Tanpa membuang waktu Rei bergegas pergi ke kampus . Sepanjang perjalanan Rei berkali - kali mencoba menghubungi ponsel Rinai akan tetapi selalu di luar jangkauan. Rei mencoba menghubungi Ale , Ridho dan Miko untuk menanyakan keberadaan Rinai di kampus namun tetap nihil. Anisa pun tidak tahu di mana keberadaan Rinai saat ini.
Rei menambah kecepatan laju kendaraannya agar tiba di kampus lebih cepat . Setibanya di kampus Rei memarkirkan mobilnya kasar lalu segera melompat turun dari mobil dan bergegas mencari Rinai di sekeliling kampus , terutama tempat - tempat yang sering di datangi Rinai .
"Bagaimana apa Rinai sudah di temukan?" tanya Ale .
" Lo bantu Gue cari dia di sekitar kampus kalau Lo ketemu dia lebih dulu Lo langsung hubungi Gue" pinta Rei tanpa menjelaskan lebih lanjut.
"Oke" tanpa bertanya lebih lanjut Ale segera berpencar dari Rei , keduanya mencari keberadaan Rinai saat ini.
__ADS_1
Sudah lebih dari 30 menit Rei dan Ale mencari - cari keberadaan Rinai di sekeliling kampus namun Rinai tidak juga di temukan di manapun . Ridho dan Miko yang datang belakangan ikut serta mencari Rinai di sekitar kampus ketiganya berpencar untuk mencari keberadaan Rinai saat ini.
Rei melihat jam di pergelangan tangannya sudah menunjukan pukul 09 : 15 beberapa kali ada panggilan tak terjawab dari pelatih dan banyak pesan singkat masuk yang memintanya untuk segera ke lapangan saat ini juga karena pertandingan akan segera di mulai 15 menit lagi . Rei terpaksa menghentikan pencariannya dan segera bergegas menuju lapangan untuk bertanding basket.
“Nis , Gue minta tolong sama Lo , tolong terus coba hubungi ponsel Rinai jika sudah ada kabar segera hubungi Gue” Rei memohon.
“Gue mengerti , Lo fokus saja di pertandingan masalah Rinai biar Gue yang urus ”
“Thanks Nis” .
__ADS_1