RINDU RINAI UNTUK HUJAN

RINDU RINAI UNTUK HUJAN
Ale


__ADS_3

" Lo pada sudah dengar katanya Rinai itu adalah black angel pentolan kerusuhan yang selalu aktif di setiap ada bentrokan antar kampus di Jakarta dan telah  menghilang tanpa jejak sejak kerusuhan besar tahun lalu"


" Mungkin dia lari ketakutan makanya sembunyi disini dan berpura - pura jadi cewek  naif dan lugu "


" Kasihan Wina dia harus berurusan dengan Rinai"


"Lo tahu kondisi Wina sekarang katanya dia masih sangat shock setelah penganiayaan yang di lakukan Rinai tempo hari"


"Iya kasihan ya dia "


"Ehhh diam-diam orangnya datang" setengah berbisik, ketika melihat Rinai berjalan ke arahnya .


Setelah kejadian kemarin banyak mahasiswa dan mahasiswi yang memandang buruk pada Rinai , diam - diam membicarakan tentang keburukannya. Semua mata kini tertuju pada Rinai dengan pandangan sinis.


Sudah dua hari berlalu sejak insiden itu. Rei mulai menjaga jarak dengan Rinai, hampir setiap waktu luang Rei habiskan bersama Wina . Setiap kali bertemu dan berpapasan tak sedikitpun Rei bergeming dan memandang Rinai bahkan untuk sekedar bicara begitu enggan dia lakukan, Rei hanya terus melanjutkan langkahnya dan melewati Rinai begitu saja. Seperti dua orang asing yang belum pernah saling mengenal sebelumnya.


                                                             ****


"Rinai !!!!" Teriak Ale setengah berlari ke arahnya dengan sebuah senyum yang selalu dia tunjukan setiap kali mereka bertemu .


Rinai menoleh dan melihat Ale berlari ke arahnya .


"Pulang bareng Gue... mau?"  Ajak Ale .


Rinai mengangguk dan mengikuti langkah kaki Ale menuju parkiran.


Hampir setiap hari Rinai selalu di antar jemput Ale. Lima hari sudah berlalu pasca insiden itu. Seperti biasanya Ale mengantarkan Rinai pulang hingga di depan gerbang rumah. Di saat yang bersamaan Rei datang untuk sesaat Rei menoleh sebelum masuk ke dalam gerbang yang sudah terbuka lebar untuknya.


"Ya sudah Gue balik dulu , sampai besok" Ale berlalu dari pandangan Rinai .

__ADS_1


 


                                                             ****


 


Di saat  Rinai  melewati hari - hari yang buruk dan begitu berat dalam hidupnya . Ale selalu ada dan selalu datang untuk Rinai dengan segala ke kocakannya Ale sanggup membuat Rinai tertawa dan selalu tersenyum . Di saat yang sama ketika sahabat masa kecilnya meninggalkan dirinya hanya karena tidak bisa percaya dengan apa yang Rinai katakan namun Ale masih bisa percaya . Satu - satunya orang yang percaya dengan apa yang dikatakan Rinai ketika hampir semua orang menuduhnya dan meragukan dirinya .


"Hujan" Rinai berdiri di depan sebuah mini market dengan sekantong belanjaan di tangan.


"Hei" sapanya


Rinai menoleh dilihatnya Ale telah berdiri di sampingnya juga dengan sekantong plastik belanjaan.


" Ale Lo kok bisa di sini ?"


" Gue ngikutin Lo "


"Hanya bercanda" Ale tersenyum dan menunjukan sekantong plastik belanjaannya pada Rinai .


"Sudah mulai reda , Gue antar Lo pulang ya " ucapnya sedikit memaksa. Ale menarik tangan Rinai agar mengikuti langkahnya .


" Gue lapar kita makan dulu ya di depan sana ada tempat yang makanannya di jamin bikin ketagihan"


Rinai mengangguk tanda setuju .


Kali ini warung nasi uduk menjadi tempat tujuan Ale .


"Lo mau pesan apa ? " Tanya Ale melihat ke arah Rinai yang sibuk memilih menu.

__ADS_1


“Terserah kamu saja” Rinai menaruh kembali tabel menu di atas meja.


"Baiklah kalau begitu, Mang nasi uduknya 2 ya sama bebek goreng dan minumnya teh manis hangat"  Ale mulai memesan makanan .


Tidak perlu menunggu lama pesanan datang.


"Pesanannya datang, terima kasih mang Joni "


"Mas Ale tumben ke sini bawa cewek, cantik pula biasanya juga selalu sendiri, pacarnya ya? Cantik mas"


"Mang Joni bisa saja" Ale tertawa terbahak.


" Kalau begitu silahkan di nikmati makanannya"


" Sorry Nai , biasa mang Joni suka bercanda orangnya"


"Iya nggak apa - apa" Rinai tersenyum dan segera melahap makanan di hadapannya yang begitu lezat.


"Hmmm ini benar - benar lezat" puji Rinai .


"Iya dong kapan - kapan kita ke sini lagi  ya " ajak Ale .


" Tentu "


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2