
Hari pertandingan sudah semakin dekat , berbagai latihan mulai giat di lakukan. Dua hari menjelang pertandingan para club basket dari jakarta datang ke kampus untuk bertemu dengan para lawan mainnya yaitu Rei cs . Di hari yang sama semuanya sepakat untuk melakukan latihan bersama . Kebanyakan penonton masih di dominasi oleh kaum hawa suara riuh mulai santer memenuhi area lapangan.
Rei dan anggota club basket lainnya sudah siap dengan kaos basket warna biru dan sedikit perpaduan warna putih, sedangkan pihak lawan mengenakan kaos basket berwarna merah .
Latihan pertandingan masih belum dimulai karena ketua team basket dari jakarta belum juga hadir di lapangan.
Tidak begitu lama cowok bertubuh tinggi, mengenakan kaos merah , arm band merah tampak melingkar di pergelangan tangan kanan serta ukiran tato abstrak terlihat jelas terukir menghiasi leher kirinya, rambut panjang hampir menyentuh bahu terkuncir dengan apik.
Dia berjalan memasuki area tengah lapangan latihan . Pertandingan akan segera di mulai suara tepukan bergemuruh. Seperti biasa Miko melemparkan long Kiss ke para suporter .
__ADS_1
Rei dan Evan mulai saling berhadapan . Bola basket di lambungkan ke atas pertandingan pun dimulai. Rei berhasil menguasai bola , menggiringnya lalu mengoper pada Aldo, team dari Jakarta tak mau kalah mereka berusaha untuk menghadang dan merebut bola dari tangan lawan. Meski ini hanya sebuah latihan mereka melakukannya dengan sungguh - sungguh . Waktu terus bergulir skor sementara masih 20 : 36 team dari Jakarta masih mendominasi permainan.
Rei cs masih berusaha untuk mengejar ke ketinggalan dari skor sementara. Beberapa angka kembali tercetak oleh team Rei cs mendekati menit ke 7 terakhir diantara para penonton Rinai ikut menyaksikan jalannya latihan pertandingan meskipun sedikit terlambat datang .
Mendekati 4 menit terakhir Ale kembali mencetak angka kini perolehan skor sementara 52 : 54 masih unggul 2 poin untuk team Evan cs ( Jakarta) .
Latihan pertandingan semakin sengit ketika Rei berhasil merebut bola dari tangan lawan di menit 00 : 14 Rei melempar bola ke dalam ring , bola melambung tinggi dan mendarat dengan sempurna masuk ke dalam ring Rei berhasil memberi tambahan 2 point hingga suara peluit wasit mengakhiri pertandingan latihan kali ini dengan hasil 54 : 54 seri . Kedua belah pihak saling bersalaman bergantian satu sama lain. Teriakan para penonton menambah semarak di sekitar lapangan basket .
Rei berjalan ke arah Rinai dan mengambil botol air mineral dari tangannya.
__ADS_1
"Permainan kalian keren banget hari ini Gue jadi nggak sabar ingin melihat pertandingan kalian yang sesungguhnya" Rinai tersenyum memperlihatkan kedua lesung pipi. Rinai tak menyadari jika Evan menatapnya tajam dari tempat yang tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.
Tanpa berkedip Evan menyeka keringat di dahi dengan handuk kecil dan tidak melepaskan pandangannya dari cewek mungil di hadapan Rei .
"Black angel di sini rupanya Lo bersembunyi" Evan menyeringai ketika mengingat sesuatu tentang Rinai . Rinai adalah cewek yang selalu menjadi rival di setiap bentrokan antar mahasiswa di Jakarta . Satu - satunya cewek tangguh yang selalu menjadi pentolan dan yang paling banyak melumpuhkan anak buahnya. Pada masanya Rinai di sebut - sebut sebagai Black angel karena kiprahnya di dunia kerusuhan termasuk TOP 1 di seluruh wilayah jakarta. Berkali - kali di keluarkan dari sekolah, berkali - kali di keluarkan dari kampus karena sering terlibat kekerasan dan sudah hampir satu tahun menghilang tanpa jejak namun kali ini Evan benar - benar telah menemukannya kembali . Terakhir kali mereka bertatap muka langsung saat terlibat keributan antara kampus banyak mahasiswa yang tertangkap polisi dan setelah itu tidak ada lagi kabar atau berita mengenai dirinya.
__ADS_1