
“Bagaimana keadaan Rinai saat ini Mil?”
“Sepertinya kita harus segera memindahkan Rinai ke rumah sakit pusat di Jakarta di sana semua peralatan yang di butuhkan Rinai sudah lengkap tersedia . Dan kabar baiknya adalah kita sudah mendapatkan donor untuk Rinai” jelas Mila pada keluarga Rinai .
“Lakukan apapun asalkan itu bisa menyelamatkan nyawa Rinai”
“Akan saya lakukan semua yang saya bisa Tante , baiklah saya akan segera mengurus untuk kepindahan Rinai secepatnya” Dr Mila undur diri .
“ Nak Rei , sebaiknya kamu pulang saja dulu untuk beristirahat , 2 hari ini kamu selalu menunggui Rinai tanpa beristirahat, Rinai biar Tante dan om yang menjaga di sini”
“Baiklah Tante Saya mau pulang dulu untuk mengganti baju sebentar setelah itu Saya akan kembali lagi ke sini” Rei berpamitan .
“Nai , Gue pulang dulu sebentar nanti Gue balik lagi” Rei menggenggam tangan Rinai sebelum beranjak pergi dari rumah sakit .
****
Ke esokan harinya Rinai di pindahkan ke rumah sakit besar khusus jantung . Rei ikut serta pergi ke Jakarta untuk menemani Rinai . Saat ini Rei tidak ingin berada jauh dari Rinai . Bisa berada di sisi Rinai saja sudah lebih dari cukup bagi Rei .
__ADS_1
Setibanya Rinai di rumah sakit rujukan, para dokter dan team medis bersiap untuk melakukan operasi transplantasi jantung . Baju serba hijau sudah mereka kenakan, beberapa dokter ahli bedah dan beberapa perawat sudah masuk ke dalam ruangan operasi pintu kembali tertutup rapat . Rei dan keluarga Rinai hanya bisa menunggu di luar ruangan operasi harap – harap cemas. Segala doa mereka panjatkan mengharap ke ajaiban , berdoa agar operasi Rinai berjalan lancar.
Beberapa jam sudah berlalu dan belum ada satupun dari dokter atau perawat yang keluar dari pintu ruang operasi.
Pukul 21:30 salah satu dokter keluar dari ruangan, semua yang menunggu berdiri dari tempat duduknya .
“Gimana kondisi anak saya Rinai dok? Apa operasinya berjalan lancar?” tanya Papa Rinai cemas .
“Operasinya berjalan lancar sebentar lagi akan segera di pindahkan ke ruang perawatan.
“Syukurlah” semua ke khawatiran dan segala kecemasan mulai sedikit menghilang .
Seperti saat ini Rei melakukan panggilan Vidio via app Skype .
“Mas Andri bagaimana kondisi Rinai saat ini ? Di mana dia sekarang ? Apa semuanya baik?” tanya Rei .
“ kondisi Rinai mulai membaik hanya saja dia masih harus rutin menjalani pengobatan, sekarang Rinai sedang tidak di rumah kalau dia sudah pulang pasti mas akan kasih tahu kalau kamu mencarinya”.
__ADS_1
“ Terima kasih Mas Andri” Rei merasa lega setelah mengetahui jika Rinai mulai membaik .
Hampir setiap hari Rei menanyakan kabar terbaru tentang kondisi Rinai . Waktu tak terasa telah berlalu sudah enam bulan Rinai berada di Jerman tapi tidak ada seharipun Rei berhenti untuk menanyakan dan mencari tahu kabar terbaru tentang kondisi Rinai saat ini melalui bantuan Andri atau anggota keluarga Rinai yang lain .Rei terus berharap Rinai akan segera menghubunginya langsung.
To be continued...
Don't be silent readers guys and don't forget to click favorite , comment, and share .
Buat tambah semangat author 😊 thanks you .
__ADS_1