RINDU RINAI UNTUK HUJAN

RINDU RINAI UNTUK HUJAN
Karena Lo cukup berarti


__ADS_3

Hari pertama sejak kembalinya Rinai ke kampus , Rinai sudah di sibukan dengan mengejar mata kuliah yang selama ini sudah dia lewatkan. Begitu sibuknya dengan semua mata kuliah hingga membuat Rinai lupa waktu. Jam kuliah telah lama selesai Rinai masih terlihat duduk di bangku perpustakaan dengan beberapa buku di atas meja yang tampak begitu berantakan. Rinai tidak menyadari kehadiran Rei yang tidak jauh dari tempatnya duduknya saat ini.


Rinai melirik jam di pergelangan tangan kanannya menunjukan pukul 15 : 38


"Ya ampun sudah sore , Rei pasti sudah lama menunggu gawat dia pasti marah lagi" Rinai segera merapihkan semua buku- buku yang berserakan di atas meja sebelum bergegas beranjak dari tempat duduknya.


Baru sesaat Rinai berbalik badan , Rei sudah berdiri tepat di hadapannya.


"Ohhh Astaga!!!!" Rinai begitu terkejut mundur satu langkah melihat Rei yang begitu dekat dengan sepasang mata menatap tajam padanya .


"Ya ampun Rei Lo ngagetin gue " ucap Rinai setengah berbisik , dengan kedua tangan memegang erat beberapa buku tebal yang tadi dia baca.


" Kalau sudah selesai ayo kita pulang" Rei menggambil semua buku dari genggaman Rinai, lalu menarik tangan kanan Rinai dan berjalan beriringan menuju parkiran.


Rei memacu mobil Jeep miliknya di jalanan beraspal , di antara lalu lalang kendaraan lain .


" Kita jalan - jalan dulu ya " Rei membuka pembicaraan.


" Oke" jawab Rinai di Sertai sebuah anggukan kecil.


Rei melajukan kendaraannya dengan kecepatan 60 km / jam . Rinai tidak tahu kemana Rei akan membawanya saat ini . Setelah kepulangannya Rinai tidak pernah memiliki banyak waktu luang untuk Rei , baru kali ini keduanya bisa bersama lebih lama .


“Nai”

__ADS_1


“Hmmmm”


“ Bagaimana kondisi Lo saat ini apa sudah lebih baik?”


“Begitulah jauh lebih baik , dan ya peralatan dan perawatan di sana sangatlah lengkap jadi tidak  ada kendala sama sekali”


“Syukurlah kalau begitu”


Setelah menempuh satu jam perjalanan keduanya sampai di depan bibir pantai . Keduanya tampak duduk di atas kap mobil untuk menikmati senja sore ini.


" Lo tunggu di sini sebentar Gue segera kembali. Hanya sebentar saja" Rei bergegas turun dari kap mobil .


Belum sempat Rinai membuka mulut , Rei sudah berlari jauh. Semilir angin bergantian berhembus menerpa rambut Rinai yang tergerai panjang .


PLOPS ...


Rei membuka kaleng softdrink yang dia bawa dan memberikannya pada Rinai , dan satu lagi untuk dia minum sendiri.


“ Nih” Rei menyodorkan sekaleng softdrink pada Rinai .


“Thanks” tangan Rinai mengambil kaleng softdrink dari Rei lalu kemudian meminumnya .


Pandangan Rinai masih tertuju pada pemandangan sunset di hadapannya yang begitu indah . Keduanya duduk beriringan menghadap sunset sore ini .

__ADS_1


" Gue senang Lo balik" ucap Rei tanpa mengalihkan pandangannya dari pemandangan sunset di depannya.


Rinai menoleh menatap cowok di yang duduk di sampingnya saat ini.


" Tadinya gue sempat berpikir jika Lo sudah tidak mau kembali makanya semua pesan tertulis dan email yang  Gue kirimkan tak satupun Lo balas ". Rei kembali melanjutkan perkataannya.


Hening......


 


To be continued...


Masih penasaran dengan kelanjutan ceritanya so Don't be silent readers guys  and don't forget to click favorite , comment, and share yang banyak.


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2