
Akhirnya semua pertunjukan dari Eskul big six selesai.
“Hei kalian, apakah kalian merasa sesuatu dari tadi?”Kata Gin.
“Tidak ah, kami tak merasakan sesuatu yang aneh.”Kata Miyu.
“Mungkin ini perasaanku saja, tapi sepertinya kita diawasi.” kata Gin.
“Ah mungkin itu perasaanmu doang Gin.”Kata Ai.
“Baiklah acara selanjutnya. Salah satu acara yang spesial, karena acara bisa menginspirasi murid murid yang lain.”Kata Coiler.
“Baiklah kita sambut. Shuichi dan Kyoko.”Kata Coiler.
Shuichi dan Kyoko naik ke atas panggung.
“Beri tepuk tangan untuk mereka.”Kata Coiler.
Para hadirin yang lain memberi tepuk tangan.
“Terimakasih semuanya.”Kata Shuichi.
Sementara itu, ternyata ada seorang Sniper diatas salah satu gedung di dekat acara itu.
Ternyata Sniper itu mengincar kepalanya Shuichi.
Dia terus mengukur hingga bidikannya pas ke kepala Shuichi.
“Bagus, waktunya aku pecahkan kepala itu.”Kata Sniper itu.
Tiba-tiba ada seseorang memegang sebuah pisau di dekat leher sniper itu.
“Eits, jika kau menembak nya, maka kepala mu hilang lho.”Kata seseorang dibelakang itu.
“Siapa kau?”Kata sniper itu.
“Ah, apakah. setiap seseorang berkelahi harus berkenalan dulu? Tidak kan.”Kata seseorang itu.
Ternyata dia adalah pak Kagemaru.
“ya benar sih.”Kata sniper itu.
“tapi......”Kata sniper itu. Sniper itu menampar pak Kagemaru dengan senjata sniper nya. Pak Kagemaru terjatuh.
“Kau gak usah sok banyak gaya, menodongku seperti maling, tapi kekuatan nihil.”Kata Sniper itu.
Pak Kagemaru bangkit dengan wajah yang berlumuran darah.
“Aku bukan ingin terlihat keren. Aku ingin.....”Kata Pak Kagemaru.
Pak Kagemaru menghajar sniper itu.
“Aku ingin melindungi muridku!!!!!!”kata Pak Kagemaru.
Sniper itu terjatuh.
“Oh jadi kau gurunya anak itu ya?”Kata Sniper itu.
“Baiklah, aku akan menghabisimu terlebih dahulu!!!!!!”Kata Sniper itu.
“Baiklah ayo kau maju duluan.”Kata Pak Kagemaru.
Sementara itu di tempat konser......
“Oh jadi begitu ya kejadiannya. Jadi kau kebetulan berpapasan dengan kakak kelas itu dan Kyoko temanmu.”Kata Coiler.
“Ya begitulah.”Kata Shuichi.
__ADS_1
“Lalu kenapa kau pisahkan mereka?”Kata Coiler.
“Karena........”Kata Shuichi.
Kembali lagi ke tempat yang tadi, pertarungan antara Sniper itu dan Kagemaru selesai.
Pertempuran itu dimenangkan Kagemaru. lantai diatas gedung itu dipenuhi dengan darah Kagemaru dan Sniper itu. Kagemaru mendapatkan luka yang cukup parah di kepalanya dan di semua bagian tubuhnya. Sedangkan Si Sniper tewas dengan luka pukulan dan tusukan yang cukup parah.
“Ah akhirnya selesai.”Kata Kagemaru.
“Aku tak menyangka aku akan melakukan nya sampai sejauh ini.”Kata Kagemaru.
“Aku kasihan dengan sniper ini, dia mati karena tugas yang ia jalani.”Kata Pak Kagemaru.
“Tapi ya bagaimana lagi, pasti setiap pekerjaan memiliki resikonya kan?”Kata Pak Kagemaru.
“Ah sial, sepertinya sebentar lagi aku akan pergi kesana juga ya?”Kata Kagemaru.
“Baiklah aku akan serahkan sisanya kepada kalian.”Kata Kagemaru.
Kagemaru mengambil Senjata Sniper yang tergeletak itu dan mengambil nya. Setelah itu ia melepas peredam senjata itu. Lalu menembaknya ke atas.
Tiba tiba terdengar suara seperti tembakan dua kali. Semuanya kaget.
“Suara apa itu?”Kata Shuichi. Semua hadirin berhamburan dan ingin keluar.
“Ada apa ini?”Kata Miyu.
“Aku juga gak tau Miyu.”Kata Ai.
“Suara tembakan.”Kata Gin.
“Itu suara tembakan.”Kata Gin. “Te.....tembakan?”Kata Rie.
Shinmaru melihat ke Shuichi dan Kyoko. “AWAS KYOKO!!!!!”Kata Shinmaru.
“MATILAH KAU!!!!!!!!!!”Kata Coiler. Dia berlari dan ingin menusuk Kyoko.
Tetapi Miyu melompat dan langsung menahan serangan Coiler.
“Hehe tak semudah itu Coiler. eh bukan,Surgeon.”Kata Miyu.
“Kami sudah tau dari Shuichi, iya kan Shuichi?”Kata Miyu.
“Apa maksudmu? Bukannya seharusnya kalian itu tak tahu rencana ini.”Kata Coiler.
“aku sudah tau saat petugas itu membagikan tiket itu. Mana mungkin akibat menyelamatkan orang begitu saja langsung dapet tiket VVIP.”Kata Shuichi.
“Jadi begitu ya alasannya kau bilabg seperti itu. Karena kau sudah tau pasti ini akan terjadi?”Kata Kyoko.
“Ya begitulah.”Kata Shuichi.
“Tapi aku tak percaya kau menyewa Sniper untuk membunuh kami.”Kata Shuichi.
“Tapi untungnya aku sudah menghubungi Pak Kagemaru untuk membantu kami mengurus sniper itu.”Kata Miyu.
“Eh jadi maksudmu kalian sudah tau kalau ada kejadian seperti ini dari awal?”Kata Shinmaru.
“Oh maafkan aku Shinmaru, Rie. Kirain aku kalian ingin bermesraan setelah ini. Jadi aku tak memberitahu kalian. Kan tubuh kalian nggak bagus kalau banyak gores goresan saat kalian ngedate.”Kata Miyu.
“Siapa yang bilang kami itu pacaran,Miyu!!!!!”Kata Shinmaru.
Tiba-tiba pak Source mengeluarkan senjata desert eagle. Dia membidik menuju Miyu. “Kalian menghalangi rencana anakku.”Kata Pak Source.
Ai melihatnya. “AWAS MIYU!!!!!!!”Kata Ai. Ai pun melompat ke arah Miyu.
“MATILAH KAU!!!!!”Kata Pak Source. Pak Source bersiap siap untuk menembak. Sebelum ia menembak tiba-tiba ada sebuah peluru yang jatuh dari atas mengenai pundak kirinya.
__ADS_1
“ARGHHHHHHHH!!!!!!”Kata Pak Source.
Pak Source seperti orang yang sempoyongan. Dia kekanan dan kekiri, kenan, dan ke kiri hingga ia terjatuh dan menabrak sebuah tiang penyangga.
“Awas panggung ini akan runtuh!!!!!!”Kata Shinmaru.
Mereka pun langsung menjauh dari area panggung itu, tapi sebelum itu tangan Kyoko dipegang oleh Coiler.
“Aku akan membawa dia mati bersamaku.”Kata Coiler.
“Lepas.....lepaskan aku.”Kata Kyoko.
“Tidak bisa, aku ingin membawamu kesana.”Kata Coiler.
Tiba-tiba Shuichi pun memukul Coiler hingga terpental.
“Aku tak akan, Kyoko mati disini!!!!!”Kata Shuichi.
“AYO KYOKO!!!!!”kata Shuichi memegang tangan Kyoko lalu menggendongnya.
Setelah itu ia lompat ke belakang panggung. “Sialan kau!!!!!!”kata Coiler.
Panggung itu runtuh, dan Coiler pun tertimpa besi besi itu.
“Pyuh, hampir saja.”Kata Shuichi.
“Shu....Shuichi, bisa turunkan aku?”Kata Kyoko.
“Oh iya maaf.”Kata Shuichi. Shuichi menurunkan Kyoko.
“Ah, disini jadi berantakan ya?”Kata Miyu.
“Iya semuanya terlihat kacau.”Kata Ai.
“Mungkin kita akan dihukum untuk semua kekacauan ini.”Kata Shuichi.
Tiba tiba Pak Source bangkit setelah ia terjatuh tadi.
“AKU AKAN MEMBALASKAN KEMATIAN ANAKKU!!!!!!!!”Kata Pak Source. Pak Source membidik mereka dan bersiap siap untuk menembak.
“AWAS, KYOKO!!!!!”Kata Miyu.
Pak Source pun menembak. Shuichi mengambil sebuah tiang kecil dari reruntuhan itu yang terbuat dari baja yang kuat. Lalu ia memukul peluru itu.
“Akan ku kembalikan peluru ini.”Kata Shuichi.
Peluru itu kembali ke arah Pak Source dan mengenai dada bagian kanan nya.
“ARGHHHH.”Kata Pak Source. Dia pun terjatuh.
“Mengapa kau menyalahkan orang lain? Kan kau yang menjatuhkan tiang penyangganya dan membuat panggungnya roboh.”Kata Shuichi.
“dan juga, mengapa kau membantu nya untuk menyingkirkan kami? Kan kau adalah bapaknya. Kau harusnya mengajarkan anakmu kebaikan, bukannya kejahatan.” Kata Shuichi.
“Karena, aku ingin menyingkirkan.......”Kata Pak Source.
Pak Source mati di tempat.
“Sepertinya dia mati.”Kata Shuichi.
“Lalu kita apakan kekacauan ini.”Kata Miyu.
“Oh iya, Pak Kagemaru!!!”Kata Ai.
“Oh iya dia masih diatas!!!.”Kata Miyu.
“Ayo kesana.”Kata Gin. Mereka ke atas.
__ADS_1