
Hari sudah sore.
Gin dan Catherine masih kelihatan mengurus keperluan nya Ai dan Miyu. Sementara Shinmaru mengurus keperluan baju dan barang barang yang diperlukan Ai dan Miyu.
“Gin, Catherine kalian nggak capek?” Kata Miyu.
“Tidak sih, karena kami hanya duduk duduk saja disini,”Kata Gin.
“eh bukan itu maksudku, maksudku apa kalian tak merasa bosan disini?” Kata Miyu.
“Bosan ya bosan sih, tapi....”Kata Gin.
“Jika kalian berdua capek, kalian bisa pulang saja,” Kata Miyu.
“Lalu siapa yang mengurus kalian nanti,” Kata Gin.
“Tenang, ada Shinmaru kok,”Kata Miyu. Shinmaru membuka pintu rumah sakit. “Hello semuanya,” Kata Shinmaru.
Dia sepertinya membawa dua koper. “Nah, koper merah ini untuk Ai dan koper biru untuk Miyu,” Kata Shinmaru.
“Shinmaru, apakah kau bisa menjaga mereka berdua?” Kata Gin.
“Ya aku bisa bisa saja sih, jangan khawatir,” Kata Shinmaru.
“Yang benar nih?” Kata Gin.
“Iya tenang saja,” Kata Shinmaru.
“Tapi apakah aman jika Miyu bersama dua laki-laki ini?” Kata Catherine.
“Tenang saja, aku tak akan melakukan aneh aneh kok,” Kata Shinmaru.
“Sudahlah Catherine kau tak perlu khawatir,” Kata Miyu.
“Jika mereka apa apain aku, aku akan memberi pelajaran kepada mereka,”Kata Miyu.
“Lagipula ini kan Rumah sakit. jika mereka macam macam, mereka akan diamuk massa” Kata Miyu.
“Iya sih,” Kata Catherine.
“Tapi nggak apa apa nih Miyu?” Kata Catherine.
“Iya, tak apa apa kok,” Kata Miyu.
“Baiklah kami permisi dulu ya,”Kata Gin.
Gin dan Catherine pun pergi.
“Kurasa mereka butuh istirahat,” Kata Miyu.
“Benar,” Kata Ai.
“Bosan itu membuatmu lelah, lelah membuatmu malas, dan malas membuatmu tidak memanfaatkan waktumu dengan sempurna,”Kata Ai.
“Ya aku setuju dengan pendapat mu,” Kata Miyu.
“Oh iya Shinmaru, apakah kau bisa membantu kami?” Kata Miyu.
“Ya mungkin kalau merawat Ai saja aku bisa sih, tapi untuk merawat dua orang, sepertinya aku agak kerepotan deh,” Kata Shinmaru.
“Kira-kira Rie bisa tidak ya membantuku?” Kata Shinmaru. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
“Ya, halo,” Kata seseorang.
Rupanya itu Rie.
__ADS_1
“Rie? Kenapa kau bisa kesini?” Kata Shinmaru.
“Hehehe, aku tau dari Kanna bahwa kalian ada disini,” Kata Rie.
“Kanna ya, sepertinya aku tau siapa yang memberitahunya,” Kata Shinmaru di dalam hatinya.
“Oh iya Rie, apakah kau bisa membantuku?” Kata Miyu.
“Tenang saja, aku sudah meminta izin kepada wali kelasku untuk izin sehari untuk menemani kalian,”Kata Rie.
“Oh begitu ya,” Kata Miyu. Tiba-tiba mereka mendengar suara keroncongan perut. “Hehehe, itu perutku,” Kata Rie.
“Baiklah sepertinya sudah waktunya untuk membeli makanan,” Kata Shinmaru.
“Kalian mau aku beliin apa?” Kata Shinmaru. “Mie ayam nenek,” Kata Ai.
“Bakso nenek,” Kata Miyu.
“Nasi goreng nenek,” Kata Rie.
“Oi, itu terlalu jauh tau!!!!” kata Shinmaru.
“Baiklah Aku terserah deh, Shinmaru,”Kata Rie.
“Aku sih terserah apa saja, tapi intinya nggak pedes makanannya,”Kata Ai.
“Aku juga terserah deh, rapi nggak pedes makanannya,”Kata Miyu.
“Cie, Kompak nih kriteria makanannya,”Kata Rie.
“Aku memang tak suka pedas,”Kata Ai.
“Pasti merepotkan kalau buang air besar di malam hari,” Kata Miyu.
“Ya sudah, aku pergi dulu ya,” Kata Shinmaru.
Shinmaru pun pergi untuk membeli makanan. Rie mengambil kursi dan menaruh nya dekat Miyu.
Dia pun duduk disana.
“Hei Miyu, kenapa kau bisa dihajar sama temanmu itu?” Kata Rie. “Sebenarnya...”Kata Miyu sambil memasang ekspresi malu.
“Itu karenanku. Dia rela melakukan itu karenaku,”Kata Ai. Rie pun terkejut.
“Apa itu benar Miyu?” Kata Rie. “I-iya,” Kata Miyu yang tersipu malu.
“Wah kalian romantis ya,” Kata Rie yang memasang Ekspresi ceria.
“Nggak dia, nggak pacarnya sama aja,” Kata Ai dan Miyu di dalam hati mereka dan.
“Aku jadi iri deh kepada kalian,” Kata Rie.
“Kau iri kami Diinjak injak ya?” Kata Ai yang heran di dalam hatinya.
“Ah kalian juga termasuk pasangan romantis kok,” Kata Miyu.
“Kami saja jarang bertemu,” Kata Rie.
“Bukannya setiap hari kalian hampir bertemu ya?” Kata Ai yang heran di dalam hatinya.
“Aku tuh maunya seperti kalian, satu kelas sama orang yang aku sayangi,” Kata Rie.
“Kata siapa pacar satu kelas itu enak? Sering ngeliat pacarnya ngobrol sama cewek lain, lagipula kalau pacarmu itu orang yang cukup berpengaruh di kelas pasti banyak cewek cewek yamg menghampirimya,” Kata Ai di dalam hatinya.
“Kalau menurutku sih, kalian cukup ideal. Karena kalau terlalu dekat itu bau limbah,” Kata Miyu.
__ADS_1
“Kau tak perlu harus menjadi satu kelas untuk dekat dengannya. Yang penting komunikasi kalian terjalin dengan baik. Percuma dekat dekatan kalau komunikasi nya buruk,” Kata Miyu.
“Iya sih, bener apa katamu,” Kata Rie.
Tiba-tiba ada yang membuka pintu. Ternyata itu adalah Shinmaru yamg membawa sebuah makanan.
“Halo semuanya aku datang membawa makanan,” Kata Shinmaru sambil menunjukkan makanan nya. Shinmaru menaruh makanan itu di semuah meja.
“Wah sebuah bento,” Kata Rie.
“Memang isinya ini apa?” Kata Miyu.
Lalu ia mengambilnya dan memberikan makanan untuk Miyu, Rie, Ai damn juga dirinya.
“Baiklah ayo kita langsung makan,” Kata Shinmaru.
Mereka membuka bento tersebut. Isinya adalah Sebuah satu buah chicken katsu, teriyaki, selada wortel beserta mayones dan sebuah nasi.
“Wah kelihatannya ini lezat.”Kata Miyu.
“Selamat makan,” Kata Ai, Miyu, Shinmaru dan Rie. Mereka pun memakan makanan itu.
“Wah rasanya enak sekali,” Kata Miyu.
“Rasanya aku ingin lagi dan lagi,” Kata Rie.
“Ya aku akui ini benar benar enak,” Kata Ai.
“Aku cukup senang jika kalian bilang seperti itu,”Kata Shinmaru.
“Kau beli ini dimana Shinmaru?” Kata Miyu.
“Di dekat sini,”Kata Shinmaru.
“Awalnya kukira itu adalah sebuah cafe. Karena tempat nya benar benar seperti cafe pada umunya. Tapi setelah aku mendekat, itu berisi banyak makanan yang kelihatan lezat,” Kata Shinmaru.
“Ya memang restoran sekarang sebagian nampak seperti itu semua,” Kata Ai.
“Iya sih,” Kata Shinmaru.
“Oh iya, kalau aku dan Ai sudah boleh pulang dari rumah sakit ini kita mampir kesana yuk. Terus beli buat Kyoko dan Shuichi,” Kata Miyu.
“Memangnya Shuichi dan Kyoko kenapa?” Kata Rie.
“Oh iya kau belum tau ya?” Kata Miyu.
“Sekarang Kyoko juga berada di rumah sakit ini karena dia ditipu dan diserang oleh seseorang,” Kata Miyu.
“Apa? Kyoko jadi korban penipuan?”Kata Rie.
“Mungkin lebih tepatnya, dia menjadi korban dari modus seseorang,” Kata Ai.
“Astaga,”Kata Rie.
“Dan sekarang Shuichi sedang menjaga dan merawatnya di kamarnya.”Kata Shinmaru.
“Kyoko yang malang,” Kata Rie. “Untungnya ada Shuichi ada disana dan menyelamatkannya. jika Shuichi tidak disana, aku tak tahu bagaimana nasib Kyoko sekarang,” Kata Miyu.
“Syukurlah, untung ada Shuichi disana,” Kata Rie.
“Tapi aku baru tahu Shuichi bisa romantis juga,” Kata Rie.
“Ya sepertinya mereka memang cocok menjadi pasangan seumur hidup,” Kata Ai dan Miyu di dalam hatinya.
Akhirnya mereka selesai makan.
__ADS_1