
Sudah mau waktu jam makan siang,Ai masih saja tertidur di kamarnya.
“Ai, ayo keluar. Udah mau jam makan siang.”Kata Shuichi sambil mengetuk ngetuk pintu.
Ai tidak merespon.
“Ai, ayo keluar.”Kata Shuichi.
“Ai ayo keluar.”Kata Shuichi.
Ai tetap tidak merespon.
“Ai lagi ngapain sih, gak keluar keluar.”Kata Shuichi.
“Mungkin dia tertidur ya? ”Kata Shuichi.
“WOI AI, BANGUN UDAH JAM MAKAN SIANG!!!!!!” Kata Shuichi sambil mengetuk pintunya dengan keras.
“Iya iya, sebentar ya.”Kata Ai.
“Jadi dia memang beneran tidur ya.”Kata Shuichi di dalam hatinya.
Ai pun bangun dari tempat tidurnya. Lalu ia bersiap siap.
...****************...
Ai pun keluar dari kamarnya.
“maaf Shuichi. Tadi aku ketiduran hehehe”Kata Ai.
“Pantes, gak keluar keluar.”Kata Shuichi.
“Baiklah Ayo kita kebawah.”Kata Shuichi.
“Yok.”Kata Shuichi.
Tiba-tiba ada seseorang yang keluar di sebelah kamar nya Shuichi. Ternyata itu adalah Shinmaru.
“Baiklah waktunya kebawah.”Kata Shinmaru. “Shin....Shinmaru?”Kata Ai dan Shuichi. “Eh kalian.” Kata Shinmaru.
“Mengapa kau ada di sebelah kamarku?”Kata Shinmaru.
“Lah memang kamarku disini.” Kata Shinmaru.
“Apa??”Kata Ai dan Shuichi.
“Lah kok aku baru tau ya?”Kata Shuichi.
“Aku juga baru tau kau ada disitu.”Kata Ai.
“Kalian saja yang tidak memperhatikan lingkungan sekitar.”Kata Shinmaru.
“mungkin kau saja yang tidak kami perhatikan.”Kata Shuichi.
“Apa kau bilang!!!”kata Shinmaru.
Tiba tiba Miyu dan Kyoko keluar dari kamarnya Miyu.
“Sudah sudah hentikan.”Kata Miyu.
“Iya hentikan.”Kata Kyoko.
Mereka pun terdiam dan terpesona demhan kecantikan mereka berdua.
“Iya,baiklah.”Kata Mereka berdua.
“Baiklah ayo kita Kebawah.”Kata Miyu.
Mereka pun Kebawah.
...****************...
Akhirnya mereka sampai kebawah. Disana para murid sudah berkumpul.
Mereka pun duduk.
“wah kukira ini adalah makan makan seperti biasanya.”Kata Ai.
“Iya kukira juga seperti itu.”Kata Shuichi.
Mereka memakai baju baju yang rapih dan mahal. Sedangkan Ai dan Shinmaru hanya memakai pakaian biasa biasa aja.
Akhirnya Pak Kagemaru pun datang dengan pakaian seperti orang orang biasanya ingin makan biasa. Memakai pakaian yang ia gunakan sehari hari.
“Halo selamat siang Anak anak.”Kata Pak Kagemaru.
“Selamat Siang pak.”Kata para murid.
“Wah pakaian mya pada rapih rapih nih. Padahal ini bukan makan malam.”Kata Pak Kagemaru.
“Tapi bapak kok pake pakaian seperti itu pak?” Kata Silvia.
“Lah, kan ini makan siang doang. Ngapain harus rapih rapih banget.” Kata Pak Kagemaru.
“Lagian yang pake baju ini kan saya. Ya suka suka saya dong.”Kata Pak Kagemaru.
“Wah udah tiba makanannya.”Kata Pak Kagemaru yang melihat ke luar.
Tiba tiba datang kurir yang mengantar nasi kotak.
“Permisi apakah ini benar bapak Kagemaru.”Kata salah satu kurir itu.
“Iya benar itu saya sendiri.”Kata Pak Kagemaru.
“baiklah ini pesanannya pak.”Kata Kurir itu.
Para kurir itu mengantar makanan tersebut di meja yang sudah disiapkan.
“Terimakasih ya pak.”Kata Pak Kagemaru.
“Terimakasih juga pak.”Kata kurir itu. Kurir itu pun pergi.
“Baiklah ambil makanannya mengantri ya. “Kata Pak Kagemaru.
Mereka pun mengantri dan mengambil nasi kotak itu secara bergiliran. Sebagian murid mengeluh ekuh makanan yang diberikan pak Kagemaru.
“Yah nasi kotak kukira mau ngasih apa.” Kata Silvia.
“Iya nih udah pake rapih rapih gini masa makanannya nasi kotak.”Kata Yoonseo.
Sedangkan sebagiannya lagi merasa senang dan bersyukur.
__ADS_1
“Lumayan lah bantu bantu bisa dapet nasi kotak.”Kata Gin ke Chao.
“Yoi.”Kata Chao ke Gin.
...****************...
Semua orang sudah mengambil nasi kotak itu.
“Nah sebelum kita makan, saya ingin tanya sesuatu kepada kalian.” Kata Pak Kagemaru.
“Siapakah yang gak suka sama makanannya?”Kata Pak Kagemaru.
“Kalau gak mau makan inu ya gak usah makan. Gak usah ngomongin dibelakang gak suka. ”Kata Pak Kagemaru.
Semua murid pun terdiam.
“Yang gak mau makan makanan ini silahkan pergi saja dari sini dan kembali ke kamar kalian. “ Kata pak Kagemaru.
Sebagian murid yang merasa kesal pun pergi dan kembali meninggalkan makanan itu. Walaupun mereka pergi, masih banyak murid yang ingin makan nasi kotak itu.
“Baiklah apa alasan kalian masih berada disini?”Kata Pak Kagemaru.
“Coba dari kau dulu. Katakan sejujur-jujurnya. ”Kata Pak Kagemaru sambil menunjuk Ai.
“Alasan mengapa saya masih disini adalah saya ingin makan!!!!!”Kata Ai.
“Kalau kau yang disana. Apa alasan mu berada disini? ”Kata Pak Kagemaru yang menunjuk Shuichi.
“Alasanku adalah ingin makan!!!!!!”Kata Shuichi.
“Mengapa kalian masih disini?”Kata Pak Kagemaru.
“Kami Ingin Makan!!!!!!!”kata Para murid.
“Mengapa kalian masih disini?!!!!”kata Pak Kagemaru.
“Kami ingin makan!!!!”kata Para murid.
“Ingin apa? “Kata pak Kagemaru.
“INGIN MAKAN!!!!!”Kata para murid.
“Coba sekali lagi Kalian ingin apa!!!” kata Para murid.
“KAMI INGIN MAKAN!!!!!”Kata para murid. “Coba sebutkan itu sebanyak 10 kali. ”kata Pak Kagemaru.
“Kami ingin makan!!!! Kami ingin makan!!!! Kami ingin makan!!!!!!! Kami ingin makan!!!!! Kami ingin makan!!!!! Kami ingin makan!!!!!! Kami ingin makan!!!!!! Kami ingin makan!!!! Kami ingin makan!!!!! Kami ingin makan!!!!!”kata Para murid.
“Mau makan apa mau demo ini ya.”Kata Shinmaru di dalam hatinya.
“Baiklah bagus, aku suka semangat kalian.”Kata Pak Kagemaru.
“Kalian bersyukur dengan apa yang kalian dapat dan kalian ingin memakannya. Bapak sangat bangga.”Kata Pak Kagemaru.
“oke silahkan buka Nasi kotaknya.” Kata Pak Kagemaru.
Para murid yang membuka nasi kotak itu kaget.
“Eh.”Kata Shuichi.
“Eh.”Kata Miyu.
“Eh.”Kata Kyoko.
Ternyata isinya adalah steak, chicken katsu,dan dan teriyaki ditambah nasi dan salad wortel dan kol, ditambah 1 potong pizza super besar.
“kenapa isinya begini pak!!!!!!” Kata para murid.
“Bukannya ini bagus ya? ada makanan kelas atas yang ada di nasi kotak ini.”Kata Pak Kagemaru.
“Iya pak kami tahu tapi, EMANG ADA YANG MAKAN STEAK SAMA PIZZA TERUS SAMA NASI PAK!!!!!”kata Para murid.
“Lagian nasi nya kok bentuk nya gak wajar pak!!!!”kata Miyu.
“ya ada sih yang makan ketiga tiganya.”Kata Pak Kagemaru.
“Dan juga, kan itu namanya nasi kotak, ya nasinya sesuai sama namanya kan? Nasi nya kotak kotak.”Kata Pak Kagemaru.
“Aku jadi merasa berada di game pixel deh. ”Kata Shuichi.
“Ya walaupun ada mana mungkin mereka bisa menghabiskan semua makanan ini pak. Makan satu aja udah kenyang”Kata Miyu.
“Wah sepertinya aku akan habiskan semuanya.”Kata Ai.
“Selamat makan.”Kata Ai.
Ai makan dengan lahap. “Oi oi, Ai kau tak berencana menghabiskan semuanya kan?”Kata Miyu dengan ekspresi yang terkejut.
“Baiklah mungkin kalian akan mengerti jika aku menceritakan kisah ini.”Kata Pak Kagemaru. “Wah pak Kagemaru ngedongeng.”Kata Ai.
...****************...
“Pada zaman dahulu kala ada seorang pemulung yang sedang duduk di trotoar jalan.”Kata Pak Kagemaru.
“perasaan zaman dulu itu jalan nya masih tanah dah, belum ada trotoar.” Kata Shuichi.
“Dia terlihat kurus, lesu dan pucat.”Kata Pak Kagemaru.
“Dia pun lihat ke arah langit yang begitu cerah itu. Dan meminta kepada dewa bahwa ia ingin makan walaupun hanya sesuap nasi saja.”Kata Pak Kagemaru.
“Lalu tiba-tiba ada kereta kuda yang mengangkut makanan.”Kata Pak Kagemaru.
“Kereta kuda itu oleng, dan menjatuhkan sebuah..... nasi kotak.”Kata Pak Kagemaru.
“Oi Oi emang zaman dahulu ada nasi kotak apa!!!!”Kata Miyu.
“Eits, dengarkan dulu ceritanya.
“Nasi kotak ini berisi banyak makanan.” Kata Pak Kagemaru.
“Orang itu pun berterimakasih kepada dewa dan ia memakan nasi tersebut. dia pun memakannya dan ia pun kenyang. Tapi, masih ada sisa makanan satu lagi yaitu Roti keju. “Kata pak Kagemaru.
“Dia pun menyisakan roti keju itu dan tertidur.”Kata Pak Kagemaru.
“Saat ia bangun. Ia pun ingin memakan roti keju itu deh. “Kata pak Kagemaru. “......”Kata Miyu.
“Bilang aja dari tadi pak, kalau makanan nya sisa simpan aja di kamar kalian!!!!”kata Miyu.
“Nah tuh kalian tau.”Kata Pak Kagemaru.
“Tapi sebenarnya bukan itu maksud ceritaku.”Kata Pak Kagemaru.
__ADS_1
“baiklah aku akan lanjutkan ceritanya.” Kata Pak Kagemaru.
“tapi sebelum ia makan roti keju itu, ada seekor tikus dan mengambil nasi kotak itu.”Kata Pak Kagemaru.
“Pemulung itu mengejar tikus itu. Dia terus mengejar hingga sampai di sebuah terowongan, saat lari, tikus itu........ Kesandung batu.”Kata Pak Kagemaru.
“Ke.. Ke apa tadi Kyoko?”Kata Miyu.
“Kesandung batu?”Kata Kyoko.
“kesandung batu ya... ”Kata Miyu.
“hehehe, mungkin telinga ku salah dengar ya.”Kata Miyu.
“Tapi kok aku dengernya kesandung batu ya?” Kata Kyoko.
“Mungkin telingamu juga salah dengar juga” Kata Miyu.
“Iya hehehe.”Kata Kyoko.
“EMANG ADA TIKUS YANG KESANDUNG BATU PAK!!!!!!”Kata Miyu.
“Ya ada lah.”Kata Pak Kagemaru.
“Kan tikus nya jalan pake empat kaki pak, mana mungkin tikusnya kesandung.”Kata Miyu.
“lah tadi siapa yang bilang pake empat kaki?”Kata Pak Kagemaru.
“Kan, tikus juga ada yang berjalan pake dua kaki.”Kata Pak Kagemaru.
“Jadi tikus nya dari tadi jalan pake dua kaki pak!!!!”kata Miyu.
“Ya iyalah, kalau itu kan kalian juga sudah tau.”Kata Pak Kagemaru.
“Emang ada tikus yang jalannya pake dua kaki pak?” Kata Miyu.
“Ya adalah, tikus yang sering mencuri keju ku saja jalannya pake dua kaki.” Kata Pak Kagemaru.
“Ya aku juga sudah tau si tikus jalannya pake dua kaki.”Kata Ai. Miyu pun melihat ke Ai.
“Lanjutin makannya aja ya.”Kata Miyu sambil menatap Ai dengan senyum menyeramkannya.
“Baiklah ayo lanjutkan pak.”Kata Miyu.
“dan roti keju itu pun terjatuh ke tanah. Tikus itu mengerang kesakitan.”Kata Pak Kagemaru.
“Akhirnya pemulung itu mengambil roti keju itu.”Kata Pak Kagemaru.
“Ia pun kembali berterimakasih kepada dewa.”Kata Pak Kagemaru. “
setelah itu ia memakan Roti keju itu. Dan ia berterimakasih kepada dewa karena sudah makanan yang sungguh lezat ini.”Kata Pak Kagemaru.
“Oh bapak menceritakan kepada kami cerita ini karena bapak ingin bilang bahwa kita harus bersyukur terhadap apa yang kita makan, dan jika tidak habis jangan dibuang makanannya kan?”Kata Ai.
“Iya sepertinya begitu.”Kata Pak Kagemaru. “Sepertinya begitu?”Kata Miyu.
“Sepertinya begitu kalau aku belum menyelesaikan ceritanya.”Kata Pak Kagemaru.
“Baiklah aku akan melanjutkan ceritanya.” Kata Pak Kagemaru. “Tapi setelah ia memakan separuh makanan itu, dia pun kejang kejang, dan menjatuhkan makanan itu. Dan setelah itu ia terjatuh dan...... Mati.”Kata Pak Kagemaru.
“LAH KOK MATI!!!!”Kata Miyu.
“Karena ia lupa kalau dirinya..... Alergi Keju.”Kata Pak Kagemaru.
“eits,belum selesai.”Kata Pak Kagemaru.
“Setelah pria itu mati dan menjatuhkan roti keju si tikus pun memaksakan dirinya untuk menghampiri roti keju itu. Dan perjuangan ia pun tidak sia sia. Ia pun berhasil sampai di dekat roti keju itu. Dia pun berterimakasih kepada dewa karena sudah membiarkan manusia itu menyisakan makanannya. Tikus itu memakan roti keju itu.” Kata Pak Kagemaru.
“Oh jadi bapak ingin bilang bahwa kalau kau ingin mendapatkan sesuatu itu, kau harus bekerja keras untuk meraih itu ya kan pak?”Kata Ai.
“Tapi masa mendapatkan sesuatu harus mencuri dulu.”Kata Shuichi.
“Iya mungkin saja.”Kata Pak Kagemaru.
“mungkin saja?”Kata Ai.
“Baiklah aku akan melanjutkan ceritanya.” Kata Pak Kagemaru.
“setelah tikus itu memakan roti keju itu tiba tiba ia pun berubah warna menjadi putih dan...... Mati.”Kata Pak Kagemaru.
Semua murid pun terdiam.
“Ini.”Kata Miyu.
“Ini.” Kata Shuichi.
“ini.”Kata Kyoko.
“INI SEBENARNYA CERITA APA SIH!!!!”kata Miyu, Kyoko dan yang lainnya.
“Cerita tikus dan pemulung yang masuk isekai, lalu mereka bertemu dan lalu mereka menikah.”Kata Pak Kagemaru.
“Jadi, bapak menceritakan cerita itu maksudnya apa?!!!”kata Para murid kecuali Ai.
“Ya Bapak sebenarnya ingin bilang, jangan melihat luarnya aja, liat juga dalamnya. Dan syukuri nikmat yang ada walaupun realita tidak seindah mimpi kita tidur. Dan jangan membuang makanan yang tersisa . ”Kata Pak Kagemaru.
“Perasaan ceritanya gak sesuai sama amanatnya deh.” Kata Shuichi di dalam hatinya.
“Terus apa hubungannya dengan makanan ini pak?”Kata Miyu.
“Hubungan nya?”Kata Pak Kagemaru. “Mungkin aku akan jelaskan satu satu.”Kata Pak Kagemaru.
“Terkadang orang langsung melihat luarnya saja dan langsung menyimpulkannya. Contohnya seperti nasi kotak ini, sebagian langsung tak mau makan nasi kotak ini karena merada dia itu orang elite. Padahal mereka belum melihat apa isi nasi kotak ini. Mereka juga termasuk orang orang tidak mensyukuri apa yang ia dapat. Padahal jika mereka bersyukur, mereka tak kelaparan. Dan untuk kalian, jangan membuang makanan jika makanan itu sisa. Lebih baik kalian simpan dimana gitu. Mungkin saja kalian masih membutuhkan makanan itu.”Kata Pak Kagemaru.
“Oh jadi begitu ya pak.”Kata Para murid.
“Baiklah Ayo kita ma...”Kata Pak Kagemaru.
“Eh tunggu.... Dimana laukmu .” Kata Pak Kagemaru.
“Sudah habis semua pak hehehehe.”Kata Ai.
“APAAAA!!!!!”kata Pak Kagemaru.
“Padahal aku buat itu untuk kalian cemilan kalian nanti jika kalian lapar.”Kata Pak Kagemaru.
“Ya sudah ayo dimakan makanan nya.”Kata Pak Kagemaru.
“Selamat makan.”Kata para murid.
Para murid pun makan dengan lahap.
__ADS_1