Royal School

Royal School
Chapter 28:A drop of poison spoils the milk of a bunch


__ADS_3

Mereka akhirnya selesai membagikannya.


“Untung sebagian besar ada di kamarnya.”Kata Gin.


“Berarti tinggal berapa orang lagi.”Kata Ai.


“Sepertinya tinggal 1 orang lagi.”Kata Gin.


“Siapa?”Kata Ai.


“tinggal Jim saja yang belum menerimanya.” Kata Gin.


“Lalu Jim sekarang dimana?” Kata Ai.


“Entahlah, mungkin ia sedang belanja.”Kata Gin. “oh.”Kata Ai.


Tiba-tiba Gin di telpon seseorang. Gin pun mengangkatnya.


“Halo.”Kata Gin.


“Gin, kau dimana sekarang?”Kata seseorang itu.


Ternyata itu adalah Shuichi.


“Ada apa Shuichi?” Kata Ai.


“bisa kau kesini tidak? Soalnya disini ada masalah yang cukup rumit.” Kata Shuichi.


“Masalah apa Shuichi?” Kata Ai.


“Jim memukuli orang hingga babak belur. Lalu ia ketauan sama IRSSO, jadi ia langsung dibawa ke kantor pusat IRSSO.” Kata Shuichi.


“Kami tak bisa menghentikan para anggota IRSSO itu.” Kata Shuichi.


“Baiklah nanti aku kesana.”Kata Gin.


“Oh iya apakah ada Miyu, Ai, Shinmaru, sama pacarnya nggak? Kalau ada suruh kesini.”Kata Gin.


“Baiklah, kebetulan mereka ada disini sekarang.” Kata Gin.


“Baiklah aku akan sherlock lokasi tkp sama kantor pusat IRSSO.”Kata Shuichi.


“Oke.”Kata Gin.


Gin menutup telponnya.


“Ada apa Gin?”Kata Ai.


“Jim memukul seseorang dan ia dibawa ke kantor pusat IRSSO.”Kata Gin.


“Dan Shuichi suruh kalian pergi ke TKP nya.”Kata Gin.


“Hah Shuichi? Shuichi ada disana.”Kata Ai.


“Iya, dia mencoba menghentikannya tapi tak bisa.”Kata Gin.


“Eh, tunggu sebentar. Kenapa kami disuruh untuk menyelidiki tkp, kan itu paling hanya pertengkaran biasa saja kan?”Kata Miyu.


“Iya, mungkin itu hanya menjadi pertengkaran biasa jika tanpa IRSSO. Karena Jim dibawa ke IRSSO, ya sudahlah.”Kata Gin.


“Bukannya yang kena sanksi dia saja ya?” Kata Miyu.


“Tidak, jika ketahuan seperti itu, kelas kita juga akan mendapatkan sanksi.”Kata Gin.


“Dan juga, mungkin saja akibat peristiwa ini, reputasi kita menjadi hancur.”Kata Gin.


“Bukannya reputasi kita sudah hancur ya dari awal?”Kata Ai.


“Darimana kalian tau?” Kata Gin.


“Tadi saat kami kesini, ada yang ngerasis kami soalnya.” Kata Miyu.


“Ah mungkin jika kalian ingin tau soal itu, tanya pak Kagemaru saja.”Kata Gin.


“Jadi benar ungkapan itu ya. semakin naik maka semakin ribet dan susah” Kata Ai.


“Ah kapan jalannya kalau ngobrol seperti ini terus.”Kata Gin.


“Baiklah aku pergi dulu ya.”Kata Gin. Gin pergi ke kantor pusat IRSSO.


“Baiklah kita juga harus pergi kesana.”Kata Miyu.


Miyu, Ai, Shinmaru, Dan Rie pergi ke TKP.


Akhirnya mereka sampai disana. Disana nampak banyak sekali anggota IRSSO yang menjaga TKP itu. Mereka melihat Shuichi dan Kyoko. Ai menyapa mereka.


“Oi Shuichi, Hello Kyoko.”Kata Ai.


“Oh Oi Ai.”Kata Shuichi.


“Mengapa kalian ada disini?” Kata Miyu.

__ADS_1


“Ya karena kami lewat sini tadi Miyu. Kau juga tau kan?”Kata Shuichi.


“Eh, maksudku kenapa kalian bisa tau kalau Jim yang dibawa ke IRSSO? Mungkin saja orang itu bukan Jim.”Kata Miyu.


“Sudah jelas itu Jim, karena dia melihat kami dan memanggil manggil kami saat ia diseret ke kereta kuda patroli milik IRSSO.”Kata Kyoko.


“Mungkin saja itu orang lain.”Kata Ai.


“Ya kan kalian tau sendiri, para pelaku sering meminta tolong saat mau dibawa ke kantor polisi kan?.”Kata Ai.


“Iya sih, tapi tatapan itu. Ia memakai tatapan itu.”Kata Kyoko.


“Tatapan yang meminta tolong dari lubuk kecil hatinya.”Kata Kyoko.


“Seolah olah ia bukan pelakunya.”Kata Kyoko.


“Jadi begitu ya.”Kata Miyu.


“Baiklah, aku percaya padamu Kyoko, Shuichi.”Kata Miyu.


“Kau percaya kepada mereka Ai?” Kata Miyu.


“Ya aku percaya saja sih.”Kata Ai.


“Nah sekarang kita mau ngapain?”Kata Ai.


“Kita harus menyelidiki atau cari barang bukti kasus ini.”Kata Shuichi.


“Bagaimana kita menyelidikinya jika Kita dilarang masuk.”Kata Miyu.


“Iya juga sih.”Kata Shuichi.


“Tch, kalian kesini ingin menghilangkan barang bukti ya?” Kata seseorang.


Tiba-tiba sekelompok orang menghampiri mereka.


“Siapa kalian?” Kata Shuichi.


“Perkenalkan namaku Magister XIV, ketua kelas Kelas C.” Kata Magister, ketua kelas C.


“Jadi kau adalah ketua kelas si korban ya?” Kata Magister.


“Iya.”Kata Shuichi.


“Jadi benar kata orang-orang, kelas ZZZ itu Rendahan.”Kata Magister.


“Jaga ucapanmu ya!!!” kata Shinmaru.


“Hahahaha, Dipancing seperti itu saja sudah marah.”Kata Magister.


“Ya, yang melakukan hal seperti itu cuman makhluk rendahan.”Kata Magister.


“Brisik!!!!! Akan ku hajar kau!!!!” kata Shinmaru.


Shinmaru ingin menghajarnya lagi, tapi Ai menahannya.


“Hahahaha. Dasar rendahan.”Kata Magister.


“Apa!!!!!” Kata Shinmaru.


Ai tak bisa menahannya lagi dan melepaskannya. Shinmaru memukul orang itu, tapi Shuichi menghadangnya dan pukulan itu mebgenai wajahnya Shuichi.


“Shinmaru, Sadarlah!!!!! Tak ada artinya kau melakukan ini!!!!!”Kata Shuichi.


Magister bertepuk tangam.


“Hahaha, kalian benar benar rendahan sekali ya.”Kata Magister.


“Betapa bodohmya kalian, melindungi musuh.”Kata Magister.


Tiba-tiba ada suara telpon.


“Oh ada yang telpon ya.”Kata Magister.


Magister mengeluarkan Handphonenya.


“Halo.”Kata Magister.


“Oh begitu ya, baiklah aku akan kesana.”Kata Magister.


“Sepertinya aku harus pergi.”Kata Magister.


“Oi kalian, jangan percaya sama orang rendahan ini. Karena ia mungkin saja dia ingin merusak barang buktinya.”Kata Magister.


“Tapi tampang mereka tak seperti ingin merusak barang bukti.” Kata Salah satu anggota IRSSO.


“Tampang bisa menipu.”Kata Magister.


“Mereka itu adalah teman tersangka. Mereka itu berasal dari kelas ZZZ!!!!!” Kata Magister.


Semua orang terkejut.

__ADS_1


“Kelas ZZZ? Apa itu benar?”Kata Salah satu orang di TKP.


“Jadi mereka adalah murid dari kelas terburuk itu ya?” Kata salah satu orang itu.


“Tunggu apa lagi, Usir dia!!!!!!” Kata Magister.


“iiih, aku tak mau ketular payahnya kalian.”Kata Salah satu perempuan yang menjadi anggota IRSSO.


“Cepat pergi sana!!!!!!!” Kata Salah satu warga di TKP.


Mereka dilempari kerikil dan batu. Ai dan teman temannya pergi meninggalkan TKP.


Ditengah perjalanan mereka terus dihina dan dilempari batu kerikil. Mereka diam saja. Mereka juga ditertawakan oleh orang lain. Akhirnya mereka sampai di apartemen dengan kondisi luka-luka.


“Hei Kenapa kalian diam saja!!!”Kata Shinmaru.


“seharusnya kalian itu membela diri kalian!!!!” Kata Shinmaru.


“Lalu kenapa kau diam saja?” Kata Miyu.


“Mengapa kau tak mengamuk seperti tadi? JAWAB!!!!!!!” Kata Miyu.


“Itu karena.....”Kata Shinmaru.


“Percuma kan?” Kata Miyu.


“Kita percuma melawan, karena itu memang kenyataannya kan?” Kata Miyu.


“Kita tinggal di kelas dimana kelas itu di cap paling terburuk dan paling payah.” Kata Miyu.


“Sebenarnya kita nggak paling buruk sih.”Kata Shuichi. Miyu langsung pergi ke kamarnya.


“Miyu....”Kata Kyoko.


“Biarkan dia sendiri.”Kata Shuichi.


“Ah, bagaimana bilang ke Gin ya kalau kita tak mendapatkan apa apa disana?”Kata Shuichi.


“Bilang saja kalau kita diusir dari tempat itu.”Kata Shinmaru.


“Benar juga ucapanmu.”Kata Shuichi.


“Oh iya maaf ya Rie, kau jadi terluka seperti ini.”Kata Shinmaru.


“Ah tidak apa apa kok.”Kata Rie.


“Lagipula mungkin mereka gak tau aja tentang kalian. Mangkanya mereka seperti itu.”Kata Rie.


“Iya juga sih.”Kata Rie.


“Kalian itu baik, dan suka menolong orang lain.”Kata Rie.


“Mana mungkin sifat seperti itu dimiliki oleh orang payah.”Kata Rie.


“Iya juga sih.”Kata Shinmaru.


“Mau aku bantu untuk cari barang buktinya?” Kata Rie.


“Ah kau juga kan disangka kelas kami Rie.”Kata Shinmaru.


“Nanti aku minta bantuan teman ku.”Kata Rie.


“Apakah si ketua kelas itu?” Kata Shinmaru.


“Ya betul sekali.”Kata Rie.


“Apakah ia cukup bisa diandalkan?”Kata Shinmaru.


“Ya dia cukup bisa diandalkan.”Kata Rie.


“Baiklah aku pergi dulu ke kamar.”Kata Shuichi.


Shuichi pergi.


“Baiklah aku dan Rie akan pergi untuk mengobati dan membersihkan luka ku ini.”Kata Shinmaru.


Shinmaru pun pergi.


“Baiklah aku juga pergi ya.”Kata Kyoko. Kyoko juga pergi.


Akhirnya Ai pergi ke kamarnya. Ai mandi dan mengobati lukanya. Kemudian ia memakai pakaian. Setelah itu, ia pun memasak mie rebus untuk ia makan sore. Mienya sudah jadi dan dia langsung menaruh nya ke mangkuk dan memakannya. Setelah ia selesai memakannya, ia pun menaruhnya di wastafel.


“Oh iya bagaimana keadaan Miyu ya?” Kata Ai.


Tiba-tiba ada sms dari Gin di grup chatting kelas.


“Suruh berkumpul sekarang ya?” Kata Ai.


“Baiklah.”Kata Ai.


Ai pun pergi daei kamarnya dan langsung pergi ke ruang tamu.

__ADS_1


__ADS_2