
Waktu sudah pagi, Ai pun bangun dari tempat tidurnya. Setelah ia bangun, ia mandi. Setelah ia mandi, ia memakai pakaian sehari-hari nya. Tiba-tiba Ai mendengar suara pintu. Ai membuka pintunya. Ternyata itu adalah Miyu.
“Wh Miyu, ada apa?” Kata Ai.
“Kau mau tidak makan bareng? Kebetulan kami banyak masak makanan.”Kata Miyu.
“Wah beneran nih? Boleh deh kalau begitu” Kata Ai.
“Ok...”Kata Miyu. Miyu membuka pintu kamarnya.
“ayo masuk.”Kata Miyu.
Ternyata di dalam sudah ada Shuichi dan Shinmaru.
“Eh? Kalian juga disini?”Kata Ai.
“hehehe.”Kata Shinmaru.
“Siapa yang nolak jika dikasih tawaran makanan gratis?” Kata Shinmaru.
“Miyu, bisa bantu kami tidak?” Kata Kyoko di dapur.
“Oh iya, sebentar.”Kata Miyu.
“Baiklah aku permisi dulu ya.”Kata Miyu.
Miyu pergi ke dapur.
“Kalian tau tempatnya?” Kata Ai.
“aku sih tau tempatnya, karena kemarin lewat sana bersama Rie.”Kata Shinmaru.
“Oh begitu ya.”Kata Ai.
Miyu, Rie, dan Kyoko keluar dari dapur dan membawa piring, sendok, teko berisi air dan makanannya, nasi goreng.
“Menu hari ini adalah nasi goreng buatan chef Rie.”Kata Kyoko.
“Wah bau nya enak sekali.”Kata Shinmaru.
“Baiklah ayo silahkan dicoba makanannya.”Kata Rie.
“iya.”Kata Ai, Shuichi, Shinmaru, Miyu, dan Kyoko.
Mereka mengambil nasi goreng itu dengan sendok nasi secara bergantian dan menaruh nasi goreng tersebut di piring mereka masing masing.
Mereka memakan nasi goreng itu.
“Wah rasanya enak, Rie.”Kata Shinmaru.
“Iya dong kan buatan I...”Kata Miyu.
Rie langsung menutup mulut Miyu.
“Dia bilang iya dong kan ini buatan kita bersama.”Kata Rie.
“Oh.”Kata Shinmaru.
“Iya kan Miyu?” Kata Rie.
Rie membuka mulut Miyu.
“I...iya deh.”Kata Miyu.
Mereka pun selesai makan.“Baiklah ayo kita pergi ke sana.” Kata Miyu.
“Baiklah.”Kata Ai.
Mereka pun ke tempat itu.
“Wah disini ramai sekali ya.”Kata Miyu.
“Wajar saja, ini hari libur.”Kata Shinmaru.
“Iya juga sih.”Kata Miyu.
“Baiklah ayo kita masuk.”Kata Miyu.
Mereka pun masuk.
“Panjang juga ya antriannya.”Kata Miyu.
“Iya, padahal loket nya banyak.”Kata Shinmaru.
“Baiklah bagaimana jika kita berpencar untuk beli koinnya? Masing masing beli koinnya di loket yang berbeda beda gitu. Nah terus kita kumpulin koinnya.”Kata Miyu.
__ADS_1
“Ide yang bagus Miyu. Tapi apakah tempat game ini masih memakai koin untuk bermain gamenya? bukannya tempat game zaman sekarang pakai kartu ya?” Kata Ai.
“Tadi aku lihat orang lain pada membawa koin setelah transaksi sama mbak kasir.”Kata Miyu.
“Dan juga ada mesin koin itu sih, itu kan harus dijalankan pake koin, gak bisa pake kartu”Kata Miyu.
“Oh gitu ya.”Kata Ai.
“Baiklah ayo mengantri.”Kata Miyu.
Mereka mengantri di loket yang berbeda. Akhirnya antriannya selesai. Setelah beberapa menit akhirnya mereka selesai membeli koin itu.
“Wah kalian lumayan banyak, Miyu, Ai.”Kata Shinmaru.
“Ah kalau aku ke tempat game seperti ini sih biasanya aku beli banyak biar puas.”Kata Ai.
“Lalu kenapa kau beli banyak juga Miyu.”Kata Miyu.
“Itu......”Kata Miyu dengan malu malu.
Miyu ingin menjawab nya. Tapi ia malu, karena dia tak pernah pergi ke tempat game seperti ini.
“Karena ia ingin kita bersenang senang hari ini.” Kata Ai.
“Iya begitu kan Miyu?” Kata Ai.
Ai melirik Miyu
. “Terimakasih ya Ai.”Kata Miyu di dalem hati. “Iya.”Kata Miyu sambil tersenyum.
“Baiklah mau game apa dulu nih?” Kata Miyu.
“Mau main mesin capit nggak?” Kata Rie.
“Wah boleh tuh.”Kata Shinmaru. “nah itu mesin capitnya.” Kata Miyu.
Mereka pergi ke mesin capit itu.
“Baik karena cuman satu siapa yang mau mulai duluan?” Kata Miyu.
“Sepertinya biar adil, kita gambreng aja deh.”Kata Miyu.
Mereka berkumpul lalu mengulur kan tangan mereka ke tengah tengah mereka.
“Gambreng.”Kata Mereka. Ternyata pemenangnya Miyu.
Miyu ke depan mesin caoit itu.
“Hadiah nya jam ya, baiklah aku pasti bisa.”Kata Miyu di dalam hatinya.
“Aku akan mengambil jam itu.”Kata Miyu. Miyu memasukkan koinnya.
Lalu ia menggeser geser capitnya menggunakan setir stick.
“Nah sekarang!!!” Kata Miyu didalam hatinya.
Ia langsung menekan tombol untuk mengambil jam itu. Capit itu kebawah dan mencapit jam itu. Tapi setelah sampai diatas, cengkramanya dengan jam itu lepas dan membuat jam itu jatuh kebawah.
“Yah Jatuh.”Kata Miyu. Miyu pun sedih.
“Baiklah sekarang siapa Miyu?” Kata Shinmaru.
“Ai deh.”Kata Miyu.
Miyu pun duduk di kursi sekitar mesin capit itu. Ai pun memasukkan koin itu dan memainkan mesin capit itu.
“Ah salah keambil lagi.”Kata Ai.
“Ya tapi walaupun salah ambil ya dapet sih.”Kata Ai.
“Wah kau hebat Ai.”Kata Shinmaru.
“Ah aku cuman keberuntungan doang kok.”Kata Ai.
Ai mengambil jamnya di bawah mesin capit itu.
“Ah walaupun aku beruntung tapi sepertinya jam ini bukan untukku.”Kata Ai.
“Itu kan......”Kata Miyu di dalam hatinya.
“Soalnya ini jam untuk perempuan.”Kata Ai.
“Eh, Miyu. Bukannya tadi kau ingin mengambil jam ini kan?” Kata Ai.
“ini untukmu saja deh.”Kata Ai.
__ADS_1
Ai memberikan nya kepada Miyu.
“Eh???” Kata Miyu yang malu dan heran.
Teman temannya yang lain juga heran.
“be-beneran ini untukku?” Kata Miyu.
“Iya dong.” Kata Ai. “Te-terimakasih Ai.” Kata Miyu.
Miyu menerima jam itu dengan malu malu.
“Te-terimakasih Ai.”Kata Miyu dengan wajah memerah.
“Sama sama.”Kata Ai.
“Baiklah siapa sekarang yang jalan?” Kata Shinmaru.
“Kau saja deh Shinmaru.”Kata Ai.
“Baik Ai.”Kata Shinmaru.
Shinmaru pun memasukkan koin ke dalam mesin capit itu.
“Rie kau mau yang mana?” Kata Shinmaru.
“Yang ini.”Kata Rie sambil menunjuk ke sebuah jam tangan.
“ok.” Kata Shinmaru.
Shinmaru pun memainkan mesin Capit itu tetapi ia tetap tak bisa mendapatkan jam itu.
“Ah, padahal sedikit lagi.”Kata Shinmaru.
“Sekarang kau Rie.”Kata Shinmaru.
“Baiklah.”Kata Rie. Rie memasukkan koinnya.
“Kau mau yang mana Shinmaru?” Kata Rie.
“Aku sih yang ini.”Kata Shinmaru sambil menunjukkan .
“baiklah, semoga saja dapet ya.” Kata Rie.
Rie memainkan mesin capit itu.
“Eh da..dapet?!?! Kok bisa?”Kata Shinmaru.
“Ada deh.”Kata Rie.
Rie mengambil jam tangan itu.
“Ini untukmu.”Kata Rie.
“Ah aku jadi nggak enak nih.”Kata Shinmaru .
“Nggak apa apa kok.”Kata Rie.
Shinmaru mengambil pemberian Rie.
“Terimakasih ya Rie.”Kata Shinmaru.
“Sama-sama.”Kata Rie.
“Baiklah sekarang kau, Kyoko.”Kata Rie. Kyoko memasukkan koinnya.
“Ah yang ini saja deh.”Kata Kyoko.
Kyoko memainkan mesin capit itu, tapi sayangnya dia tak dapat apa apa.“Ah,yaudah deh.”Kata Kyoko.
“Baiklah, sekarang kau Shuichi.”Kata Kyoko. Shuichi memasukkan koin itu Dan ia memainkan mesin capit itu.
“Ah ini gampang.”Kata Shuichi.
Shuichi mendapatkan sebuah jam tangan. “Wah keren juga nih.”Kata Shuichi.
“Iya kau beruntung Shuichi.”Kata Shinmaru.
“Baiklah sekarang mau game apa nih?” Kata Miyu.
“Aku saranin sih game yang dapet tiket. Nanti tiketnya kan bisa dituker makanan.”Kata Rie.
“Wah ide yang bagus Rie.”Kata Shinmaru.
“Baiklah ayo kita jalan jalan cari game mana yang bagus dan dapet tiket.” Kata Miyu.
__ADS_1
Mereka pun mencari game mana yang bagus dan dapat tiket.