Royal School

Royal School
Chapter 3:Time to clean up the house


__ADS_3

“Aku harus menghemat poin ku untuk kehidupanku selanjutnya.”Kata Ai.


“aku juga tak tahu apakah poin nya itu susah didapatkan atau tidak.”Kata Ai.


“Lagipula para murid boleh bawa barang barangnya kan?” Kata Ai.


“Baiklah aku ke tempat ATK dulu deh.”Kata Ai.


Ai pun pergi ke tempat ATK.


“Hmmm pilih apa ya.”Kata Ai.


Ia pun melihat seseorang yang ia kenal.


“Hei Miyu.” Kata Ai.


“Oh, hei Ai.”Kata Miyu.


“kau sedang apa disini.”Kata Ai.


“Aku sedang memilih buku tulis nih.”Kata Miyu.


“Menurutmu mana yang paling bagus?”Kata Miyu.


“Menurutku sih semuanya cocok untukmu, tapi aku sarankan pilih yang lebih banyak lembarnya. Karena mungkin saja bukunya disampul.”Kata Ai.


“Oh Begitu ya. Makasih sarannya ya Ai.”Kata Miyu.


Miyu pun mengambil buku yang lembaran nya banyak dan menaruh nya di troli.


“Hmmm apa lagi ya?”Kata Miyu.


“Coba kau pikirkan apa yamg kira kira kau butuhkan.”Kata Ai ke Miyu.


“Hmmm iya aku ingat, aku butuh pulpen untuk menulis dan penghapus dan pensil.”Kata Miyu.


“Ya sudah deh aku ambil pensil ini, pulpen ini, dan penghapus ini.”Kata Miyu.


Miyu ambil pulpen, pensil, dan penghapus itu dan menaruhnya di troli.


“Baiklah ayo kita kembali ke kelas.”Kata Miyu.


“Eh, kau tak beli barang barang gitu?”Kata Ai.


“Sebenarnya sih...”Kata Miyu.


Tiba-tiba terdengar suara yang memanggil Miyu. Ternyata itu adalah Kyoko.


“Hei Miyu. Aku sudah mengambil sapunya. ”Kata Kyoko.


“Oh makasih ya Kyoko, aku juga udah beli buku sama peralatan sekolah lainnya.”Kata Miyu.


“Apakah kalian membagi tugas untuk membeli ini semua?”Tanya Ai.


“Iya dong, biar cepet kelar.”Kata Miyu.


“Betul.”Kata Kyoko.


“baiklah ayo kita ke kasir untuk membayar barang barang ini.”Kata Miyu.


Mereka pun pergi ke kasir untuk membayar barang barang tersebut.


“Ah antriannya juga panjang ya.”Kata Miyu.


“Iya kau benar.”Kata Ai.


Tiba tiba ada yang menyapa Ai. Ternyata itu adalah Shuichi.

__ADS_1


“Oi Ai.”Kata Shuichi.


“Oi Shuichi.”Kata Ai.


“Eh kau katanya mau pulang duluan?” Kata Shuichi.


“Hehehe. “Kata Ai.


“tadi dia membantuku memilih milih barang.”Kata Miyu.


“hohoho.”Kata Shuichi.


“nah antrian nya sudah kosong.”


Kata Miyu.


“Ayo kita bayar dan kembali lagi ke apartemen.”Kata Shuichi. Mereka pun ke kasir dan membayar barang barang tersebut.


Setelah mereka membayar semua barang barang tersebut, mereka kembali lagi ke apartemen mereka. Setelah sampai, mereka melihat Gin, Chao dan pak Kagemaru sedang bergotong royong membersihkan ruang resepsionis.


“Oi Gin.”Kata Shuichi.


“Oi Shuichi.”Kata Gin.


“Lah nggak jadi ke supermarket?”Kata Shuichi.


“Udah tadi.”Kata Gin.


“Yang lain pada kemana?”Kata Ai.


“Yang lain sedang membersihkan kamarnya masing masing.”Kata Gin.


“Lah kok kalian masih disini. “ Kata Ai.


“Kami disuruh untuk membersihkan semua ini.”Kata Chao.


“Yah maaf kami tak bisa bantu kalian deh.” Kata Miyu.


“gak apa apa.”Kata Gin.


“Lagian kalian masih punya urusan bukan.”Kata Gin.


“Iya juga sih.”Kata Miyu.


“Ya sudah deh kami pergi ya.”Kata Miyu.


“Baiklah.”Kata Gin.


Akhirnya mereka pergi ke kamarnya masing masing untuk membersihkan kamarnya.


Sementara itu, dikamar nya Ai....


“hmmmm, apa dulu ya yang dibersihkan.”Kata Ai.


“Sepertinya aku harus bersihkan ruang tamu ini dulu. Ini benar benar kotor. “Kata Ai.


Ai pun membereskan ruang tamu nya hingga bersih. Nah sekarang bersihin apa lagi ya?” Kata Ai.


“Oh iya coba aku buka toiletnya. Aku belum tau keadaan toiletnya.”Kata Ai.


Ai pun mengecek kamar mandinya.


“pyuh, untuk kamar mandinya baik baik saja.”Kata Ai. “Ya sudah deh aku bersihin dulu deh.” Kata Ai.


Sementara itu kamarnya Shuichi,Shuichi sedang kamar kamar mandinya.


“Tch, pemilik sebelum nya pasti orang jorok.”Kata Shuichi.

__ADS_1


“Tapi nggak mungkin juga sih, mana mungkin anak orang kaya kamar mandinya begini. Pasti dia jaga kebersihannya kan?” Kata Shuichi.


“Tapi bisa aja sih, kalau beliau malas bersihinnya. “ kata Shuichi.


“tapi nggak mungkin keknya. Walaupun dia males kan bisa menyuruh orang lain.”Kata Shuichi.


“Tapi keknya nggak mungkin jika dia gak punya poin untuk menyuruh orang.”Kata Shuichi.


Beberapa jam kemudian, mereka sudah membersihkan ruangan nya. Mereka pun keluar dari kamarnya. Ai dan Miyu keluar secara bersamaan dan bertatap muka.


“Hei Miyu, apakah kau sudah selesai? ”Tanya Ai.


“Iya aku sudah selesai.”Kata Miyu.


“Oh iya Miyu, kira kira apakah mereka sudah selesai?”Tanya Ai.


“Maksudmu?”Kata Ai.


“Maksudku apakah Pak Kagemaru, Gin, dan Chao sudah selesai?”Kata Ai.


“Wah kalau soal itu aku nggak tau.”Kata Miyu.


“Kalau kau mau tau apakah mereka sudah selesai atau tidak, Kau periksa saja.”Kata Miyu.


“iya sih. Baiklah aku akan periksa.” Kata Ai.


“Eh, tunggu. Aku mau ikut.”Kata Miyu.


“Kau mau ikut?”Kata Ai.


“Iya aku mau ikut.” Kata Miyu.


Akhirnya mereka pun pergi ke ruang resepsionis untuk memeriksa apakah mereka sudah selesai atau belum.


Akhirnya mereka pun sampai di ruang resepsionis. Mereka hanya melihat pak Kagemaru mengecat tembok.


“Pak, Apakah kami boleh membantu mengecat temboknya?”Kata Miyu.


“Wah, boleh banget. Tapi gak apa apa kalau baju kalian kotor?” Kata Pak Kagemaru.


“Ya sudah deh pak, kami ganti baju dulu.” Kata Mereka.


Mereka pun pergi ke kamarnya masing masing untuk mengganti baju.


Setelah mengganti baju, mereka keluar dari kamarnya masing masing dan pergi ke ruang resepsionis menghampiri Pak Kagemaru.


Setelah itu mereka membantu pak Kagemaru mengecat tembok itu.


Para murid lain pun melihat tindakan mereka.


“Apa yang mereka lakukan?”Kata Silvia. “Padahal kan Kalau kena baju gak bisa hilang noda catnya.” Kata Silvia.


“tch mereka hanya caper ke pak guru.” Kata Yoonseo.


Sebagian murid merasa jijik dan iri kepada Miyu dan ai.


Sedangkan sebagiannya lagi ingin membantu mereka.


“Wah kayaknya seru juga tuh.” Kata Chao yang baru saja selesai istirahat.


“kayaknya mereka butuh bantuan tuh.”Kata Gin. “Gas kita bantuin.”Kata Chao. "Gas lah.” Kata Gin.


sebagian murid membantu, dan sebagian murid tidak membantu.


Mereka yang tidak membantu malah merasa iri dengan mereka.


Akhirnya mereka yang tidak membantu akhirnya membantu mengecat ruang resepsionis itu.

__ADS_1


__ADS_2